Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
ketakutan Ayumi..


__ADS_3

Setiap rumah tangga akan selalu ada ujian dan cobaan yang harus kita lalui, bagaimana kita menyikapi dan juga mencari solusi dari setiap masalah yang sedang kita hadapi.


Bahkan dari ujian dan cobaan yang iya hadapi bisa memperkuat hubungan di antara pasangan, dan ini juga yang mungkin sedang Ayumi hadapi dimana tiba tiba ada pesan masuk di handphone suaminya yang iya yakini dari seorang perempuan.


." hai dra.. aku kembali.. aku merindukan mu "


isi pesan yang baru saja di baca oleh Ayumi yang membuat Narendra mengentikan aktifitas nya untuk melihat nomor yang baru saja mengiriminya pesan.


" dia siapa by " ucap Ayumi yang masih berusaha tenang tapi nafas memburu Ayumi tidak bisa menutupi rasa takut yang kini hinggap di hatinya.


" hubby ngga tau sayang " ucap Narendra yang langsung memeluk Ayumi dan mencoba menenangkan istrinya, karena narendra yakin sedang tidak baik baik saja.


" tapi dia tau nomor handphone hubby " ucap Ayumi yang masih berada dalam pelukan suaminya.


" siapapun dia itu tidak akan merubah apapun pada hubungan kita, karena kamu istri dari Narendra Wiratama " ucap Narendra sambil berfikir siapa yang mencoba mengusik kebahagiaan.


" mandi yu, nanti Al dan Ay keburu bangun " ucap Narendra sambil menggendong Ayumi menuju kamar mandi karena memang kebiasaan Narendra setelah saling memuaskan iya akan memandikan Ayumi.


Di sebuah kamar apartemen seorang wanita masih menggenggam handphone nya menunggu balasan dari orang yang baru saja iya kirim pesan.


" ah . .. kenapa tidak aku telpon saja tadi " ucapnya yang menyesali apa yang iya lakukan karena tidak mendapatkan respon yang iya inginkan.


' aku tau kamu masih mencintaiku meski aku pernah melakukan kesalahan tapi ku percaya bisa kembali meluluhkan kamu ' ucap wanita itu sambil meletakkan handphone di atas meja.


" tunggu sayang, aku akan datang ke hadapanmu " ucap seorang wanita cantik dengan pakaian super minum yang menambah kesan sek si dari tubuh sintal dan putihnya.


Wanita itu pun mengambil kunci mobilnya dan keluar dari apartemen setelah yakin jika penampilan nya bisa memikat Narendra, wanita itu pun melajukan mobilnya menuju kantor dimana Narendra bekerja.


" setelah aku meninggalkan mu kamu jadi semakin gagah dan terlihat sangat tampan " ucap wanita itu yang kini sudah sampai di parkiran kantor Narendra dan kebetulan Narendra baru saja tiba di sana.


" aku yakin aku bisa membuat kamu memaafkan ku dan nanti aku akan menjadi nyonya Narendra Wiratama " ucap wanita itu sambil merapikan penampilan yang menurutnya sudah sangat paripurna.


Lain halnya dengan Ayumi yang di liputi kekhawatiran dengan pesan yang masuk ke handphone suaminya, Rafael juga masih menunggu wanita yang baru tidak sengaja iya tabrak.


" kenapa dia masih belum sadarkan diri ?" ucap Rafael sambil duduk di samping wanita tersebut jng masih memejamkan matanya.


" Namira.. " seorang ibu paruh baya yang mendorong pintu dengan kasar karena mengkhawatirkan putrinya.

__ADS_1


Rafael pun membalikan badannya melihat wanita yang baru saja memasuki ruang dimana wanita yang baru saja rafael tau bernama Namira.


" maaf apa ibu keluarga pasien " ucap Rafael sopan.


" iya saya ibunya " ucap wanita paruh baya sambil berjalan mendekati ranjang putrinya yang masih belum sadarkan diri.


" kenalkan saya rafael, orang yang tidak sengaja menabrak putri ibu " ucap Rafael memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.


" saya sita dan itu putri saya Namira " ucap ibu itu juga memperkenalkan diri sambil mengenalkan nama putrinya.


" bagaimana keadaan putri saya ? " tanya Bu sita pada Rafael.


" dokter bilang semuanya baik baik saja tinggal menunggu Namira sadar " ucap Rafael.


" maaf apa Namira sudah menikah ?" tanya Rafael karena jika melihat dari usia Rafael yakin dia wanita matang yang pasti sudah menikah tapi kenapa yang datang hanya ibunya.


" Namira baru saja berpisah dengan suaminya" ucap Bu sita yang tidak menjelaskan alasan perpisahan anaknya karena merasa jika itu adalah aib anaknya yang harus iya tutupi.


" euuuhhh " Namira yang baru saja tersadar mengeluarkan suara seperti orang kesakitan.


" Namira.. kamu sudah sadar nak ?" tanya Bu sita yang langsung mendekat pada putrinya.


" auuhhh Bu... kaki Namira sakit Bu.. " mendengar ucapan Namira Rafael langsung memencet tombol darurat untuk memanggil dokter jaga agar Namara segera di tangani.


" maaf sebaiknya bapak dan ibu tunggu di luar, biar dokter yang memeriksanya" ucap suster yang masuk ke ruangan Namira bersama dokter jaga.


Hampir setengah jam dokter di dalam melakukan pemeriksaan dan pengecekan pada kaki Namira dan ternyata Namira mengalami kelumpuhan yang di sebabkan dari benturan keras dirinya saat kecelakaan.


Dokter pun keluar dari ruangan Namira dimana di depan pintu Rafael dan Bu sita sudah menunggu dengan tidak sabar apa yang terjadi pada Namira.


" bagaimana keadaan putri saya dok ?" tanya Bu sita tidak sabar sedangkan Rafael menyiapkan hatinya jika sampai hal buruk terjadi pada Namira wanita yang tidak sengaja iya tabrak.


" pasien mengalami kelumpuhan akibat benturan yang di alaminya "


" apa Namira bisa kembali berjalan normal ?" tanya Bu sita yang kini memikirkan masa depan anaknya jika sampai Namira lumpuh.


" kita harus melakukan pemeriksaan yang lebih menyeluruh untuk melihat apa ini bersifat sementara atau permanen, kita berdoa saja semoga hasil pemeriksaan lanjutan mendapatkan hasil yang memuaskan" ucap dokter tersebut dan tak lama dokter pun pergi meninggalkan Rafael dan juga Bu sita.

__ADS_1


" Bu... Namira kenapa ?" tanya Namira pada ibunya saat tidak bisa merasakan kakinya.


" kamu lumpuh sayang " ucap Bu sita pada putrinya dengan kesedihan yang tergambar jelas di matanya bahkan derai air mata Bu sita sudah tidak bisa di bendung lagi.


" apa Bu.. lumpuh.." ucap Namira yang tidak percaya dengan apa yang ibunya jelaskan.


" NAMIRA NGGA MAU LUMPUH BU..." ucap Namira dengan air mata yang sudah mengalir deras.


Rafael yang melihat ibu dan anak yang kini sudah saling memeluk menguatkan satu sama lain.


" maafkan saya " ucap Rafael yang sudah bisa menguasai diri nya.


Namira menatap laki laki yang baru iya sadari keberadaan nya.


" dia siapa Bu " ucap Namira sambil terus memukul mukul kaki nya agar mau bergerak.


" saya orang yang telah menyebabkan anda seperti ini " ucap Rafale mengakui kesalahan nya.


" kenapa anda melakukan ini pada saya ???" tanya Namira sambil mengangkat kedua kakinya dengan tangan agar bisa mendekati Rafael.


" apa salah saya pada anda ??" tanya Namira yang kini sudah sampai di pinggir tempat tidur dan bersiap turun namun kakinya benar benar tidak bisa di ajak kerjasama.


Greppp..


Rafael memeluk tubuh Namira yang hampir saja terjatuh andai Rafael tidak sigap menangkap Namira.


" LEPASSS ...." teriak Namira saat tubuhnya ada di pelukan Rafael


" maaf... " ucap rafael yang kini sudah meletakan kembali Namira di atas tempat tidur pasien.


" apa tuhan masih belum puas memberikan saya cobaan sampai sampai anda membuat saya seperti ini..??"


✍️✍️✍️ apa sebenarnya yang terjadi pada Namira sebelum bertemu Rafael dan apa yang akan Rafael lakukan saat wanita yang iya tabrak tidak bisa berjalan lagi ??🤔🤔 dan apakah Narendra bisa meyakinkan Ayumi jika dirinya berbeda dengan Rafael, bahwa dirinya lelaki setia 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2