
" AYUMI " teriak Bianca saat melihat jika Ayumi akan menaiki mobil orang tuanya, ayah dan ibu Ayumi semakin kecewa karena Rafael yang sepertinya sudah tidak ada niatan untuk bisa kembali lagi pada Ayumi.
Ayumi hanya diam di tempat nya tadi berdiri sambil menyilangkan tangannya di dada membiarkan Bianca dan Rafael yang datang menghampiri dirinya dan kedua orangtuanya.
" pah kebetulan orangnya ada di sini, Ayumi boleh minta tolong ?" tanya Ayumi pada sang papah yang ada di samping ibunya, sedangkan papa Satya hanya mengangguk tanpa mengucapkan apapun.
" tolong koper mas Rafael di turunkan di sini saja jadi kita tidak usah repot repot untuk menyuruh orang untuk mengantarkan semua barang mas Rafael " ucap Ayumi tanpa ada niatan untuk mendekati Rafael dan juga Bianca.
" mas kamu jangan diam saja dong " ucap Bianca yang tidak terima di perlakukan seperti itu, padahal niatnya ingin mengintimidasi Ayumi kenapa sekarang terbalik.
" hei Ayumi " ucap Bianca yang tak tahan mendapat perlakuan seperti itu dari Ayumi.
" kalo kamu tidak mau tinggal di sini ya udah keluar dari rumah ini, tapi jangan mengusir suami kamu sendiri " ucap Bianca.
" memangnya apa yang sudah di lakukan suami kamu sampai kamu tega mengusirnya dari sini " ucap Bianca semakin berani.
Sedangkan Ayumi dan kedua orang tua nya lebih memilih diam tanpa ada niatan menjawab atau membalas apa yang di ucapkan bianca.
" mas.. " Ayumi memanggil Rafael hany untuk melihat apa yang akan Rafael katakan saat Bianca melakukan hal itu padanya, tapi hingga lima menit berlalu, Rafael masih saja diam seolah membiarkan Bianca melakukan apa yang dia mau.
" mau bagaimana pun dan apapun yang di lakukan suami mu dia tetap suamimu sampai anak yang kamu kandung itu lahir " ucap Bianca yang masih mencari cela agar Ayumi terpancing oleh nya dan dirinya bisa melakukan penawaran pada Ayumi.
" lalu ?" ucap Ayumi yang masih santai menanggapi Bianca yang malah semakin kesal.
" kami akan tinggal di sini jika memang kamu tidak mau lagi tinggal disini " ucap Bianca sambil melipatkan kedua tangannya di dada.
" kalo aku tidak mengijinkannya gimana" tanya Ayumi sambil bersandar pada body mobil papanya.
" kamu memang wanita licik " ucap Bianca yang semakin merangsek maju hendak mendekati Ayumi yang masih saja terlihat santai.
" kamu sudah mengusir suami kamu dari rumahnya sendiri dan kamu juga ingin menguasai semua hasil jerih payahnya juga kan ?" ucap Bianca lagi.
__ADS_1
Tanpa mereka semua sadari jika Bianca memasang kamera di dashboard mobil sedang kan untuk suaranya Bianca sengaja merekam pembicaraan mereka melakukan handphone nya.
Ayumi hanya menatap sedih pada Rafael yang masih saja diam seolah tidak ada niatan dalam dirinya menghentikan apa yang sedang di lakukan Bianca padanya.
" pah, ayo kita pulang " ucap Ayumi sambil membuka pintu mobilnya, tapi tiba tiba saja Bianca menarik tangan Ayumi begitu keras hingga Ayumi hampir saja jatuh.
Untung papa Satya dengan sigap menahan tubuh Ayumi tepat di hadapan Rafael.
" RAFAEL " bentak papa Satya yang sudah tidak tahan putri ya diperlakukan seperti itu tepat di hadapan suaminya sendiri.
" papa benar benar kecewa sama kamu, jika memang tujuan kedatangan kamu itu untuk bisa tinggal di rumah ini silahkan ambil " ucap papa Satya sambil melempar kunci rumah Ayumi pada Rafael yang langsung di tangkap oleh Rafael.
" sekarang apa lagi yang kamu minta agar ayumi bisa lepas dari suami seperti kamu " ucap papa Satya pada Rafael yang memang seperti nya sudah benar benar di kendalikan oleh Bianca.
" aku ingin Ayumi membagi rata semua harta yang di dapat oleh mas Rafael selama pernikahan mereka "
Mendengar hal itu membuat Ayumi dan kedua orang nya tersenyum simpul dengan apa yang di minta bianca yang mengatas namakan Rafael.
" baik lah silahkan tinggal di rumah ini " ucap Ayumi sambil masuk ke dalam mobil diikuti oleh papa dan mamanya.
Papa Satya pun melajukan mobilnya meninggalkan pasangan yang tidak tau malu itu yang bahkan meminta yang bukan haknya.
" sayang .. kamu benar benar memberikan rumah itu untuk mereka " tanya mama Aisyah yang sebenarnya sangat prihatin dengan apa yang sedang di alami Ayumi terlebih saat ini Ayumi sedang hamil.
" pah.. bantu Ayumi untuk menjual rumah
itu " ucap Ayumi tapi fokusnya saat ini pada handphone nya karena dirinya sedang berdiskusi dengan pengacara yang menangani urusan perceraiannya dengan Rafael.
" memang surat surat nya ada dimana?" tanya mama Aisyah yang kini mengerti kenapa Ayumi membiarkan Rafael dan selingkuhannya tinggal di rumah itu.
" ada di pegang Ayumi " ucap Ayumi.
__ADS_1
" sayang .. apa kamu baik baik saja ?" tanya papa Satya yang masih mengkhawatirkan Ayumi meski Ayumi terlihat baik baik saja.
" papa sama mama tenang saja, Ayumi pasti bisa melewati semuanya " ucap Ayumi mencoba menenangkan papa dan mamanya.
" lagian Ayumi kini punya dia, yang akan menguatkan Ayumi di saat Ayumi terpuruk, dan kelak dia juga yang akan memberikan kebahagiaan untuk Ayumi " ucap Ayumi sambil membelai perutnya yang sudah membuncit.
Papa dan mama Yuni hanya bisa mendoakan semoga kelak Ayumi akan mendapatkan kebahagiaan nya lagi, dan biarlah waktu yang akan menyembuhkan luka hati yang Rafael berikan untuk putri nya.
Setelah Ayumi pergi Rafael melangkah ke arah rumah yang dulu di tempati Ayumi dan juga dirinya, sedangkan Bianca mengikuti Rafael dengan hati yang gembira karena berpikir bahwa dirinya telah menang dari Ayumi.
" mas.. " Bianca langsung bergelayut manja di tangan Rafael yang kini baru saja memasuki rumah nya lagi setelah lebih dari tiga Minggu tidak iya masuki.
" hemm " Rafael hanya menjawab sekedar nya karena saat ini matanya sedang menyisir setiap jengkal rumah yang memiliki banyak kenangan manis dengan Ayumi istrinya yang juga cinta masa kecilnya.
" rumahnya bagus mas, bi suka " ucap Bianca yang sedang merentangkan kedua tangannya tepat di bawah lampu kristal yang menghiasi ruang tamu rumah Ayumi.
" ya rumah ini memang bagus karena Ayumi yang menghiasnya penuh dengan cinta " ucap Rafael tanpa sadar.
" selera yang bagus " ucap bianca menahan rasa cemburu yang tiba tiba saja hadir.
" tapi mulai saat ini bi yang akan menghias rumah ini, dan bi yakin jika di tangan bi semuanya akan semakin sempurna " ucap Bianca sambil menutup Poto pernikahan Ayumi dan Rafael yang memang terlihat serasi dan bahagia.
" dan bi juga akan membuat mas benar benar melupakan Ayumi hingga tidak ada lagi kenangan bi yang tersisa di memori mas.."
✍️✍️✍️ Kepedean Bianca nih🤭🤭
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1