Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Menantang Papa Satya...


__ADS_3

" lakukan jika memang kamu berani, saya harap kamu tidak akan menyesali apa yang sudah kamu katakan " ucap papa Satya sambil meninggalkan Rafael sambil menghubungi seseorang yang memang selalu bisa iya andalkan.


" halo ko, datang ke rumah sakit bunda sekarang saya menunggu kamu, nanti saya kirim share located " ucap papa Satya lewat sambungan telepon nya.


" baik pak saya segera ke sana " ucap orang yang baru saja di hubungi papa Satya yang tak lain adalah Riko.


Setelah mendengar jawaban dari orang suruhannya papa Satya pun menutup kembali sambungan telepon nya karena sudah sampai di depan ruang perawatan Ayumi.


" pah.. dari mana saja ?" tanya mama Aisyah


" ngobrol sebentar dengan Narendra dan menanyakan keseriusannya pada Ayumi anak kita " ucap papa Satya yang kini sudah duduk di sofa ruangan Ayumi.


" memang Ayumi mau langsung nikah lagi ?" tanya mama Aisyah sambil menatap Ayumi yang saat ini sedang memejamkan matanya.


" jika ini yang terbaik untuk Ayumi dan anak anaknya apa salahnya ?" ucap papa Satya.


" toh menikahi wanita yang sedang nifas itu di bolehkan " ucap papa Satya meyakinkan istrinya.


" lagian juga mah, Narendra itu juga lebih baik dari pada Rafael yang hobi selingkuh sama seneng tebar bibit di mana mana " ucap papa Satya.


Mama Aisyah pun mengangguk setuju dengan keputusan yang di ambil papa Satya.


Lain halnya dengan Rafael yang terbakar amarah dan cemburu dimana orang tua Ayumi anak menikahkan Ayumi dengan Narendra.


Narendra pun melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju rumah kedua orang tuanya dan akan membicarakan masalah yang sedang di hadapinya.


" yah... Bu... " Rafael yang baru saja tiba di rumah orang tuanya pun langsung memanggil orang tuanya dengan tidak sabar.


" ada apa sih El, kenapa sampai harus teriak teriak " ucap ibu Silvy diikuti ayah Candra di belakangnya.


" El akan mengambil hak asuh anak anak El jika Ayumi tidak ingin kembali pada El " ucap Rafael dengan nada yang menggebu.


ayah dan ibu Rafael pun saling tatap mendengar apa yang ingin di lakukan Rafael.


" dan El sudah mengatakan itu pada papa satya " mendengar nama Satya ayah Candra yang tau bagaimana sifat dan tabiat Satya jika sudah menyangkut keluarga pun mencoba menyadarkan Rafael.

__ADS_1


" El, jangan pernah memancing kemarahan Satya jika kamu tidak ingin merasakan akibat dari apa yang ingin kamu lakukan " ucap ayah candra yang mana iya sangat mengenal Satya dengan sangat baik.


" maksud ayah apa ?" tanya ibu Silvy yang memang mengenal Satya lewat suami nya.


" Rafael sudah mengancam orang yang salah" ucap ayah Candra sambil melihat ke arah Rafael yang juga sedang menatapnya.


" Satya tidak akan membiarkan ada orang yang menyakiti anaknya bisa hidup bebas dan bahagia " ucap ayah Candra dengan serius.


" harus nya kamu bersyukur karena masih bisa bernafas lega dimana kamu sudah menyakiti Ayumi tapi Satya masih mau memaafkan kamu karena memandang ayah saat itu "


Tapi bukannya takut Rafael malah seperti tertantang untuk bisa melihat sejauh apa papa mertuanya bisa menghentikan apa yang ingin iya lakukan.


" El mau lihat apa papa Satya bisa menghentikan El untuk bisa mendapatkan Ayumi dan anak anak El lagi " ucap Rafael sambil berlalu pergi meninggalkan ayah dan ibunya yang masih diam setelah mendengarkan apa yang di sampaikan Rafael.


" Bu sebaiknya kamu nasehati Rafael sebelum semuanya terlanjur " ucap ayah Candra pada istrinya.


" iya yah nanti ibu nasehati, tapi ada yang ingin ibu tanyakan lebih dulu " ucap ibu Silvy pada suaminya saat mereka sudah sampai di dalam kamar karena hari sudah semakin larut.


" apa emang seberbahaya itu ya pak Satya ?" tanya Bu Silvi.


" ya sudah besok ibu coba nasehati Rafael agar mau meminta maaf pada Ayumi dan orang tua nya " ucap Bu Silvi sambil memeluk suaminya.


Sedangkan Narendra yang baru saja tiba di rumahnya langsung menghubungi kedua orang tuanya yang sedang berada di luar negeri.


" halo pah, bisa pulang Minggu ini ngga ?" tanya Narendra yang sangat mengerti jika papanya memang orang yang sangat sibuk tapi tetap mengutamakan anaknya dari apapun.


" kenapa ren, apa kamu punya berita gembira sampai minta papa dan mama untuk pulang ke Indonesia" ucap papa Arkan Wiratama.


" Rendra mau papa melamar seorang wanita untuk Rendra " ucap Narendra.


" wow siapa wanita itu yang sudah berhasil melunakkan hati anak papa ini " ucap papa Arkan merasa senang dengan berita yang di sampaikan anaknya.


" dia anak om Satya, Ayumi mantan adik kelas Rendra waktu SMA " ucap Rendra karena papanya mengenal Satya yang merupakan rekan bisnisnya.


" ok lusa papa sama mama pulang, dan kamu tolong atur jadwal pertemuan papa dengan Satya sebelum pertunangan kalian dan kalo bisa sekalian dengan Ayumi nya juga" ucap papa Arkan yang memang mengenal Satya.

__ADS_1


" untuk apa pah ?" tanya Narendra penuh curiga takut papanya tidak merestui hubungan nya dengan Ayumi.


" papa hanya mau berterima kasih pada Ayumi yang sudah berhasil membuat kamu membuka hati dan ingin menikah "


" oh.. ok nanti Rendra Sampai kan sama om Satya " ucap Rendra merasa tenang.


Setelah mendengar itu papa Arkan pun menutup sambungan telepon dari anaknya karena istrinya baru saja selesai mandi.


" siapa pah ?" tanya mama Alexi.


" Rendra, kita pulang lusa, kita mau ngelamar calon istri buat Rendra " ucap papa Arkan.


" siapa calonnya apa kita kenal ?" tanya mama Alexi yang juga kagum dengan wanita yang sudah membuat hati anaknya luluh setelah luka yang di berikan wanita itu pada putranya.


" Ayumi anaknya Satya kamu ingat " ucap papa Arkan pada istrinya.


" ah iya yang punya toko kue Ayumi bakery bukan ?" tanya mama Alexi yang memang sering memesan kue di sana.


" kalo soal kue aja kamu langsung ingat " ucap papa Arkan sambil mencubit hidung mancung istrinya.


Setelah mendapat telepon dari atasannya Riko pun meluncur menuju tempat dimana atasannya berada. yang ternyata tempat pertemuan mereka berada di roof top rumah sakit


" ada perintah yang harus saya laksanakan pak ?" tanya Riko pada papa Satya yang dari tadi hanya melihat deretan gedung yang di hiasi kelip cahaya lampu.


" saya ingin kamu mengawasi setiap gerak gerik Rafael dan laporkan segera pada saya jika ada hal yang menyangkut ayumi dan anak anak Ayumi " ucap papa Satya tanpa melihat ke arah Riko


" kalo boleh saya tau apa yang di lakukan Rafael sampai kita harus mewaspadai nya "


" dia berani mengancam Ayumi akan mengambil anak anak Ayumi jika Ayumi tidak ingin kembali !!!


✍️✍️✍️ nah kan papa Satya sudah mulai bergerak.. kita lihat apa yang akan Rafael lakukan untuk mengambil anak anaknya dari Ayumi 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2