Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Love You Hubby...


__ADS_3

Setelah Rafael dan Namira pergi Ayumi dan Narendra yang saat ini berada di kamar pun langsung mengintrogasi suaminya yang sudah diam diam berhubungan dengan mantan suaminya


" kenapa mas ngga bilang kalo mas Rafael masih menghubungi hubby ?" tanya Ayumi yang saat ini sedang duduk di pangkuan suaminya karena Narendra yang menyuruh nya.


" kamu tau sayang hukuman berat bagi seseorang yang sudah bertobat adalah tidak bisa memeluk anak nya meskipun iya sangat menginginkan nya " ucap Narendra sambil melepaskan satu kancing baju Ayumi.


" dan hubby hanya membantunya melepas kerinduan pada anak anaknya dengan mengirim video ala dan Ay" ucap narendra yang kini sudah memasukan satu tangannya ke belakang punggung Ayumi untuk membuka pengait kaca mata kuda ayumi.


" dan satu yang harus kamu tau Namira seperti itu karena tertabrak oleh Rafael dan yang lebih parah lagi Namira di ceraikan mantan suaminya karena tidak bisa memiliki anak " Ayumi menatap tak percaya pada apa yang baru saja suaminya katakan.


Ayumi berfikir mungkin ini hukuman untuk Rafael yang pernah menyia-nyiakan dirinya s


disaat dirinya bisa mengurus Rafael dengan sangat baik bahkan bisa mengandung anak anaknya.


" jadi hubby harap kamu bisa mencabut semua yang kamu pernah ucapkan dimana Rafael tidak memiliki hak apapun atas Al dan Ay karena bagaimana pun darah Rafael mengalir dalam diri anak anaknya " ucap Narendra yang menurut Ayumi semakin bijak dalam menyikapi masalah.


" meski kamu tidak mengizinkan Al dan Ay menginap di rumah orang tua Rafael setidaknya biarkan mereka bertemu dengan cucu mereka kalo perlu kita temani Al dan Ay saat bertemu dengan orang tua Rafael "


Narendra mengucapkan itu semua sambil membelai punggung Ayumi agar Ayumi bisa meresapi semua ucapan nya dan bisa berpikir jernih dalam berpikir


Tak lama Ayumi meluk erat suaminya setelah mencium kedua pipi dan juga bi bir Narendra, Ayumi bersyukur bisa menikah dengan laki laki yang mau menerima dirinya dan berfikir dewasa terhadap masalah yang di hadapi.


" love you hubby " ucap Ayumi masih memeluk Narendra, sedangkan narendra menyambut dengan memeluk erat Ayumi penuh rasa cinta dan sayang yang begitu besar.


" love you moreeeee my wife" ucap Narendra sambil membelai lembut rambut Ayumi.


" buat adik yu buat Al dan Ay, jadi saat Al dan Ay sedang bermain di rumah om Candra kamu ngga kesepian " ucap Narendra setelah Ayumi melepaskan pelukan nya.


" Ayumi mau honey moon " ucap Ayumi malu malu.

__ADS_1


" ok.. tapi sebelum honeymoon gimana kalo di sini dulu ya.." ucap Narendra sambil melanjutkan membuka kancing pakaian Ayumi dan terjadilah pertempuran yang penuh dengan cinta dan has rat membara.


Lain lagi dengan Rafael yang baru saja tiba di rumah Namira tapi mereka masih berada di dalam mobil Rafael karena setelah ini iya dan Namira tidak boleh bertemu sampai hari H pernikahan mereka.


" mas.. apa mas tidak akan menyesal menikah dengan Ira yang mungkin tidak akan bisa melayani mas " ucap Namira.


" kamu masih belum mau menikah dengan mas ?" tanya Rafael balik.


" bukan begitu.. Ira hanya tidak percaya diri karena saat ira bisa berjalan saja mantan suami Ira meninggalkan Ira, apa lagi sekarang Ira tidak bisa lagi berjalan " ucap Namira.


" jika kamu menikahi Rafael dua tahun lalu maka kamu boleh khawatir karena saat itu yang mas pikirkan hanya naf su semata " ucap Rafael sambil menyelipkan rambut Namira di telinga nya.


" tapi yang kamu nikahi saat ini Rafael yang baru yang tidak hanya memikirkan naf su semata tapi ingin mencari kebahagiaan dan keberkahan dalam rumah tangga yang mas jalani nanti " ucap Rafael sambil mencium punggung tangan Namira.


" dan mas yakin kamu masih bisa melakukan nya bukan ?" pipi Namira bersemu merah mendengar ucapan Rafael yang sudah menyinggung hal yang menurut Namira sensitif.


" mungkin.. tapi jika mas minta yang macam macam baru Ira ngga bisa " ucap Namira malu.


" ayo turun " ucap Rafael seperti biasa membantu Namira membuka setbelt tapi sesuatu di luar dugaan Rafael dimana Namira mencium bi birnya meski hanya sekilas.


" untuk saat ini mas belum bisa balas.. tapi lihat nanti setelah kita menikah, kamu tidak akan bisa menolak nya " ucap Namira malu dengan apa yang baru saja iya laku kan.


" dan setelah menikah nanti mas akan bantu kamu untuk terapi berjalan jika perlu kita akan mencari dokter terbaik untuk membuat kamu kembali berjalan, baru setelah itu kita akan ikut program kehadiran dan kita akan tunjukkan pada mantan suamimu jika kamu bisa hamil " ucap Rafael.


" makasih mas.. Ira hanya bisa bisa berharap jika semua yang di rencanakan mas bisa benar benar terkabul " ucap Namira yang kini sudah membuka pintu mobilnya.


Sedang Rafael memutar untuk mengambil kursi roda milik Namira dan menggendong nya turun untuk di dudukan di kursi roda.


Bianca yang hingga saat ini masih mencintai Rafael pun berharap jika Rafael mau mengajaknya untuk bertemu dengan kedua orang tua nya agar dirinya bisa meminta maaf atas apa yang pernah iya lakukan dulu.

__ADS_1


" kemana sih mas Rafael..?" ucap Bianca yang kini sudah kembali tinggal di rumah peninggalan Adrian bersama Revan putranya.


" apa dia tidak merasa jika aku masih mencintainya " ucap Bianca yang Kecewa karena Rafael melanggar ucapannya yang akan mengajaknya bertemu dengan orang tua nya.


Tapi tiba tiba iya ingat nomor Rafael yang dulu sempat tidak aktif berharap kali ini sudah aktif lagi.


Bianca mencoba menghubungi nomor Rafael yang tersambung tapi tidak di angkat oleh Rafael, tak ingin menyerah Bianca pun mencoba mengirim pesan pada Rafael dan berharap Rafael memiliki rasa yang sama padanya.


" mas... apa kamu sudah lupa bi "


" bi masih mencintai mu mas... dan bi berharap jika kita bisa bersama seperti dulu tapi kali ini dalam ikatan pernikahan yang sah secara hukum agama dan negara "


" bi masih menunggu mu mas.. dan bi harap kita bisa kembali bersama "


Semua pesan itu tanpa sengaja di baca oleh Namira yang memang di pinta Rafael untuk memegang handphone nya.


" mas.. ada yang mengirim pesan " ucap Namira dimana dirinya sudah membaca pesan dari Bianca tanpa sengaja.


" siapa ?" tanya Rafael sambil menerima handphone nya dari Namira.


deggg


Rafael menatap wajah Namira yang kini sudah merah padam dengan mata yang mengembun hanya tinggal mengedipkan matanya saja air matanya siap untuk menetes.


" mas bisa jelaskan ..


✍️✍️✍️ hayooo belom apa apa tu si ulat bulu udah gatel aja pengen di garuk🤭😜😜 bagaimana Rafael meyakinkan Namira dan apakah pernikahan mereka akan tetap menjadi atau malah gagal 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2