Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Kehancuran Rafael ...


__ADS_3

Papa Satya kini membuktikan apa yang pernah iya ucapkan dimana dirinya akan menghancurkan Rafael, bahkan ayah candra saja tidak bisa berbuat apa apa saat Rafael sudah benar benar membangunkan singa yang sudah lama terlelap.


Ya ini adalah hari ke dua dimana Ayumi masih belum mau membuka matanya, seolah Ayumi lebih memilih tertidur pulas dari pada terbangun dengan kekecewaan yang begitu mendalam.


" sayang..apa kamu tidak lelah tertidur ? " ucap mama Aisyah.


" apa kamu tidak merindukan mama dan papa ?" tanya mama Aisyah sambil berlinang air mata.


" kamu tau sayang si kembar Al dan ay juga selalu terbangun saat malam mungkin mereka juga merindukan kamu, apa kmu tidak merindukan mereka sayang " ucap mama Aisyah mencoba segala cara untuk membangunkan Ayumi.


" mah.. jangan seperti ini, kasihan Ayumi " ucap papa Satya yang menarik mama Aisyah agar menjauh dari Ayumi yang masih saja tidak bergeming.


" tapi Ayumi pah, kenapa iya belum juga sadarkan diri " ucap mama Aisyah yang kini memeluk suaminya meluapkan rasa sedih yang iya rasakan.


" sabar..mungkin Ayumi masih ingin tertidur" ucap papa Satya yang juga menghibur dirinya sendiri.


" om .. Tante.. sebaiknya pulang biar Narendra yang menunggu Ayumi, kasihan si kembar jika di tinggal terlalu lama " ucap Narendra yang bikin hanya mengkhawatirkan Ayumi tapi juga anak kembar Ayumi.


" baik lah, om titip Ayumi, jika ada perkembangan apapun tentang Ayumi kamu harus memberitahukan pada saya " ucap papa Satya sambil menuntun istrinya menuju pintu luar ruangan dimana ayumi masih Memejamkan matanya.


Sedangkan di rumah ayah Candra pun keadaan tidak baik baik saja, dimana Rafael sedang di salahkan atas apa yang sedang di alami keluarga Rafael.


" sudah ayah peringatkan untuk tidak mengusik Satya, tapi kamu terlalu sombong untuk mendengarkan apa yang ayah sampaikan " ucap ayah Candra yang sudah kehilangan semua harta yang selama ini iya cari dengan susah payah.


" El tidak melakukan apapun yah, El hanya mengancam Ayumi akan mengambil si kembar jika Ayumi tidak ingin kembali pada El itu saja " ucap Rafael tanpa merasa bersalah.


" dan setelah itu Ayumi malah tidak sadarkan diri " ucap Rafael sambil tertunduk karena meski dirinya mengkhawatirkan Ayumi tapi semua akses nya untuk bisa mendekati Ayumi sudah di tutup rapat papa Satya.


" ayah tenang saja, El kan masih bekerja dan El yakin bisa memberikan penghidupan yang cukup untuk kita semua " ucap Rafael tapi tak lama setelah Rafael mengucapkan itu terdapat panggilan dari maira .


" halo maira, maaf hari ini mungkin aku akan sedikit terlambat karena ada yang harus aku urus " ucap Rafael yang masih belum tau apa tujuan Rafael.

__ADS_1


" maaf pak, tapi sebaiknya bapak datang ke kantor saat ini karena pemilik perusahaan baru saja menelpon dan meminta bapak untuk hadir " ucap maira yang juga tidak paham tujuan pemanggilan Rafael oleh pemilik perusahaan.


" baik saya l akan segera ke sana " ucap Rafael yang mulai merasakan sesuatu yang tidak baik yang akan terjadi di sana


Setelah menutup sambungan telepon nya Rafael pun bangkit dan memasuki kamarnya untuk bersiap menuju ke kantor.


" mau kemana El ?" tanya Bu Silvi yang sebenarnya sangat sedih dengan yang terjadi pada keluarganya.


" El mau ke kantor Bu mendadak ada sidak di kantor "


deg


Entah kenapa saat mendengar penjelasan Rafael ayah Candra malah semakin takut dengan semuanya.


" kamu tidak membuat masalah di kantor kan El ?" tanya ayah Candra pada Rafael yang baru saja membuka pintu kamar nya.


" ngga yah, yang lain Aman hanya absen kehadiran yang kacau akhir akhir ini"


ucap Rafael yang masih terlihat santai.


" yah .. coba kita datang dan meminta maaf pada mereka dengan apa yang terjadi pada Ayumi " ucap bu Silvi memberi solusi.


Tapi ayah Candra hanya menggeleng kan kepalanya seolah itu bukan jalan keluar tapi malah semakin membuat nya marah,


" hanya dengan kesadaran Ayumi yang bisa menghentikan semua kekejaman yang di berikan Satya pada kita " ucap ayah Candra.


" kalo istrinya, apa bisa kita meminta tolong padanya ?" tanya Bu Silvi yang masih penasaran, tapi lagi lagi ayah Candra hanya menggeleng.


" Bu Rafael berangkat ke kantor dulu ya " ucap Rafael sambil menyalami kedua orang tuanya.


" hati hati ya " ucap Bu Silvi sambil mengantar Rafael sampai ke depan rumah.

__ADS_1


Rafael hanya bisa tersenyum melihat ibunya yang murung, tapi iya akan berusaha membuat semua nya kembali seperti semula dan baik baik saja.


Jika kalian bertanya apa yang di lakukan papa Satya pada keluarga Rafael jawabannya adalah menghancurkan setiap usaha yang sudah di rintis oleh ayah Candra selama ini, meski candra dan Satya bersahabat tapi apa yang di lakukan rafael pada Ayumi membuat papa satya melupakan persahabatan mereka.


" siang Mai apa pemilik perusahaan sudah datang ?" tanya Rafael saat tiba di kantor nya.


" sudah, dan bahkan saya datang jauh lebih dulu sebelum kamu " ucap pemilik perusahaan sambil berjalan lebih dulu ke ruangan Rafael dan Rafael pun mengikuti atasannya ke ruangannya.


" maaf pak ada urusan keluarga yang harus saya selesaikan terlebih dahulu " ucap Rafael berusaha menjelaskan.


" setiap orang juga memiliki keluarga tapi mereka bisa membedakan kapan harus mengurusi keluarga dan kapan harus bekerja" ucap pemilik perusahaan.


" dan saya sering mendapat laporan jika kamu sering mangkir dari pekerjaan dan membebankan pekerjaan kamu pada asisten kamu " ucap pemilik perusahaan lagi


deggg


Rafael yang memang menurun kinerja kerjanya mulai dari saat menjalankan kewajibannya ke pada Bianca sampai saat ini pun sadar dan harus siap dengan segala konsekwensi yang harus iya terima.


" bahkan saat pergi keluar kota kamu sering datang bersama wanita hingga kamu tidak fokus bekerja belum lagi kamu yang sering datang terlambat yang tentunya memberikan contoh yang tidak baik bagi bawahan kamu " ucap nya lagi.


Bahkan semua yang Rafael lakukan terbongkar semua meski dirinya sudah melakukannya serapih mungkin, dan itu semua berkat kerja Riko yang pandai meretas data dan juga transaksi yang selama ini di gunakan Rafael.


Papa Satya yang menggunakan koneksi nya untuk bisa menghubungi pemilik perusahaan Rafael dan juga memberitahu apa yang Rafael lakukan selama ini di perusahan, semata mata untuk memberi pelajaran pada Rafael yang sudah membuat luka di hati Ayumi selama ini.


" jadi setelah saya putuskan saya harus memecat kamu dari perusahaan saya saat ini juga " ucap pemilik perusahaan dengan santainya.


" tapi pak apa bakti saya pada perusahaan tidak bisa membuat bapak memaafkan saya "


✍️✍️✍️ apakah setelah kehilangan semuanya akan membuat Rafael sadar ??🤔🤔 atau malah semakin membuat dirinya ingin berusaha membalas semuanya 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2