
Rafael pun mengingat ingat kapan surat ini dibuat dan ternyata surat ini di buat sebelum dirinya pergi keluar kota dimana di sana dirinya bertemu dengan adrian dan Bianca.
Karena saat itu iya yakin bisa setia pada Ayumi dan juga tak pernah berfikir untuk mendua meski di antara mereka belum di karuniai seorang anak.
" dan jika sampai terjadi perpisahan di antara keduanya tapi keduanya belum memiliki anak maka harta tersebut akan di bagi dua untuk pihak pertama dan kedua "
" bagaimana pak Rafael apa sampai sini anda sudah bisa menerimanya. ?"tanya Bu Siska yang melihat wajah Rafael yang terlihat tegang dan sedikit pucat sedangkan Rafael hanya bisa mengangguk tanpa mengatakan apapun.
" jadi sesuai dengan surat perjanjian di atas semua harta pak Rafael dan juga Bu ayumi jatuh kepada baby Al hafiz Dyandra dan ayeisha Dyandra "
Rafael memejamkan matanya karena merasa sudah kehilangan semuanya tanpa tersisa,
" dan untuk rumah yang di jual Bu Ayumi, karena rumah itu adalah Mahar yang di berikan pak Rafael pada Bu Ayumi maka semua ung hasil penjualan rumah itu sepenuhnya adalah hak dari Bu Ayumi Dyandra "
BRAGHHH
Rafael memukul keras meja pengacara yang ada di hadapannya yang tentu saja membuat semua yang ada di sana menatap pada Rafael.
" saya tidak setuju dan saya ingin membatalkan nya " ucap Rafael dengan sangat lantang.
" maksud bapak yang mana yang tidak bapak setujui ?' ucap Bu Siska berusaha tenang, sedangkan Ayumi hanya diam terlebih Narendra hanya sebagai saksi diantara keduanya.
" tentang semua harta akan jatuh pada anak anak " ucap Rafael sambil menatap Ayumi yang masih terlihat tenang.
" lalu mas maunya gimana " tanya Ayumi baru membuka suara.
" mas mau kamu menepati semua yang kamu ucapkan saat di rumah sakit, jika tidak mas akan merebut paksa Al dan ay " ucap Rafael sambil berdiri di hadapan Ayumi dan pengacaranya.
" mas tidak akan bisa melakukan itu " ucap Ayumi sambil melihat ke arah pengacaranya.
__ADS_1
" begini pak Rafael, jangan berfikir kami tidak memiliki bukti perselingkuhan anda dengan Bianca selama ini bahkan setelah anda menjatuhkan talak pun anda tetap bersama dengannya dan itu sudah masuk kategori perzinahan " ucap Bu Siska yang memang memiliki bukti yang sangat valid.
" kamu pembohong Ayumi, kamu menipu mas" ucap Rafael yang kini sudah menatap Ayumi dengan penuh emosi.
" apa Uang itu sangat penting buat mas dari pada masa depan Al dan Ay anak kandung mas sendiri ?" ucap Ayumi yang sudah sangat kecewa dengan keegoisan Rafael yang hanya memikirkan dirinya dan kesenangan nya saja.
" oh iya yang mas akui sebagai anak itu hanya Revan anak dari Bianca yang sebenarnya hanya anak sambung mas saja " ucap Ayumi.
" Ayumi bisa memberikan uang hasil menjual rumah Ayumi untuk mas, tapi setelah mas menerima uang itu mas sudah tidak memilih hak apapun pada Al dan Ay "
Ayumi memberikan pilihan pada Rafael hanya untuk melihat seberapa rendah dan buruk pemikiran Rafael kini dimana dulu begitu iya cintai.
" dan jika mas sudah memilih uang itu jangan kan mas ayah sama ibu saja sudah tidak memiliki hak atas cucu cucunya " ucap Ayumi berapi api.
" apa itu yang mas mau ?" tanya Ayumi dengan wajah datarnya.
" baiklah, kak tolong transfer sekarang " ucap Ayumi sambil melihat ke arah Narendra yang dari tadi menjadi mendengar setia.
" ok " ucap Narendra yang langsung menghubungi seseorang karena memang Ayumi sudah memikirkan jalan terburuk yang mungkin harus iya tempuh saat sudah menghadapi keserakahan seseorang.
" sudah " ucap Narendra setelah dirinya menghubungi orang bank kepercayaan nya.
" dan asal mas tau semua yang kita lakukan ini sudah di rekam sebagai bukti jika suatu saat mas atau ayah dan ibu meminta hak untuk bertemu dengan Al dan Ay " ucap Ayumi dengan wajah yang semakin dingin.
" terima kasih Bu dan saya minta untuk semuanya di legalkan ke pengadilan agar tidak ada yang bisa menggugat atau pun berbicara yang tidak tidak jika saya menghalangi seorang ayah yang ingin bertemu dengan anak anaknya " ucap Ayumi sambil tersenyum pada Bu Siska.
" baik akan saya kerjakan " ucap Bu Siska sambil menyalami Ayumi dan Narendra yang pamit untuk pulang.
Sedangkan Rafael sedang sibuk mengecek saldo di rekening nya yang hanya bertambah dua ratus juta sedangkan jika Rafael boleh menaksir harga rumah yang di jual Ayumi bisa sampai satu milyar.
__ADS_1
" tunggu, kenapa kamu hanya mentransfer dua ratus juta, sedangkan jika mas lihat harga rumah itu bisa lebih dari satu milyar " ucap Rafael yang masih merasa belum puas.
" mas ingat seperti apa rumah yang pernah mas berikan untuk Ayumi lima tahun lalu ?" tanya Ayumi santai, Rafael pun mengangguk karena iya masih ingat jelas seperti apa rumah yang iya berikan dulu.
" yang mas dapat itu harga rumah mas yang sekarang, jika Ayumi mau Ayumi akan mentransfer harga rumah seperti saat mas memberikan nya yaitu seratus dua puluh juta" ucap Ayumi yang kini berubah kejam sama seperti papanya jika sudah di usik tentang anak.
Setelah mengucapkan itu Ayumi pun pergi meninggalkan Rafael dan juga Bu Siska yang masih merapikan berkas di ikuti Narendra di belakangnya.
" kamu sangat cantik jika sedang tegas seperti itu " ucap Narendra sambil membuka pintu mobil untuk ayumi.
" itu juga akan berlaku untuk kakak jika sampai kakak macam macam setelah kita menikah, karena Ayumi tidak ingin di khianati dan di kecewakan lagi " ucap Ayumi sambil menampilkan senyum manis yang membuat Narendra meleleh.
" kakak janji tidak akan melakukan hal yang sama, dan jika kamu tidak percaya kita bisa balik lagi dan membuat surat perjanjian pranikah " ucap Narendra yang ingin Ayumi percaya dan yakin padanya.
" sudah lah jangan membahas Soal harta, ayumi muak dengan semua itu " ucap Ayumi sambil memejamkan matanya karena merasa lelah dengan semua yang di lakukan Rafael padanya.
" nanti uang yang kamu transfer ke Rafael kakak ganti ok " sontak saja ucapan Narendra membuat Ayumi membuka matanya dan menatap tajam Narendra yang sedang fokus menyetir.
" Ayumi hanya minta mahar cinta yang tulus buat Ayumi dan anak anak Ayumi, itu saja sudah lebih dari cukup " ucap Ayumi dan Narendra yang mendengar itu hanya bisa mengecup punggung tangan Ayumi.
" siap tuan putri "
✍️✍️✍️ hahaha.. Rafael kena prankk 🤭🤭
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1