Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Penyesalan Rafael...


__ADS_3

Meira yang dulu begitu sangat mencintai Rafael kini rasa itu perlahan redup setelah kejadian dimana iya ingin memberitahu pada Rafael jika dirinya kini sedang hamil.


Mungkin lain ceritanya jika Rafael gigih mencari dirinya yang tiba tiba saja menghilang, tapi Rafael tidak melakukan itu menurut maira hingga maira pun memendam kekecewaan begitu lama.


" sudah lah El jangan membahas masa lalu yang tak akan mungkin bisa berubah tapi hanya malah membuka luka lama yang hampir saja sembuh " ucap maira sambil menjauh dari Rafael yang terus berusaha mendekati nya.


" aku dengar kamu akan menikah lagi El " ucap maira mengalihkan pembicaraan tentang masa lalunya dan Rama.


" tapi setahuku kamu menikah dengan cinta masa kecil mu yang juga sahabat dari ayah mu, iya kan ?" Rafael menatap tak percaya jika maira tapi jika dirinya menikah dengan Ayumi cinta masa kecilnya.


" tunggu, dari mana kamu tau jika aku menikah dengan cinta masa kecil ku ?" tanya Rafael yang langsung menarik tangan maira yang terus saja menjauh darinya.


" lepas ell !!" maira berontak saat tangannya di tarik paksa oleh Rafael.


Setelah berhasil menarik tangannya dari genggaman Rafael, maira menatap Rafael dengan tatapan yang entah sangat sulit di artikan oleh Rafael.


" tapi yang aku heran kenapa tadi ada yang mengaku ngaku calon istri kamu dan kini dia juga sudah hamil anak kamu " ucap maira sambil melipat tangan di dadanya.


" apa kamu tidak puas dengan satu istri hingga kamu harus menikahi wanita lain bahkan sampai hamil duluan ?" maira hanya bisa geleng-geleng kepala terhadap kelakuan yang di lakukan Rafael.


" kamu selingkuh ?? dan selingkuhan kamu hamil makanya kamu mau bertanggung jawab ?"


" aku jadi kasihan pada cinta masa kecil kamu, tak bisa aku bayangkan bagaimana sakitnya dikhianati bahkan setelah pernikahan " ucap maira yang terus saja mengeluarkan apa yang ada dalam benaknya.


" tapi aku bersyukur karena kita tidak menikah, setidaknya aku tidak harus kecewa dua kali "


Setelah mengucapkan itu maira pun berbalik meninggalkan Rafael yang masih mencerna apa yang di sampaikan maira, dan saat Rafael tersadar maira sudah pergi meninggalkan nya dan kini iya hanya sendiri.


" BIANCA.... ARRRRGHH " Rafael mengambil kunci mobil untuk menuju rumah Bianca yang memang tidak jauh dari kantor nya.


Setelah pulang dari kantor Rafael, Bianca pun berbelanja untuk menyiapkan makan malam istimewa untuk Rafael yang mau menikahi nya lagi setelah drama panjang yang iya lakukan di kantor Rafael pagi tadi.


Bianca memakan pakaian terbaiknya, bahkan Revan juga iya pakaikan pakaian terbaik nya untuk menyambut Rafael.


" Revan nanti sambut ayah ya, mama mau masuk dulu " ucap Bianca yang ingin menyiapkan kamarnya demi menyambut Rafael yang sudah satu Minggu tidak datang ke rumahnya.

__ADS_1


" akhirnya aku bisa menikah lagi dengan mas Rafael, meski harus melakukan drama bersimpuh dan bersujud yang penting mas Rafael tetap berada dalam genggaman ku "


" dan nanti aku akan berusaha untuk bisa benar benar hamil anak mas Rafael "


" maaf ya mas, bukan maksud bi membohongi mas tapi semua ini bi lakukan karena ingin bisa memiliki mas dengan semua yang mas miliki, bukan hanya tubuh tapi juga semua yang mas miliki "


Prok prok prok..


Rafael yang sedari tadi sudah datang dimana diri ya di sambut oleh revan lalu menanyakan dimana Bianca.


Rafael pun bergegas mendatangi Bianca di kamarnya tapi saat dirinya hendak masuk malah matanya di suguhkan kenyataan yang selama ini tertutup kabut gai rah.


" ternyata kamu memang tidak akan bisa berubah, hampir saja aku tertipu dengan tangisan palsu mu, drama yang kamu lakukan di kantor pagi ini berhasil menutup mataku "


Wajah Bianca pucat pasi melihat Rafael yang kini sudah berada di depan pintu kamar yang memang tidak iya tutup.


" beruntung tuhan masih sayang padaku dan tak membiarkan ku kembali masuk ke dalam perangkap yang kau tebarkan " ucap Rafael penuh dengan kekecewaan.


" mungkin ini balasan dari setiap dosa yang pernah aku lakukan di masa lalu, sehingga tuhan mengirim kamu dalam hidupku untuk membalas setiap kesalahan yang aku lakukan"


" bi bisa jelaskan mas " ucap Bianca sambil terus memeluk Rafael dari belakang.


" tidak perlu, semuanya sedang jelas bahkan sangat jelas " ucap Rafael yang melepas paksa tangan Bianca yang masih memeluknya erat.


" ayah... ayah mau pergi lagi ? " tanya Revan yang melihat ayahnya keluar dari kamar ibunya.


" Revan .. " Rafael mensejajarkan tubuhnya agar setara dengan tinggi Revan.


" ayah akan selalu ada buat Revan, tapi maaf ayah tidak bisa lagi tinggal di sini "


Meski dalam hatinya Rafael menyayangi Revan dan berat untuk meninggalkan nya tapi ini semua memang yang terbaik, agar Bianca dan dirinya juga bisa introspeksi diri dan bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.


" mas..." Bianca memegang tangan Rafael yang akan membuka pintu mobilnya.


" bi cinta sama mas... bi lakukan ini semua agar bi.." Rafael menggeleng dan meminta Bianca menghentikan ucapannya.

__ADS_1


" cukup, mas tak ingin mendengar apapun lagi tentang kamu dan perasaan kamu "


" kalo boleh mas meminta, hiduplah lebih baik dari sekarang jadikan ini semua sebagai pelajaran dan mas doakan kelak kamu bisa menemukan orang yang benar benar mencintai kamu dan bisa menerima kamu apa adanya "


" mas pamit " ucap Rafael sambil membuka pintu mobilnya.


" oh iya satu lagi, setiap bulan mas akan mengirim kan uang jajan untuk Revan dan kamu ok "


Rafael pun langsung mengemudikan mobilnya menuju rumah orang tuanya dan berharap masih ada pintu maaf dari orang tuanya untuk nya yang sudah bergelimang dosa dan kekhilafan.


Hampir satu jam setengah Rafael melajukan mobilnya ke arah rumah orang tuanya yang sudah lama tidak iya temui, di tambah ibunya yang juga melarang dirinya untuk datang ke rumah sebelum lepas dari Bianca.


Ayumi yang baru saja di antar Narendra pun mendapat banyak pertanyaan dari pap dan mamanya.


" sayang.. apa Narendra sering mendekati mu nak " tanya mama Aisyah yang tidak ingin anaknya di pandang tidak baik oleh orang orang di sekitar nya.


" ngga mah, dan mungkin ini terakhir kalinya kak Narendra mengantar atau pun bertemu dengan Ayumi " ucap Ayumi yang aham maksud pertanyaan ibunya.


" kamu yakin ?" tanya mama Aisyah memastikan.


" Ayumi juga meminta kak Narendra untuk berhenti menemui Ayumi setidaknya sampai masa Iddah Ayumi selesai agar tidak ada fitnah di antara kami "


Mama Aisyah merasa lega karena Ayumi masih memikirkan pandangan orang terhadap dirinya.


" lalu bagaimana Rafael apa dia menerima keputusan kamu yang mempercepat proses perceraian kalian "


" Ayumi harap iya...


✍️✍️✍️ hai hai hai...selamat menjalankan puasa bagi yang berpuasa dan semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam hidup...


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2