
Lima hari telah berlalu tapi Rafael selalu bersama dengan Bianca setiap malam hanya saat akan berangkat kerja dan pulang kerja saja Rafael menemui Ayumi di rumah sakit, di tambah Ayumi yang masih enggan di sentuh oleh Rafael membuat jarak keduanya semakin menjauh.
Tapi tidak hari ini setelah Rafael serasa puas dengan Bianca, hari ini adalah hari ke enam dimana besok penentuan siapa yang akan di jadikan istri satu satunya oleh Rafael.
" mas Ayumi hari ini pulang ke rumah mama " ucap Ayumi saat Rafael baru saja datang setiap pagi sebelum berangkat bekerja.
" kenapa ngga pulang ke rumah kita aja ?" tanya Rafael sambil mendudukkan diri di kursi dekat Ayumi.
" mama masih khawatir sama Ayumi kalo kalo mas ninggalin Ayumi lagi " ucap Ayumi setengah meledek Rafael.
" yang.. apa tidak bisa kamu menerima Bianca sebagai madu mu " ucap Rafael yang masih sulit memilih salah satu dari Ayumi dan Bianca.
" Bianca itu wanita yang baik, dan mungkin kalian bisa jadi teman atau mungkin saudara " ucap Rafael tanpa rasa bersalah mengatakan hal itu.
Ayumi hanya diam tanpa ada niatan membalas atau menyanggah apa yang di sampaikan Rafael.
Andai Rafael tau jika tiga hari yang lalu Bianca datang ke rumah sakit untuk menjenguknya sekaligus memberitahu bagaimana kedekatan Rafael dan dirinya, bahkan tak segan Bianca memperlihat adegan intim mereka waktu itu.
flashback on.
hari ini adalah hari ke tiga Ayumi berada di rumah sakit dan hari ini juga hari ketiga dimana Ayumi memberi waktu ada Rafael untuk memilih antara dirinya dengan Bianca.
" siang Ayumi " sapa Bianca yang baru saja memasuki ruang perawatan Ayumi, Ayumi hanya menatap sekilas ke arah Bianca lalu kembali menatap jendela kamar nya dimana di luar langit terlihat sangat cerah.
" aku dengar kamu memberi mas Rafael waktu untuk memilih diantara kita berdua ?" tanya Bianca sambil mendudukkan diri di kursi tunggu samping Ayumi bahkan Bianca sengaja menyilangkan kakinya sehingga terlihat jelas paha mulus bianca di hadapan Ayumi.
" kamu tau mas Rafael begitu menggilai setiap inci tubuhku ini " ucap Bianca penuh kebanggaan dan tanpa rasa malu.
" terutama bagian ini dan ini " ucap Bianca yang menunjuk pada dada dan juga gua yang sekarang terhimpit paha.
Ayumi masih berusaha bersikap tenang meskipun apa yang di lakukan Bianca membuat dada Ayumi bergemuruh, tak lama setelah Ayumi bisa menguasai diri Ayumi pun mencoba membalik keadaan.
__ADS_1
" untuk apa di puja puja jika cuma di jadikan tempat pelampiasan nafsu saja " Bianca menatap tajam wajah Ayumi yang kini terlihat santai kini terselip senyum indah namun mengejek Bianca.
" apa maksud kamu " ucap Bianca yang kini mulai terprovokasi oleh ucapan Ayumi.
" kamu ingat saat kamu di tarik Rafael ke ruangan ku dimana di sana ada ayah ibu dan mama papaku " ucap Ayumi mencoba mengingatkan Bianca pada waktu itu.
" lalu " ucap Bianca dimana iya mulai mengingat hari dimana dirinya di jatuhkan talak oleh Rafael di hadapan keluarga nya.
" sejak saat itu kamu dan suamiku tidak memiliki hubungan pernikahan " ucap Ayumi penuh rasa bangga bisa mengatakan itu di hadapan wanita yang tidak tau malu seperti Bianca.
" jadi apa yang kamu dan suamiku lakukan hanya sebatas zina dan kamu tak lebih dari wanita pelampiasan nafsu saja tanpa ada status yang jelas di antara kalian berdua.
deggg
Bianca baru menyadari jika memang Rafael belum mengucapkan ijab Kabul lagi setelah waktu itu.
Bianca yang tidak ingin merasa kalah atas Ayumi pun mengeluarkan senjata terakhir yang tadinya tak ingin iya gunakan, tapi mendengar semua yang Ayumi ucapkan membuatnya tak punya pilihan lain selain mengeluarkan video itu agar Ayumi tau jika Rafael benar benar tergila gila padanya.
Setelah mengucapkan itu Bianca langsung mulai memutar video yang sengaja Bianca rekam hanya untuk di perlihatkan pada Ayumi.
Ayumi sebenarnya enggan melihat video itu tapi suara yang iya dengar membuatnya harus melihat dan benar saja semua yang ada dalam video itu adalah hal yang pernah Rafael lakukan padanya dan berakhir dirinya kembali masuk rumah sakit.
" harusnya kamu sadar tidak bisa memberikan kepuasan pada suamimu " ucap Bianca yang kini memperlihatkan belahan dadanya yang di hiasi tanda cinta Rafael setiap malam.
" dan satu lagi.. " ucap Bianca yang kini sudah kembali duduk seperti semula bahkan pakaian nya pun sudah iya rapihkan kembali.
" jika Rafael memilihmu dan meninggalkan ku, apa kau yakin bisa memuaskan nya ?" ucap Bianca lagi.
" kamu jangan egois, karena bagaimana pun Rafael tetap lah seorang laki laki yang sudah merasakan bagaimana nikmatnya akan hal itu" ucap Bianca yang tidak rela jika Rafael harus mencari wanita lain jika sampai Ayumi tidak bisa mengimbangi dirinya.
Ayumi pun membenarkan apa yang di ucapkan oleh Bianca, jangan kan nanti sekarang saja Rafael benar benar tergila gila dengan permainan Bianca.
__ADS_1
" sebaiknya kamu pikirkan baik baik semuanya, jangan hanya karena prinsip yang kamu pegang kamu malah menyiksa suami kamu sendiri " ucap Bianca lagi.
" aku dan mas Rafael menikah siri sudah lebih dari dua tahun, dan selama itu mas Rafael begitu setia sama kamu " ucap Bianca.
" dan mas Rafael baru mau menyentuhku saat aku memohon padanya " ucap Bianca bicara yang sejujurnya.
" tapi jika kamu tidak mau berbagi mas Rafael dengan ku, aku yang akan merebut nya dari mu "
Setelah mengucapkan itu semua Bianca pun beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan ayumi tanpa menoleh sekalipun.
flashback off
" mas berangkat kerja dulu " ucap Rafael yang memang sudah hampir telat untuk berangkat bekerja.
" mas.. andai Ayumi masih tidak ingin di madu, apa mas akan tetap memilih Ayumi yang mungkin tidak sepandai Bianca dalam memuaskan mas "
" atau mas akan meninggalkan Ayumi demi wanita yang selalu bisa membuat mas terbang melayang "
" apapun yang mas putuskan Ayumi ikhlas"
" sekalipun mas ingin memadu ayumi "
mendengar ucapan Ayumi, Rafael pun berbalik dan menatap Ayumi seolah tidak percaya Ayumi bisa mengatakan hal itu.
" kamu yakin sayang, kamu akan menerima jika mas tetap bersama dengan kalian berdua ?" tanya Rafael dengan wajah yang terlihat sangat bahagia, sedangkan Ayumi yang melihat raut wajah bahagia Rafael kini yakin jika suaminya tidak akan bisa lepas dari Bianca yang kini sudah menguasainya.
✍️✍️✍️hai hai hai.. maaf yang semalam tidak bisa up.. mendadak harus pulang kampung...
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹