Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Baby Al...


__ADS_3

Berita tersadarnya Ayumi pun sudah sampai ke telinga keluarga Rafael dimana ayah dan ibu Rafael pun kini bergegas ke rumah sakit sedangkan Rafael akan menyusul dari tempatnya bekerja.


" semoga setelah Ayumi tersadar pak Satya mau mengembalikan kondisi usaha kita yang telah di buat bangkrut olehnya " ucap Bu Silvi yang masih kesal dengan apa yang sudah di lakukan sahabat suaminya itu.


" jangan langsung membahas hal itu nanti, nanti bukannya membaik malam memperburuk keadaan " ucap ayah Candra yang tidak ingin semakin membuat Satya bertambah marah.


" tapi yah, kita memang harus bicara, jangan diam saja yang nanti malah membuat pak Satya semakin besar kepala " ucap Bu Silvi yang masih berusaha meyakinkan suaminya.


" kita lihat nanti, masih mending Rafael masih bisa bekerja di kantor nya sehingga masih ada yang bisa kita harapkan untuk bisa bertahan hidup " ucap pak candra yang masih fokus mengemudi kan mobilnya.


Dan tak lama mobil yang di tumpangi nya kini sudah sampai di rumah sakit dimana Ayumi di rawat dan ternyata berbarengan dengan Rafael yang baru saja turun dari mobilnya.


" yah.. Bu ...ayo masuk " ucap Rafael yang berjalan lebih dulu di ikuti orang tuanya menuju ruangan Ayumi setelah menanyakan kepada bagian operator rumah sakit.


" El, bagaimana tadi di kantor ?" tanya ayah Candra sambil menuju ruang Ayumi berada.


" El di pecat dan ini semua karena papa Satya" ucap Rafael tanpa melihat ke arah orang tuanya.


" kok bisa El kamu di pecat dari kantor ?" tanya ayah candra sambil memegangi pundak Rafael agar berhenti dan berbalik padanya.


" sudah El bilang jika ini semua karena papa Satya " ucap Rafael sambil melepaskan tangan ayahnya yang masih memegangi pundaknya.


" El, ayah mohon padamu untuk bisa menahan diri saat nanti bertemu dengan Satya " ucap ayah Candra yang tidak ingin memperburuk keadaan kedepannya nanti.


" El ngga janji yah " ucap Rafael, sedangkan Bu Silvy memaklumi kekecewaan anaknya pada pak Satya mantan papa mertuanya yang sudah menghancurkan semuanya tanpa tersisa.


" Keluarga rafael pun kini sudah sampai di depan pintu ruangan Ayumi, dimana terdengar sayup sayup suara bahagia bahkan tak jarang canda tawa menghiasi suara yang terdengar oleh Rafael dan kedua orang tua nya.


" kalian sungguh keluarga yang kejam, setelah menghancurkan keluarga ku kalian dengan santainya bisa tertawa bahagia seperti ini " ucap Rafael dalam hati.


Rafael yang sudah tidak tahan pun langsung masuk kedalam ruangan Ayumi, tapi yang di lihatnya semakin memancing amarahnya.


Dimana dirinya saja belum pernah menggendong anak kembarnya tapi Narendra malah terlihat begitu akrab dengan kedua orang tua Ayumi dan juga putra putri kembarnya.


" mas .." ucap Ayumi yang memang dirinya yang menghadap pintu jadi Ayumi tau siapa yang masuk ke dalam ruangannya.

__ADS_1


Semua yang ada di ruangan itu pun melihat ke arah pintu agar bisa melihat siapa yang datang saat ini.


" kamu sudah sadar ay " ucap Rafael yang tidak menggunakan kata sayang saat memanggil Ayumi.


" iya mas Ayumi sudah sadar " ucap Ayumi tapi matanya terus menatap pada putra dan putrinya


" baiklah, boleh saya menggendong anak anak saya " ucap Rafael tanpa ada keinginan ingin menyapa orang tua Ayumi atau pun Narendra, sedangkan Ayumi langsung menatap papanya dan juga Narendra.


Melihat Ayumi yang menatap ke arah papa Satya dan juga Narendra emosi Rafael kembali terpancing.


" kenapa kamu jadi egois seperti ini Ayumi ' ucap Rafael sambil menatap Ayumi yang masih saja terlihat lemah.


" aku hanya ingin menggendong anak anak ku sendiri apa itu salah " tanya Rafael sambil mendekat ke arah Narendra yang masih menggendong baby Al.


Narendra pun melihat ke arah Ayumi lalu ke arah papa Satya sebelum menyerahkan baby Al pada Rafael.


" tunggu .." suara Ayumi menghentikan Narendra yang akan menyerahkan baby Al pada Rafael.


" mas boleh menggendong baby Al tapi hanya di sini " ucap Ayumi yang tidak ingin Rafael melakukan apa yang di ucapkannya kemarin.


" anak ayah " ucap Rafael sambil mencium pipi baby Al.


" El.. ibu juga mau menggendong nya " ucap Bu Silvi yang sejak tadi berada di samping Rafael yang kini sedang menggendong baby Al.


Rafael pun menyerahkan baby Al pada ibunya, setelah itu Rafael kembali mendekati papa Satya karena ingin juga menggendong putri kecilnya juga.


" berikan baby Al pada Ayumi baru setelah itu kamu bisa menggendong baby ay " ucap tegas papa Satya karena Rafael yang ada di hadapannya kini sudah tidak bisa iya percayai.


" bagaimana jika El ngga mau mengembalikan baby Al pada kalian " ucap Rafael sambil tersenyum tapi senyum itu sungguh menakutkan bagi Ayumi.


" Ayumi mohon mas, jangan seperti ini " ucap Ayumi yang berusaha bangkit namun di tahan oleh Narendra yang kebetulan ada di dekat Ayumi.


" mi.. kamu masih harus banyak istirahat " ucap Narendra.


" biar ini jadi urusan om Satya saja " ucap Narendra yang tidak ingin memperburuk keadaan.

__ADS_1


" tapi kak " ucap Ayumi yang masih ingin berusaha meraih baby Al.


" sekarang saya yakin alasan kamu tidak ingin kembali pada mas itu karena dia " ucap Rafael sambil menunjuk Narendra tepat di wajahnya.


" jangan mencari pembenaran atas kesalahan yang kamu perbuat " ucap papa Satya yang dari tadi terus menahan semuanya.


" lalu apa yang papa lakukan pada El dan juga orang tua El itu juga bisa di benarkan ?" tanya Rafael seolah memiliki cela untuk bisa menekan Ayumi.


" memang apa yang papa lakukan sama kamu mas ?" tanya Ayumi yang juga penasaran dengan apa yang di lakukan papanya pada Rafael selama siri y tidak sadarkan.


" kamu tau ay.. papamu sudah menghancurkan usaha ayah dan ibu yang sudah sangat lama mereka bangun " ucap Rafael sambil terus menatap Ayumi yang hanya mendengarkan tapi tatapannya tetap pada baby al


" dan kamu harus tau jika hari ini mas dipecat dari kantor dengan tidak hormat dan itu semua karena papa Satya " ucap Rafael.


" apa kamu tidak menerima pemecatan yang di lakukan atasanmu ?" tanya papa Satya sambil tersenyum sinis.


" memang apa alasan nya ?" tanya Ayumi pada Rafael, tapi Rafael langsung menunjuk papa Satya tanpa rasa takut.


" karena dia " setelah mengatakan itu Rafael pun berbalik dan membawa baby Al yang masih di gendong oleh ibunya.


" berhenti El " ucap papa Satya saat melihat Rafael yang hendak keluar dari ruangan ayami.


" selangkah saja kamu keluar dari ruangan ini saya berjanji akan membuat kamu dan keluargamu jatuh miskin melebih saat ini " ucap papa Satya karena tidak ingin anaknya kembali drop akibat ulah Rafael.


" MAS .. RAFAEL ... KEMBALIKAN BABY EL " ucap Ayumi yang tiba tiba saja turun setelah melepas paksa jarum infus yang terpasang di tangan kanannya sambil memegang pundak Rafael.


" El .. sebaiknya turuti apa yang di inginkan Ayumi, karena kelak anak anak itu akan selalu mencari orang tuanya " ucap Bu Silvi yang tiba tiba saja takut dengan ancaman yang di berikan Satya pada keluarga nya.


" NGGAK..


✍️✍️✍️ Mau kamu tuh apa si Rafael 😤😤 mau di bikin benar benar miskin 🤭😒😒


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.

__ADS_1


Love you moreeeee 😍😍 🌹


__ADS_2