Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Mulai Berubah..


__ADS_3

Ayumi yang masih memikirkan suaminya pun kini mencoba menghubungi kembali suaminya, dengan sabar Ayumi menunggu panggilan telepon nya di angkat oleh suaminya.


Dan hal yang di tunggu pun terjadi, dimana Rafael baru saja mengangkat panggilan telepon dari Ayumi.


" iya bi sayang " ucap Rafael yang mengira jika yang menelpon nya saat ini adalah Bianca.


" bi ?? mas ini Ayumi " ucap Ayumi meralat panggilan Rafa untuknya.


Rafael melihat ke arah handphone nya dan ternyata yang menelpon nya adalah istrinya yang lain.


" ah iya sayang maaf mas belum memberi kabar padamu sejak tadi malam, handphone mas baru saja di charge" ucap Rafa mencari alasan.


" oh ya mas udah makan ?" tanya Ayumi mencoba percaya pada suaminya meski tadi dirinya jelas mendengar jika beberapa kali dirinya mencoba menghubungi handphone Rafa tersambung tapi tak di angkat.


" yang nanti mas hubungi lagi ya, mas mau meeting pagi " ucap Rafa karena memang dirinya sudah di tunggu stafnya yang lain untuk meeting.


" ya sudah Miss you mas " ucap Ayumi meski sebenarnya iya masih sangat merindukan suaminya.


" kenapa Ayumi merasa mas berbeda semenjak semalam, apa Ayumi ada salah sama mas " ucap Ayumi pada Poto suaminya yang iya jadikan wallpaper handphonenya.


Tok tok tok..


" maaf Bu ada pesanan kue untuk malam ini dan orang tersebut ingin owner nya sendiri yang mengirimkannya sendiri " ucap Ica pegawai kepercayaan Ayumi di tokonya.


" memang siapa dia ? dan harus di antar ke mana ?" tanya Ayumi pada Ica.


" tuan Wiratama minta antar ke apartemen kencana " jelas Ica pada atasannya.


" baiklah tolong kamu siap kan saja pesanannya " ucap Ayumi tapi langsung Ica mengingat pesan dari tuan Wiratama untuk owner tokonya.


" tapi Bu, tuan Wiratama ingin owner nya sendiri yang membuatkannya " ucap Ica sambil menunduk.

__ADS_1


" pelanggan yang bawel " ucap Ayumi yang tiba tiba saja kesal pada orang yang memesan kue di tokonya.


" baiklah kamu siapkan saja bahannya, lima menit lagi saya ke sana " ucap Ayumi lagi.


Ica pun sebenarnya heran karena sepertinya tuan Wiratama memiliki tujuan saat meminta owner nya sendiri. yang membuat bahkan mengantarkan kue itu padanya.


Setelah kepergian Ica, Ayumi pun menyimpan handphone nya dan bersiap untuk membuat pesanan kue yang harus iya sendiri yang membuatnya.


Tapi karena mengerjakan itu semua membuat Ayumi melupakan kegundahan hatinya dan mengembalikan moodnya yang sempat drop karena merasa suaminya berbeda.


" ca tolong kamu kemas ya, saya mau membersihkan diri saya dulu " ucap Ayumi yang memang selalu menyimpan pakaian cadangan di tokonya untuk situasi mendadak seperti ini, karena tidak mungkin Ayumi menggunakan pakaian yang bau asap kompor saat menemui pelanggannya.


" mas pulang jam berapa ?" pesan Ayumi pada suaminya karena iya ingin saat Rafael datang dirinya pun sudah ada di rumah.


" mungkin sampai rumah jam tujuh " balas Rafael pada Ayumi.


" kalo gitu Ayumi ijin keluar ya mau antar pesanan kue dana yang minta delivery dan harus owner nya yang mengantar kan " pesan Ayumi lagi pada suaminya.


Ayumi pun bersiap pergi setelah Ica menaruh kue pesanan nya di kursi bagian depan mobil agar Ayumi bisa memperhatikan kue tersebut.


Sambil mengemudikan mobilnya Ayumi baru sadar jika apartemen kencana itu searah dengan kantor suaminya Rafael dan Ayumi berharap bisa pulang bersama dengan suaminya setelah selesai mengantar pesanan.


Ayumi mengemudikan mobilnya dengan kehati hatian apalagi jam sudah menunjukan jam pulang kerja yang mengakibatkan jalanan mulai ramai, tanpa sengaja Ayumi melihat mobil Rafael yang melintas di di depannya terhalang satu mobil di depannya.


" bukannya itu mobil mas Rafa ?" ucap Ayumi saat melihat mobil yang mirip dengan mobil suaminya, dan untuk memastikan jika memang mobil itu adalah mobil suaminya pun Ayumi memilih menyalip mobil di depannya.


Dan benar saja jika mobil itu memang mobil suaminya, tapi yang membuatnya heran bukankah tadi suaminya akan pulang sedikit malam.


" mau kemana mas Rafa ? tapi ini kan bukan jalan arah pulang !!" ucap Ayumi yang terus mengikuti suaminya meski dengan jarak yang aman.


Sampai pada rumah ujung jalan mobil Rafael pun baru berhenti dan menepi di pinggir jalan.

__ADS_1


" rumah siapa itu ?" tanya Ayumi ada dirinya sendiri di tambah dirinya tidak melihat orang yang keluar dari rumah tersebut.


Namun saat melihat kotak kue yang harus di antar mau tak mau Ayumi kembali pada tujuannya yaitu apartemen kencana dimana mungkin tuan Wiratama sudah menunggunya.


Setelah menempuh hampir empat puluh menit Ayumi baru sampai di parkiran apartemen itu dan setelah Ayumi merapihkan penampilan nya dan sedikit menyemprotkan minyak wangi di tu buhnya ayumi pun keluar dari mobil sambil memegang kotak kue yang iya buat.


" maaf ibu mau ke apartemen nomor berapa?" tanya security yang menjadi dan mendata pengunjung apartemen kencana.


" saya mau mengantarkan kue atas nama tuan Wiratama" ucap Ayumi sopan.


" oh silahkan langsung naik saja, tadi tuan Wiratama sudah menghubungi kami dan berpesan untuk menyuruh anda naik sendir untuk mengantarkan pesanannya " ucap security itu.


" maaf kalo boleh tau lantai berapa dan nomor berapa" ucap Ayumi karena hanya di beritahu nama apartemen nya saja tanpa tau alamat pasti nya.


" lantai sepulu nomor 278 " ucap security lagi.


" baik pak terima kasih " ucap Ayumi sambil melanjutkan langkahnya menuju apa yang di jelaskan sekuriti


tok tok tok " Ayumi mengetuk pintu apartemen itu berharap orang yang memesan kuenya tidak emosi karena dirinya yang lama datangnya.


tit... pintu apartemen pun terbuka tapi orang yang memesan tak kunjung menunjukan batang hidungnya.


" permisi ...


✍️✍️✍️ apa jadinya saat Ayumi tau jika orang yang memesan kue nya adalah orang yang tadi pagi hampir terserempet oleh nya ??🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2