
Di dunia ini ada orang yang tau akan balas Budi tapi ada juga sebagian orang yang tidak tau balas Budi atau seperti istilah kacang lupa kulitnya.
Tapi tidak dengan Riko yang tau akan balas Budi, atas jasa yang pernah orang lain berikan padanya disaat diri ya benar benar terpuruk.
" Ayumi !! " mendengar Riko menyebut nama Ayumi bianca sedikit heran dari mana Riko bisa mengenal Ayumi musuh terbesarnya saat ini.
" iya Ayumi, dia adalah penghalangku untuk mendapatkan suami kaya degan harta yang banyak " ucap Bianca sambil meletakkan foto ayumi di meja cafe.
" maksud kamu siapa ? Rafael ?" tebak Riko karena Ayumi tidak mempunyai banyak teman laki laki.
" tunggu.. kenapa kamu kenal dengan Ayumi ! bahkan kamu bisa menebak siapa laki laki yang ingin ku kuasai ?" tanya Bianca yang malah semakin penasaran dengan hubungan Riko dan keluarga Ayumi.
" jika aku boleh memberi kamu saran, sebaiknya jangan mengusik keluarga itu, tapi jika kamu terus menerus melakukan itu bukan hanya Ayumi yang kamu hadapi tapi juga aku " ucap Rika berubah serius.
" aku sangat tau bagaimana ayah Ayumi jika sudah bertindak, iya tidak akan melepaskan sebelum musuhnya benar benar memohon ampun padanya dengan sungguh sungguh " ucap Rika menjelaskan bagaimana sikap papa Satya untuk melindungi anak dan istrinya.
Tapi bukannya takut Bianca malah tersenyum menghina Riko yang sekarang berubah menjadi pribadi yang pengecut menurut bianca.
" sudah lah lupakan, aku tidak akan meminta bantuan mu tapi aku akan melakukannya sendiri" ucap Bianca yang langsung meninggalkan Riko.
" bi..saran ku jangan melakukan apa yang terlintas di benakmu jika kmu tidak ingin menyesal " ucap Riko mencoba mengingat kan Bianca, tapi Bianca hanya mengangkat tangannya sambil terus berjalan meninggalkan Riko.
Tak ingin Bianca melakukan kebodohan karena keserakahan nya pada harta, riko pun mencoba menghubungi orang yang tadi di bicarakan oleh Bianca.
" halo pak, ini saya Riko " ucap riko menyebutkan kan namanya karena pak Satya orang yang sangat sibuk jadi Riko pikir harus menyebutkan namanya saat menelpon.
" ada apa Riko ?" tanya papa Satya sambil melihat ke arah Ayumi dan istrinya.
" saya hanya ingin menyampaikan sesuatu pada bapak, ini mengenai Ayumi " ucap Riko dan pak Satya langsung menyetujui dan memintanya datang ke rumah nya agar Ayumi juga tau apa yang akan di sampaikan Riko padanya.
" ok, saya meluncur ke sana " ucap Riko sambil menutup sambungan telepon nya.
__ADS_1
Setelah membuat janji Riko pun bergegas menuju rumah Ayumi dan orang tua nya.
Seperti halnya Rafael yang baru saja sampai di rumah Bianca saat makan malam, sontak saja membuat Bianca senang karena Rafael tidak jadi pergi meninggalkan nya.
" mas " Bianca memeluk Rafael yang baru saja tiba di rumah nya, tapi tanpa Bianca duga Rafael melepaskan tangan Bianca yang masih memeluknya dengan sangat erat.
" ada hal yang mau mas sampai kan padamu" ucap Rafael sambil menuntun Bianca untuk duduk di kursi rung keluarga.
" apa yang sudah kamu lakukan ada Ayumi tadi siang" tanya Rafael sambil menatap tajam Bianca, tapi Bianca masih terlihat santai tanpa merasa bersalah sedikitpun.
" APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN PADA AYUMI " bentak Rafael tepat di hadapan Bianca.
" bi hanya meminta hak bi sebagai orang yang selalu di nomor duakan selama dua tahun belakangan ini " ucap Bianca mencari alasan.
" bi hanya meminta ayumi menyerahkan uang tabungan mas yang di pegang Ayumi, itu saja"
ucap Bianca santai.
" BI BERHAK " teriak Bianca.
" bi berhak akan uang itu karena bi yang selalu memuaskan mas selama ini bahkan apapun yang mas minta selalu bi lakukan " ucap Bianca menuntut sesuatu yang menurutnya adalah bagian dari hak nya.
" dimana pun, kapan pun, dan gaya apapun bi selalu mengikuti apa yang mas mau " Rafael yang mendengar semuanya pun tersenyum sambil mengeluarkan dompet dan mengambil ATM yang berisikan uang dengan jumlah yang lumayan.
" jadi kamu meminta bayaran atas semua yang kamu lakukan ? sekalipun kamu yang meminta lebih dulu " ucap Rafael yang semakin terbawa emosi.
" bahkan saat pertama kali kita melakukannya kamu yang mengemis pada mas untuk mau memberikan nafkah batin yang selama ini kamu tunggu " Rafael berusaha mengatur nafasnya lagi.
" jika kamu meminta imbalan atas semua yang kamu lakukan baik mas yang meminta ataupun kamu yang memulainya lebih dulu, itu sama saja kamu menjual diri kamu pada mas " ucap Rafael semakin pedas berucap.
" dan seperti permintaan mu ini bayaran yang kmu minta selama ini " ucap Rafael sambil melemparkan Atm itu ke depan dada Bianca.
__ADS_1
" dan mulai detik ini kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi, baik itu pernikahan siri atau pun hubungan tanpa status yang kita jalani saat ini " ucap Rafael sambil mencoba menenangkan hatinya yang masih di Liputo emosi
" NGGA .. KAMU NGGA BISA MELAKUKAN ITU MAS " ucap Bianca bangkit dari duduk nya.
" kamu janji akan menikahi ku setelah perpisahan kamu sama Ayumi dan sekarang kamu malah mengingkari apa yang kamu janjikan pada ku mas " ucap Bianca sambil maju mendekati Rafael.
" tapi mas ngga ingin memiliki seorang istri yang serakah dan hanya mementingkan uang dari pada kebahagiaan pasangannya " ucap Rafael yang bersiap keluar dari rumah Bianca.
" mas.. bi minta maaf jika apa yang bi lakukan itu salah di mata mas " ucap Bianca berlutut dan memeluk kedua kaki Rafael yang hendak pergi berkemas.
" bi hanya ingin kita menikah secara resmi, bukan seperti ini " ucap Bianca yang masih memegang kaki Rafael.
" jika perlu, bi akan meminta maaf pada Ayumi saat ini juga, tapi bi mohon jangan tinggalkan bi " Bianca pun menangis sambil terus memeluk kaki Rafael agar tidak bisa meninggalkan nya.
" bangun bi.." ucap Rafael sambil menuntun Bianca agar kembali berdiri di hadapan nya.
" maaf.. tapi mungkin ini lebih baik untuk kita " ucap Rafael sambil menghapus air mata yang terus menetes di pipi Bianca.
" kamu ngga usah khawatir, meskipun kita tidak lagi bersama tapi mas akan selalu mengirimkan uang untuk kamu dan juga Revan " ucap Rafael lagi.
" mas seperti ini apa karena ingin kembali pada Ayumi ?" tanya Bianca sambil mencoba menguasai diri nya.
Rafael sadar jika akhir akhir ini dirinya sangat di kuasai naf su terlarang yang Bianca sajikan padanya. hingga tak pernah memikirkan perasaan Ayumi selama ini.
"kalau pun mas ingin kembali belum tentu Ayumi mau kembali pada mas, setelah semua yang mas lakukan padanya, dimana mas hanya bisa memberikan luka pada Ayumi saja" ucap Rafael sambil menunduk kan wajahnya.
✍️✍️✍️ apa benar Rafael sudah sadar dari kesalahan nya 🤔🤔 ataukah ada hal lain yang ingin Rafael kejar 🤔🤔 dan apakah Bianca bisa menerima semua yang di putuskan Rafael tentang hubungan mereka🤔🤔
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹