Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Kejutan dari Ayumi....


__ADS_3

Sejujurnya Ayumi tidak sungguh sungguh merelakan dirinya di madu oleh Rafael, karena dapat Ayumi lihat jika rafael kini sudah sangat di kuasai oleh Bianca jadi akan jadi apa dirinya jika sampai Ayumi membiarkan Rafael dan Bianca menginjak injak harha dirinya.


Setelah Rafael pergi, Ayumi pun mulai menghubungi seseorang karena kini iya harus mulai bisa memproteksi diri dan juga melindungi hak hak anaknya kelak sebelum semuanya terlambat.


" halo om... Ayumi hanya ingin menyampaikan jika Ayumi kini sudah sangat yakin dengan keputusan yang Ayumi ambil, dan Ayumi yakin jika Ayumi tidak akan menyesali apa yang Ayumi putuskan " ucap Ayumi pada seseorang yang kini sedang Ayumi hubungi.


"..." ucap orang tersebut karena merasa lega saat Ayumi sudah mengambil keputusan yang sangat tepat.


" ya sudah om terimakasih sebelum nya" ucap Ayumi sebelum memutuskan sambungan telepon nya.


Ayumi yang akan pulang hari ini dari rumah sakit pun kini sedang menunggu kedatangan papa dan mamanya yang katanya akan datang menjenguk sekalian membawanya pulang kembali ke rumahnya dulu dimana di sana hanya ada kebahagiaan saja.


" kak.. " ucap yang baru saja datang langsung memeluk Ayumi yang begitu iya khawatirkan keadaanya.


" sudah.. Kaka juga sudah lebih baik, bahkan hati ini sudah bisa pulang " ucap Ayumi sambil tersenyum.


" kak.. pak Narendra pernah datang ke sini ?" mendengar pertanyaan Ica membuat Ayumi sedikit curiga pada Ica.


Ayumi hanya menggeleng karena terakhir dirinya melihat Narendra itu saat dirinya di larikan ke rumah sakit oleh Narendra, bahkan Narendra pun pergi tanpa pamit waktu itu.


" kakak sudah mau pulang ?" tanya Ica yang melihat Ayumi yang sudah tidak menggunakan seragam pasien lagi.


" iya lagi nungguin papa sama mama " ucap Ayumi tapi Ica malah penasaran dengan hubungan antara Ayumi dan suaminya saat ini karena menurut Ica harusnya suaminya yang menjemput Ayumi bukan kedua orang tua Ayumi.


" memang pak Rafael kemana kak ? kok sampai orang tua kakak yang jemput ?" tanya Ica yang tidak ingin semakin penasaran dan akhirnya dirinya yang malah berpikir yang bukan bukan.


" mas Rafael kerja, lain ngga penting juga jemput kakak " ucap Ayumi yang bersikap biasa saja.


Ica hanya bisa menatap iba pad kondisi rumah tangga Ayumi yang sedang di terpa badai dan seperti nya akan segera karam di telan gelombang.


Lain halnya dengan Rafael, setelah meninggalkan Ayumi di rumah sakit Rafael langsung menghubungi Bianca.


" hai sek si " ucap Rafael yabg biasa memanggil dengan panggilan itu jika sedang ada maunya.

__ADS_1


" ya mas ada apa ?" tanya Bianca yang tak biasanya rafael menelpon nya saat jam masuk kerja.


" kamu siap siap ya, kita ke luar kota dan jangan lupa bawa baju favorit mas yang berwarna merah terang ok " ucap Rafael langsung pada intinya.


" ok, mas mau jemput dimana ?" tanya Bianca yang sudah mulai paham dengan jika rafael membahas masalah lingerie pasti keduanya akan terkapar penuh peluh dan kenik matan.


" di rumah aja " ucap Rafael yang langsung menutup sambungan telepon tanpa menunggu jawaban dari Bianca.


" ada apa dengan mas Rafael, kenapa mas Rafael terlihat sangat bahagia ya " tanya Bianca pada dirinya sendiri, tapi tak ayal Bianca kini mulai bersiap dan tak lupa juga menyiapkan apa yang menjadi pakaian favorit suaminya ( menurut Bianca yang masih menolak fakta yang di ucapkan Ayumi ).


Hanya butuh waktu tiga jam setelah mengerjakan semua pekerjaan di kantor kini Rafael pun bersiap untuk menuju luar kota untuk urusan pekerjaan tapi sebelum itu Rafael menjemput Bianca terlebih dahulu sesuai janjinya tadi.


" hai sayang " ucap Rafael saat kaca mobilnya sudah iya turunkan tepat di samping Bianca.


Bianca pun memasuki mobil Rafael tapi lagi lagi Bianca tidak membawa Revan ikut serta bersama mereka.


" Revan kamu titip lagi ?" tanya Rafael yang sebenarnya senang jika Bianca tidak membawa Revan yang tentunya akan mengganggu dirinya memadu kasih dengan Bianca.


" iya biar kita bisa bebas ngapain aja " ucap Bianca yang sudah bergelayut manja di tangan Rafael.


" ke kota c, besok mas ada rapat dari pagi sampai siang " ucap Rafael menghentikan gerakan tangan Bianca yang mulai mengusik ulat yang mungkin akan menjadi ular sanca .


" tapi mas, bukan besok adalah waktu yang di berikan Ayumi sama kamu mas ?" tanya Bianca yang msih berharap Rafael meninggalkan Ayumi dan memilih dirinya.


" santai semuanya sudah bisa mas kendalikan agar kita semua bahagian " ucap Rafael yang kini mengecup punggung tangan Bianca.


Bianca pun sangat bahagia karena iya yakin jika Ayumi akan melepaskan Rafael.


" mas, mau kapan mas nikahin bi lagi ' tanya Bianca yang mengingat ucapan Ayumi waktu itu.


Rafael hanya menatap sekilas ke arah Bianca tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan Bianca.


Tapi baru saja Bianca akan bertanya lagi, kini mereka malah sudah sampai di sebuah hotel yang pernah Bianca dan suaminya lakukan.

__ADS_1


" ayo yang .. mas udah ngga tahan " ucap Rafael yang kini sudah membukakan pintu mobil buat Bianca dan tak segan rafael mengulurkan tangannya yang langsung di sambut oleh Bianca.


Kini keduanya sudah berada di dalam kamar hotel yang sudah rafael booking oleh nya sebelum dirinya berangkat ke luar kota tadi siang.


" yang.. mas udah ngga tahan " ucap Rafael yang langsung mulai penelusuran leher jenjang Bianca sedangkan Bianca hanya Menikmati apa yang di lakukan Rafael padanya.


" uh... kamu sangat luar biasa bi ..'' ucap Rafael yang masih berada di atas Kungkungannya.


drrrtt drrrtt


Handphone Rafael pun berbunyi disaat tinggal sedikit lagi Rafael berpacu mendapatkan pelepasan secara bersamaan dengan Bianca.


drrrtt drrrtt


" mas angkat dulu " ucap bianca yang masih terus memegang kendali di atas tu buh Rafael dan berharap yang menelpon adalah Ayumi.


Rafael pun mengikuti saran Bianca yang menyuruhnya mengangkat sambungan telepon yang ternyata dari ayah ya sendiri.


" halo El " sapa ayah Candra yang mulai mengenali suara yang tidak terlihat itu.


" kamu benar benar sudah gila El !!" ucap ayah Candra yang semakin kecewa pada putranya yang sepertinya otak Rafael sudah terjun bebas ke selang jangan Bianca.


" BERHENTI DULU RAFAEL SAMUDRA " teriak ayah Candra pada putranya karena masih terdengar jelas suara deru nafas yang entah dri nafas siapa.


Setelah tidak mendengar lagi deru nafas yang tidak beraturan lagi, ayah Candra pun kembali melanjutkan aksinya.


" Ayumi melayangkan gugatan cerai untuk mu dan Ayumi bahkan menyertakan Poto dan video kalian sebagai bahan pertimbangan untuk hakim.


" apa yah ... CERAI..


✍️✍️✍️ nah kan gimana tuh rasanya saat berada di atas tu buh wanita lain trus mendapat kabar jika istri sahnya mengajukan gugatan cerai.. 🤭🤭


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2