
Katanya sakit yang kita rasakan itu bisa jadi pelebur atas dosa yang kita lakukan dan di setiap kesakitan dan kesulitan ada hikmah yang akan bisa kita dapat.
Rafael kini sedang melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya setelah mengantar Bianca ke toko Yuni bakery,
mungkin karena lelah ditambah Rafael yang memikirkan keadaan Bianca membuat konsentrasi Rafael bercabang.
Rafael melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh dan tanpa di duga sebuah motor menyalip dari samping kanan membuat Rafael kaget dan reflek menghindar namun terlambat.
Dentuman dua besi baja saling bertubrukan sudah tak dapat di hindarkan lagi dimana Rafael menabrak pengendara motor yang kini sudah tergeletak di depan mobilnya yang sudah berhasil Rafael kendalikan.
" ya tuhan kenapa ini bisa terjadi " ucap rafael sambil turun dari mobilnya untuk melihat kondisi korban yang tak sengaja iya tabrak.
Rafael dan orang orang di sekitar langsung menolong pengendara motor yang kini sudah tidak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kaki serta tangan yang terdapat banyak luka lecet.
" pak tolong angkat ke dalam mobil saya saja, agar korban bisa segera di tangani " ucap Rafael yang ingin bergerak cepat menolong korban.
" baik tapi sebaiknya Helm full face nya di lepas terlebih dahulu " ucap salah satu warga yang membantu kecelakaan Rafael.
Rafael pun mengangguk dan diri nya lah yang membuka pengait helm yang ternyata seorang wanita yang menjadi korban tabrakan yang iya lakukan.
" motornya biar saya yang jaga pak, kebetulan saya punya bengkel di rumah " ucap warga sekitar sambil menyerahkan KTP milik nya pada Rafael.
" baik saya langsung ke rumah sakit " ucap Rafael setelah korban di letakan di belakang dengan seorang ibu yang menemani Rafael membawa korban ke rumah sakit.
" apa ibu tau yang saya tabrak itu siapa ?" tanya rafael pada ibu yang menjadikan pahanya sebagai bantalan kepala korban.
" saya tidak tau pak ? ucap ibu tersebut yang begitu baik mau membantu Rafael.
Beruntung jalanan lancar membuat Rafael sampai lebih cepat ke rumah sakit, Rafael turun dari mobilnya dan memanggil perawat untuk membantu nya menurunkan korban.
" pak saya langsung pulang " ucap ibu tersebut setelah korban di tangani oleh dokter, Rafael pun mengeluarkan beberapa uang merah dan menyerahkan pada ibu yang telah bersedia membantunya.
" terima kasih Bu " ucap Rafael sambil menyelipkan uang diantara kedua tangannya untuk ibu yang sudah membantunya.
Rafael begitu khawatir pada korban yang baru tak sengaja iya tabrak terlebih yang iya tabrak adalah seorang wanita.
" ya tuhan selamatkan wanita itu, jangan biarkan hamba terus di liputi rasa penyesalan seumur hidup hamba " ucap rafael sambil menatap pintu ruang tindakan.
" keluarga korban " tanya suster yang baru saja keluar dari ruang tindakan.
__ADS_1
" saya yang bertanggung jawab sus, dan saya mohon lakukan yang terbaik untuknya dan jangan mengkhawatirkan soal biaya karena saya yang akan menanggung semuanya " ucap Rafael yang semakin mengkhawatirkan korban.
Suster pun langsung menyerahkan formulir persetujuan pada rafael untuk bisa segera melakukan tindakan atas apapun untuk menyelamatkan pasien.
Hampir tiga jam Rafael menunggu dengan cemas dan semuanya terbayar saat dokter yang dari tadi menanganinya keluar dengan senyum di wajah lelahnya.
" bagaimana keadaan pasien dok ?" tanya rafael yang sudah tidak sabar mendengarkan penjelasan dokter.
" maaf bapak siapanya pasien " ucap dokter yang baru saja menangani korban yang rafael bawa ke rumah sakit.
" saya yang menyebabkan pasien seperti ini " ucap Rafael jujur.
" pasien sudah melewati masa kritisnya jadi kita tinggal menunggu pasien siuman " ucap dokter mejelaskan.
" syukurlah " ucap Rafael.
Jika di sini Rafael baru saja merasa lega karena korban yang tak sengaja iya tabrak selamat, lain halnya dengan Ayumi yang baru saja selesai menidurkan si kembar Al dan Ay.
" hubby.. ngga kerja " ucap Ayumi yang melihat Suaminya yang masih terlihat santai meski sudah jam sepuluh pagi.
" hubby mau kerja di sini aja " ucap Narendra yang akhir akhir ini senang mengganggu Ayumi saat siang hari.
" tapi jangan di sini ya, nanti si kembar bangun " ucap Ayumi sambil melangkah ke kamar pribadi mereka. Narendra penuh semangat mengikuti ayumi yang sudah mulai membuka satu persatu pakaian sambil berjalan.
" kamu semakin pandai menyenangkan suami" ucap Narendra yang kini sudah memeluk Ayumi dari belakang yang kini sudah hampir naked.
" Ayumi hanya ingin menjaga pernikahan Ayumi dan hubby agar hubby tidak akan pernah melihat wanita lain selain ini " ucap Ayumi sambil berbalik dan mengalungkan tangan nya di pundak narendra.
" hubby tidak akan pernah melakukan itu, percaya lah " ucap narendra di akhiri Luma Tan di bibir Ayumi yang terasa manis cery, bahkan tangan Narendra sudah bergerilya kesana ke kamari menjelajahi setiap yang iya lewati.
" baik lah umi percaya " ucap Ayumi setelah tautan keduanya terlepas, dengan mudah Narendra membimbing Ayumi menuju tempat tidur dimana Ayumi sengaja mengganti tempat tidur sebelum menikah dengan Narenda.
Karena tidak ingin bayangan dirinya dan rafael ada di saat diri nya memadu kasih
bersama suami barunya.
Dan terjadilah gempa yang bisa memporak porandakan tempat tidur yang baru saja di rapihkan oleh bi Jum.
Ayumi melakukan semua yang iya bisa meski tak jarang Narendra mengarahkan apa yang iya inginkan dari Ayumi karena iya tau Ayumi memiliki trauma atas tempat tidur bergoyang.
__ADS_1
" mi... mau nyicip yang ini boleh kan " ucap Narendra di sela sela hen Takan yang iya lakukan pada Ayumi yang masih berada di bawah kekuasaan nya.
" Hem.. tapi pelan yang " ucap Ayumi saat Narendra menginginkan pepaya mudah Ayumi yang kini choco chips yang sudah mulai mencuat.
Narendra yang baru pertama ini seolah merasakannya pun seperti bayi yang sedang kehausan bahkan iya lupa pada pesan Ayumi yang meminta nya pelan.
" hubby " suara Ayumi menyadarkan tindakan Narendra yang terbawa naf su yang membuat Ayumi sedikit kesakitan.
" maaf.. ternyata enak jadi bayi " ucap Narendra yang kembali mengulang apa yang iya lakukan hingga akhir pelepasan itu mereka berdua dapatkan secara bersama sama.
" love you sayang " ucap Narendra setelah selesai melakukan hal yang paling menyenangkan menurut narendra.
" love you hubby " ucap Ayumi membalas ucapan suaminya, bahkan kini bayangan dan ingatan tentang Rafael tak pernah lagi Ayumi ingat.
Seolah hilang di telan bumi Ayumi tak pernah berpikir atau sekedar ingin tau keberadaan mantan suaminya, apa lagi setelah terakhir mereka bertemu membuat Ayumi benar benar menutup akses untuk keluarga Rafael pada anak anaknya.
" hubby ingin segera punya anak lagi, biar rumah kita semakin ramai " ucap Narendra yang masih asik memainkan choco chips Ayumi karena iya masih menginginkan nya lagi.
" tapi jika Ayumi hamil apa hubby akan mencari wanita lain karena umi tidak bisa lincah dalam melayani hubby .. " ucap Ayumi yang sedikit trauma dengan yang pernah iya alami.
" hubby Narendra akan selalu setia pada Ayumi Dyandra " ucap Narendra tapi tak lama dering handphone Narendra mengusik keasyikan keduanya.
Ayumi pun mengambil handphone Narendra karena memang dirinya yang lebih dekat, dan ternyata ada pesan masuk di handphone Narendra.
" by ada pesan " ucap Ayumi yang memang menjaga privasi mereka berdua.
" baca saja " ucap narendra yang masih asik memainkan choco chips Ayumi.
" hai dra.. aku kembali.. aku merindukan mu
✍️✍️✍️ nah loh... pesan dri siapa yang Ayumi baca 🤔🤔 dan apa yang akan Narendra jelaskan pada Ayumi yang sejatinya masih merasa trauma dengan pengkhianatan 😒😒
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍🌹
" al
__ADS_1
,