
" maksud kedatangan ku kesini hanya ingin meminta maaf atas apa yang pernah aku lakukan padamu.. " ucap Bianca yang kini tak berani menatap Ayumi.
Kini telah hilang Bianca yang angkuh dan sombong dimana iya pernah berucap kasar pada Ayumi, yang ada hanya Bianca wanita yang sudah menyesali setiap kesalahan yang pernah iya perbuat pada Ayumi dalam keadaan sadar.
Ayumi menatap ibunya yang ada di sampingnya, memastikan jika dirinya memang tidak salah mendengar semua ucapan Bianca.
" aku tau mungkin kamu tidak percaya dengan apa yang sudah aku katakan tadi, tapi aku bersungguh sungguh ingin meminta maaf " ucap Bianca yang kini sudah mengangkat wajahnya menatap Ayumi agar Ayumi percaya.
" jika perlu aku akan bersujud di kakimu " ucap Bianca yang langsung beranjak dari duduknya berpindah ke hadapan Ayumi.
" jangan.. " ucap Ayumi memegang pundak Bianca yang mencoba berlutut di hadapan nya.
" aku bukan tuhan yang berhak menghukum seseorang, dan aku juga bukan tuhan yang berhak di perlakukan seperti itu " ucap ayumi yang sebenarnya memiliki hati yang sangat lembut.
" aku sadar dengan aku meminta maaf tidak bisa mengembalikan kebahagiaan yang pernah aku rusak dan juga tidak akan bisa mengembalikan rumah tangga mu yang sudah hancur, tapi aku sungguh menyesali semuanya " ucap Bianca lagi.
" aku dan mas Rafael sudah benar benar berpisah, bahkan sebelum kami berpisah mas Rafael menghadiahkan ku sebuah tamparan yang membuatku sadar atas apa yang aku lakukan " ucap Bianca dan Ayumi serta mama Aisyah pun kini melihat jelas pipi Bianca yang terlihat sedikit bengkak.
" apa itu saja tujuan kamu datang menemui Ayumi ?" ucap mama Aisyah yang tidak mudah percaya pada maksud Bianca.
" jika boleh aku ingin bisa di ajari bagaimana menjadi wanita yang mandiri yang tidak bergantung pada orang lain terlebih untuk masalah finansial " ucap Bianca malu.
Ayumi tersenyum mendengar apa yang di ucapkan Bianca karena menurut Ayumi ini adalah awal yang baik dimana Bianca yang ingin hidup mandiri memang harus ada dukungan dari sekitar dan Ayumi putuskan akan membantu Bianca.
" keahlian apa yang kamu punya " tanya Ayumi yang berniat membantu Bianca dan tentunya membantu Revan putra dari Bianca dan juga mendiang suaminya.
" entahlah.. sedari dulu Adrian terlalu memanjakan ku " ucap Bianca malu.
" gimana kalo kamu bantu Ica di toko kue aja, lagian kalo kerja di situ kamu juga kan bisa bawa Revan agar masih bisa kamu awasi " ucap Ayumi tanpa pikir panjang apa lagi curiga pada Bianca.
__ADS_1
" tapi sayang bagaimana jika dia ingin berbuat jahat lagi sama kamu " ucap mama Aisyah sambil berbisik tapi masih terdengar oleh Bianca.
" mungkin tak akan mudah buat ibu percaya sama saya tapi saya sungguh sungguh ingin berubah menjadi lebih baik lagi, dan juga ingin menjadi wanita yang mandiri agar tidak kembali merusak kebahagiaan wanita lain demi mencukupi kebutuhan saya " ucap Bianca yakin.
" baik lah saya percaya sama kamu, tapi lihat saja jika sampai kamu kembali menusuk anak saya dari belakang jangan salahkan saya akan membunuhmu " ucap mama Aisyah.
Sedangkan Ayumi yang mendengar gertakan dari mama Aisyah pun tersenyum simpul karena jangankan membunuh orang mengusir kucing masuk saja perlakuan mama Aisyah sangat halus.
" terima kasih Bu.. Ayumi, saya tidak akan berjanji tapi saya akan berusaha memanfaatkan kesempatan yang kalian berikan untuk bisa menjadi wanita yang lebih baik lagi.
flashback off
Sebagi pengantin baru tidak banyak yang bisa Narendra lakukan, karena iya menyadari jika yang iya nikahi adalah wanita yang masih dalam keadaan nifas yang memiliki dua anak kembar yang masih sangat membutuhkan perhatian ibunya.
" mi... biasanya kalo malam baby Al dan Ay bangun berapa kali semalam ?" tanya Narendra saat dirinya dan Ayumi sudah berada di dalam kamar Ayumi karena malam sudah menyelimuti sebagian bumi ini.
" tergantung kadang dua kali kadang tiga kali kadang setiap jam " ucap Ayumi yang ingin mengerjai suaminya.
" hubby ... umi bersihin dulu ini ya " ucap Ayumi malu karena perlakuan manis Narendra padanya, bagaimana tidak Narendra menarik Ayumi dan mendudukkannya di pangkuan Ayumi.
" bersihin nya di sini aja ya " ucap Narendra yang tidak ingin jauh dari Ayumi.
" by.. Ayumi masih nifas.. dan masih harus menunggu satu bulan lebih " ucap Ayumi yang mendadak tidak enak pada suaminya.
" hubby tau dan hubby menerima kamu apa adanya, dan hubby tidak akan meminta lebih hanya ingin memeluk kamu seperti ini " ucap Narendra.
" sini hubby bantu bersihin make up umi " ucap Narendra yang langsung mengambil alih alat make up Ayumi dan meletakan Ayumi di sampingnya.
Ayumi membiarkan Narendra melakukan apa yang ingin iya lakukan, karena Ayumi tidak ingin kesalahannya dulu terulang kembali dimana dirinya tidak mengerti dengan apa yang di inginkan suaminya sehingga suaminya mencari dari wanita lain.
__ADS_1
" ah.. wajah ini yang paling hubby suka " ucap Narendra sambil menciumi setiap inci di wajah Ayumi yang akhirnya mendapatkan di bibir tipis Ayumi yang sedari tadi terus menari nari di mata Narendra.
Ayumi hanya memejamkan matanya menikmati apa yang suaminya lakukan meski hanya berciu man saja yang bisa mereka lakukan.
" umi harap hubby bisa bersabar " ucap Ayumi yang merasa kasihan dengan Narendra saat dirinya di dudukan kembali di pangkuan Narendra sesuatu yang mengganjal sangat terasa oleh Ayumi.
" hubby laki laki yang penuh dengan kesabaran " ucap Narendra sambil membelai bi bir Ayumi yang baru saja iya jelajahi.
" tapi hubby tidak yakin kamu bisa bersabar atau tidak " ucap Narendra saat mengingat tadi dimana nafas Ayumi yang begitu memburu hanya dengan ci uman saja.
Ayumi malah menenggelamkan wajahnya di dada suaminya karena sejatinya iya yang pernah merasakan indahnya surga dunia pun
sangat menginginkan nya terlebih sudah lebih dari delapan bulan iya tidak melakukan nya.
Lain halnya dengan Rafael yang kini tinggal di asrama putra di sebuah pesantren, Rafael benar benar memperdalam ilmu agama bahkan tak jarang Rafael menangis dalam sujud nya saat semua dosa dan kesalahan teringat jelas dalam benaknya.
Sungguh suatu penyelesaian terbesar dalam diri Rafael saat dirinya menukar haknya sebagai seorang ayah hanya karena keserakahan nya pada harta yang tidak lah seberapa.
" Ayumi.. apa mungkin kamu akan mengijinkan mas menemui mereka " ucap Rafael saat melihat status Ayumi bersama anak anaknya dan juga suami barunya Narendra.
" mas baru menyadari jika mas baru sekali saja menggendong baby Al bahkan mas belum pernah menggendong baby Ay...
✍️✍️✍️ menghukum seorang pendosa itu tidak harus dengan dimiskinkan orang tersebut, tapi dengan mengambil hal yang paling berharga dalam hidupnya..
😒baru sadar kan kalo belum pernah gendong baby Ay 😒😒
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
__ADS_1
love you moreeeee 😍😍🌹