Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Malaikat Pelindung Ayumi


__ADS_3

Sejak sore setelah berbicara dengan Ayumi, Narendra menyuruh seseorang untuk memantau Ayumi atau lebih tepatnya memperhatikan Ayumi jika memang ada hal yang terjadi ada Ayumi.


Ica adalah orang yang di pilih Narendra untuk membantunya mengawasi Ayumi agar bisa menjaga Ayumi tanpa harus Ayumi tau.


flashback on


" ca sini " ucap Narendra saat sedang menunggu Ayumi menyelesaikan pembuatan kue yang sebagai pelampiasan emosi dan perasaan kecewa nya pada Rafael.


" ada yang bisa saya bantu pak " tanya Ica sambil menghampiri Narendra.


" ca boleh saya minta tolong " ucap Narendra karena iya yakin jika Ica bukan hanya menganggap Ayumi atasannya saja tapi lebih seperti saudara.


Ica hanya mengangguk tapi posisinya masih berdiri di depan Narendra.


" duduk, toh tokonya sepi ini " ucap Narendra pegal melihat Ica yang berdiri di hadapannya.


Ica pun duduk di hadapan Narendra, karena Ica merasa jika Narendra tidak hanya seorang pelanggan tapi sepertinya memiliki hubungan khusus dengan Ayumi meski pun dalam hal yang wajar.


" ca saya tau kamu perduli pada Ayumi " ucap Narendra membuka suara.


" jadi saya minta kamu untuk memberikan informasi apapun yang menyangkut Ayumi " Ica sampai tidak percaya jika orang di hadapannya memintanya memberikan informasi tentang atasannya.


" saya teman sekolah Ayumi, saya tau jika Ayumi dan suaminya sedang tidak baik baik saja " ucap Narendra yang sesekali melihat ke arah pantry dimana Ayumi berada.


"maksud bapak apa ?" tanya Ica karena iya tidak ingin mendukung pebinor.


" saya paham maksud kamu " ucap Narendra yang tau apa yang di pikirkan Ica pada nya.


" saya hanya ingin melindungi dan membantu Ayumi tanpa Ayumi tau, jujur saya memang suka dan mungkin perasaan ini sedang berkembang menjadi cinta " ucap Narendra lagi.


" tapi andai saya ingin mendapatkan Ayumi saya ingin memiliki Ayumi dengan kehormatan dan harga diri yang Ayumi punya, bulan dengan merebut dari suami Ayumi saat ini " jelas Narendra panjang lebar.


" saya hanya minta kamu memberi kabar pada saya jika sampai Ayumi mengalami hal hal yang tidak di inginkan " dan ucapan Narendra berhasil membuat Ica berada di pihaknya.

__ADS_1


" baik pak nanti saya akan mengabari bapak jika terjadi sesuatu dengan kak Ayumi" ucap Ica dan tak lama Ica pun pamit karena sepertinya Ayumi sudah menyelesaikan membuat kue nya.


flashback off.


" selamat pagi pak Narendra" sapa Rafael yang baru saja masuk ke ruangan nya dimana Narendra sudah menunggunya sejak tadi.


" siang pak Rafael " ucap Narendra menyindir Rafael yang datang sangat siang bagi seorang atasan.


" maaf pak saya sudah infokan pada bawahan saya kalo datang sedikit siang " ucap Rafael mencari alasan.


" maaf ada yang bisa saya bantu " tanya Rafael karena merasa jika hubungan kerja samanya tidak ada masalah dan juga merasa tidak punya janji dengan Narenda.


" saya datang ke sini bukan ingin membahas masalah pekerjaan ' ucap Narendra yang kini sudah duduk dalam posisi yang tegap bahkan wajahnya terlihat sangat serius.


" lalu" tanya Rafael karena menurutnya dirinya tidak ada masalah yang bersangkutan dengan Narendra.


" ini soal Ayumi " sontak saja Rafael berubah serius saat Narendra kini ingin membahas soal Ayumi.


" iya Ayumi istri anda tapi dia juga teman sekolah saya dulu semasa SMA" ucap Narendra yang tidak ingin Rafael salah paham yang malah menjadikan ini sebagai senjata untuk menyakiti Ayumi.


" saya hanya meminta anda untuk bisa menjaga Ayumi dengan baik, meski Ayumi terlihat lemah lembut, tapi sebenarnya dia wanita yang sangat rapuh yang sangat pintar menyembunyikan rasa sakit yang iya rasakan"


deggg


Mungkin ini yang sedang di hadapi Rafael dari Ayumi, dimana Ayumi sedang memproteksi diri dri rasa sakit yang di berikan olehnya.


" saya bisa saja merebut Ayumi dari anda " ucapan Narendra tentu saja menyulut emosi Rafael yang langsung menatap tajam Narendra.


" tapi Ayumi bukan wanita yang mudah berpaling apa lagi dengan cara yang salah " ucap Narendra jujur yang sudah faham dengan watak Ayumi.


" SUDAH CUKUP " Rafael merasa tersinggung karena sebagi suami iya sudah gagal mengenai watak Ayumi dan tidak terima jika Narendra jauh lebih paham tentang Ayumi dari pada dirinya.


" baik lah, hanya satu nasihat saya untuk anda jangan sampai anda membuang berlian hanya untuk batu kerikil " ucap Narendra.

__ADS_1


" bisa jadi Ayumi memiliki banyak kekurangan yang ingin anda cari dari wanita lain, tapi bagi orang lain Ayumi jauh lebih sempurna dari yang anda bayangkan dan anda sangkakan "


Narendra pun bangkit dari duduknya dan hendak meninggalkan Rafael yang masih mencerna apa yang baru saja di ucapkan Narendra.


" semoga saat anda menyadari semuanya anda belum kehilangan Ayumi "


Setelah mengucapkan itu Narendra pun meninggalkan Rafael dan berharap rumah tangga Ayumi baik baik saja dan Ayumi selalu di berikan kebahagian dengan orang yang mencintai dan di cintai Ayumi.


' kenapa Ayumi ngga cerita kalo dia kenal dengan Narendra, aku jadi seperti orang yang bodoh yang harus di nasehati oleh orang lain bahkan untuk masalah Ayumi ' ucap Rafael setelah melihat ruang kerjanya sudah tertutup.


Rafael mencoba serius dalam pekerjaan nya, meski pikirannya bercabang ada Ayumi Bianca dan Narendra tapi Rafael mencoba profesional dalam bekerja agar apa yang sudah iya dapat hilang karena dirinya.


Hingga waktu pun berlalu tanpa terasa dan sesuai dengan apa yang di janjikan Rafael pada kedua orang tua nya, kini Rafael sedang menuju rumah kedua orang tua nya seorang diri karena dirinya tidak bisa menghubungi Ayumi.


' apa kesalahan mas sangat fatal hingga kamu menutup semua akses mas untuk bisa kembali dengan mu ' ucap Rafael sambil terus mengemudikan mobil ya menuju rumah orang tuanya.


Hanya butuh waktu satu jam setengah untuk Rafael bisa sampai ke rumah orang tua nya yang sedari tadi terus menghubunginya untuk bisa segera datang ke rumah mereka.


" malam yah, Bu " sapa Rafael pada kedua orang tua nya yang sudah menunggunya di ruang tamu mereka dan tak hanya ada ayah dan ibu Rafael tapi juga ada papa dan mama Ayumi.


" malam pah, mah " sapa Rafael juga pada kedua mertuanya.


" duduk" ucap tegas ayah Candra pada putranya.


Rafael tau jika ada hal serius yang akan di bahas oleh kedua keluarga ini yang tak lain membahas masalah dirinya dan Ayumi.


" El.. bisa kamu jelaskan video apa ini " ucap papa Satya yang sudah tidak sabar mendengarkan penjelasan Rafael.


" dan juga tentang foto ini " ucap mama Aisyah sambil meletakkan beberapa foto di atas meja tepat di hadapan Rafael.


✍️✍️✍️kira kira foto apa dan video yang mana yang sedang di perlihatkan pada Rafael ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2