
" JUJUR SAJA AYUMI JIKA KITA MEMANG SAMA SAMA BERSELINGKUH !! "teriak Rafael saat Ayumi masih memilih diam dari pada menyanggah tuduhan yang di berikannya.
Tanpa menjawab Ayumi memilih meninggalkan Rafael yang malah semakin frustasi dengan sikap diam Ayumi.
" sebaiknya kamu pergi El, sebelum papa benar benar kehilangan kesabarannya " ucap papa Satya yang masih mencoba menahan diri untuk tidak menghajar Rafael karena persahabatan nya dengan ayah dan ibu Rafael.
" jadi benar kan kalo Ayumi juga selingkuh !!" ucap Rafael yang masih menatap kepergian Ayumi.
plakk
Papa Satya langsung menampar wajah Rafael yang mencari kambing hitam dari kesalahan yang iya perbuat.
" JAGA BICARAMU RAFAEL SAMUDRA " ucap papa Satya sambil mencengkram kerah baju Rafael.
" sebagai laki laki harusnya kamu bisa mengakui kesalahan yang kamu perbuat, jangan malah mencari kambing hitam untuk bisa membuat dirimu benar "
Setelah mengucapkan itu papa Satya pun melepaskan cengkraman tangan nya dari pakaian Rafael dan memilih pergi meninggalkan menantunya yang sudah sangat melukai hati putrinya.
Rafael pun pergi setelah tidak mendapat jawaban atas semua pertanyaan yang iya tanyakan pada Ayumi.
Sedangkan papa Satya langsung melihat ke kamar Ayumi untuk melihat kondisi putrinya.
" sayang.. kamu sedang apa ?" tanya papa Satya pada putrinya yang seperti nya sedang berkemas.
" Ayumi hanya ingin menginap beberapa hari di toko Ayumi " ucap Ayumi yang masih mengemasi beberapa pakaian nya di temani sang ibu.
Papa Satya menatap istrinya yang hanya bisa melihat ke arahnya sambil menyeka air mata nya mengalir di pipinya, yang memikirkan nasib rumah tangga Ayumi yang sepertinya menguras emosi dan air mata terlebih saat ini Ayumi juga sedang mengandung.
" tapi sayang, di sana tidak ada yang bisa menjagamu seperti saat di sini, apalagi jika nanti Rafael ataupun wanita licik itu tiba tiba saja datang dan kembali mengusik mu " ucap mama Aisyah yang masih belum bisa melepaskan Ayumi untuk tinggal sendiri.
" mama sama papa tenang saja, Ayumi pasti bisa jaga diri " ucap Ayumi berusaha menenangkan papa dan mamanya.
__ADS_1
" tapi mungkin selama beberapa hari ini Ayumi akan mematikan sambungan telepon karena Ayumi butuh ketenangan " ucap Ayumi yang sudah selesai berkemas.
" pah... " mama Aisyah menatap suaminya berharap suaminya bisa menghentikan Ayumi yang semakin keras kepala.
" Ayumi berangkat mah, pah " ucap Ayumi sambil mengulurkan tangannya untuk berpamitan. tapi mama Aisyah malah menepuk putrinya yang lebih baik menyendiri dari pada berbagi beban dengan nya.
" kamu harus kuat sayang, jika bukan buat kami, kamu harus tetap kuat buat anak yang ada dalam kandungan kamu " Ayumi hanya bisa mengangguk dalam pelukan ibunya.
Papa dan mama Ayumi hanya mengantar Sampai ke depan pintu rumah mereka karena Ayumi tidak ingin mereka mengantar nya sampai ke toko.
" mah, pah.. Ayumi berangkat dulu ya " saat taksi online yang Ayumi pesan sudah sampai di depan rumah Ayumi.
" sayang, kenapa kamu tidak membawa mobil mu " tanya papa Satya yang malah mencurigai jika Ayumi akan pergi jauh bukan ke toko miliknya.
" Ayumi hanya tidak ingin mas Rafael tau jika Ayumi menginap di toko kue " ucap Ayumi sambil memasuki taksi online pesanan nya.
Taksi online yang membawa Ayumi pun melesat menuju kota tujuan dimana Ayumi memilih kota itu untuk bisa menenangkan diri.
" pah.. apa papah percaya jika Ayumi akan menginap di toko kue nya ?" tanya mama Aisyah yang kini sudah memasuki rumahnya.
Jika di rumah papa Satya dan mama Aisyah masih terus memikirkan putrinya, lain halnya Ayumi yang memilih menepi dari segala emosi dan air mata yang akhir akhir ini menghantui dirinya
" pak boleh kita ganti alamat tujuan " tanya Ayumi yang sudah memikirkannya saat mulai memasuki taksi online.
" baik .. mau ke mana non " tanya supir taksi itu bersikap lembut karena melihat Ayumi yang dari tadi terlihat sangat murung.
" ke danau di taman kota pak " supir taksi pun mulai melajukan mobilnya ke arah yang tadi di sebutkan Ayumi, meski tujuan Ayumi kali ini lebih jauh dari titik awal tapi supir taksi itu tetap mengantarkannya.
Jika Ayumi masih dalam perjalanan menuju ke tempat yang bisa membuatnya lebih baik, lain halnya dengan Rafael yang baru saja tiba di rumah nya dengan Ayumi tapi kini di tempati oleh diri nya dan Bianca.
" mas, kamu dari mana sih ?kenapa lama sekali ?" tanya Bianca karena Rafael pergi lebih dari empat jam.
__ADS_1
" dari rumah Ayumi " ucap Rafael cuek, sambil meninggalkan Bianca yang langsung mengikutinya.
" buat apa ?" tanya Bianca yang masih terus mengikuti Rafael, tapi Rafael masih saja berjalan ke arah ruang makan dan mengambil gelas untuk ya minum.
" untuk apa mas menemui wanita itu ?" tanya Bianca yang tiba tiba saja cemburu mengetahui jika Rafael menemui Ayumi.
" untuk menanyakan tabungan masa depan kami dan juga kenapa dia menjual rumah ini " ucap Rafael agar bianca berhenti mengikutinya.
" lalu hasilnya ?" tanya Bianca antusias berharap Rafael memberikan kabar gembira untuk nya.
" mas akan kasih tau setelah kita menikmati siang yang menggelora sebelum kita keluar dari rumah ini "
Setelah mengucapkan itu Rafael langsung menggendong Bianca ala bridal style menuju kamar tamu ya g iya isi selama satu bulan ini, jika kalian menanyakan kenapa Rafael tidak tinggal di kamarnya dengan ayumi, itu karena Ayumi yang mengunci kamar nya sebelum iya pergi dari rumah ini.
" ayah.. mama kenapa ?" tanya Revan yang melihat mamanya yang masih berada dalam gendongan Rafael.
" ayah ada urusan sama mama di kamar, Revan main dulu ya sama bibi " ucap Rafael yang langsung memasuki kamarnya setelah Bianca membuka pintu kamar tamu.
Rafael melemparkan Bianca tepat di tengah tengah tempat tidur mereka yang sebentar lagi akan kembali acak acakan karena ulah keduanya.
" mas ingin kamu memu askan mas siang ini sampai mas benar benar puas " ucap Rafael yang langsung menerkam Bianca yang sudah siap bahkan Bianca membuka sendiri pakaiannya agar memudah kan Rafael bermain dengan tu buhnya.
" mas tenang saja, bi akan membuat mas tidak memiliki waktu untuk memikirkan wanita lain selain bi " ucap bianca yang langsung mengambil alih permainan.
Bianca berfikir jika Rafael memiliki hasil yang memuaskan saat menemui Ayumi tadi, jadi Bianca pun memberikan pelayanan yang sangat spesial untuk Rafael pada siang ini.
" kamu memang sangat luar biasa bi.. apalagi gua milikmu yang paling mas suka, yang membuat mas mabuk kepayang karenanya " ucap Rafael yang baru saja mendapatkan pelepasan yang sangat luar biasa berkat usaha Bianca yang menyenangkan dirinya.
✍️✍️✍️ Bianca di kadalin sama buaya 🤭🤭😜
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
love you moreeeee 😍😍🌹