Anak Genius: Mendadak Jadi Mommy

Anak Genius: Mendadak Jadi Mommy
Bab 59


__ADS_3

Hari semakin siang. Matahari semakin terik saat berada di puncaknya, hawa panas menyelimuti hampir semua wilayah Indonesia, termasuk Jakarta. Di salah satu ruangan gedung pencakar langit, seorang pria sedang memijat pelipisnya sembari melihat beberapa lembar foto yang berjajar rapi di atas mejanya. Kedua matanya sesekali melirik wanita paruh baya yang memberikan foto tersebut kepadanya.


"Maksud Amma apa?" tanya Arkan pada Nyonya Park.


"Nggak ada maksud apa-apa, aku hanya memberi tahu bahwa Rose tidak sebaik yang kau kira. Kau lihat sendiri jika dia sedang berpelukan dengan pria lain." Nyonya Park menunjuk beberapa foto yang dia letakkan di atas meja Arkan. Ada sebuah kepuasan di dalam hatinya ketika Arkan terlihat kesal, semoga saja rencananya berhasil untuk menggagalkan pernikahan Arkan dan Rose.


Arkan mengambil 4 foto tersebut lalu menjadikannya satu, kemudian menatap Nyonya Park dengan datar, "jadi Amma sengaja mengikuti Rose demi mendapatkan foto ini?" tanya Arkan dengan nada pelan tapi penuh penekanan.


Nyonya Park awalnya gugup setengah mati saat mendapatkan pertanyaan seperti itu, akan tetapi dia berusaha untuk bersikap biasa saja agar Arkan tidak curiga, "Iya, aku sengaja mengikutinya karena aku ingin membuktikan kalau dia bukan wanita yang baik untukmu dan juga untuk Mika!" Nyonya Park memberikan alasan pada Arkan.


"Kamu tidak ingin berbuat sesuatu? Dia sudah ketahuan selingkuh loh!?" tanya Nyonya Park saat melihat Arkan diam, tidak berkomentar dengan alasan yang dia berikan.


"Hanya foto saja tidak cukup untuk membuktikan kalau Rose berselingkuh dariku. Lagi pula aku kenal dengan pria di foto itu," jawab Arkan seraya menghela nafas panjang.

__ADS_1


Mendengar jawaban Arkan tentu saja membuat Nyonya Park sangat kecewa dan sangat tidak puas. Dia mengepalkan kedua tangannya dengan kuat, seraya berpikir dengan cepat agar Arkan membatalkan pernikahannya dengan Rose. Tiba-Tiba sebuah ide melintas di benaknya. Untuk kali ini Arkan pasti akan mendengarkannya.


"Oh, ternyata kau sudah kenal dengan pria tersebut. Apakah dia saudaranya Rose? Kenapa bisa se-akrab itu? Apakah kau tidak khawatir kalau pria tersebut bisa saja merebut Rose darimu?" Nyonya Park melontarkan berbagai pertanyaan yang terkesan menyudutkan Arkan.


Arkan diam tak bersuara seraya menatap Nyonya Park dengan ekspresi yang tidak terbaca. Melihat hal tersebut tentu saja membuat Nyonya Park bertambah kesal.


"Lupakan semua pertanyaanku yang tidak penting ini!" ucap Nyonya Park tersenyum sinis, kemudian dia kembali berbicara, "Arkan, apakah kau melupakan sesuatu? Jika di tanggal pernikahanmu dengan Rose bertepatan dengan tanggal wafat-nya istrimu!" ucap Nyonya Park menatap tajam Arkan.


"Amma, nggak nyangka kalau kau akan melupakan mendiang istrimu secepat ini! Ingat Arkan, mendiang istrimu adalah putriku yang telah memberikanmu malaikat kecil yaitu Mika! Seharusnya kamu nggak melangsungkan pernikahan ini!" lanjut Nyonya Park, terus menghasut menantunya itu.


Tok ... Tok ...


Obrolan mereka terjeda ketika mendengar suara ketukan pintu dari luar ruangan. Bams memasuki ruangan tersebut sambil membawa berkas di tangannya. Pria berpakaian koboi itu terkejut saat melihat mak lampir berada di sana. Sepertinya Arkan dan Mak lampir itu sedang membicarakan sesuatu yang serius, terlihat jelas dari ekspresi wajah keduanya yang terlihat tegang dan keras.

__ADS_1


"Maaf, mengganggu, saya hanya ingin menyerahkan laporan ini," ucap Bam dengan sopan, seraya meletakkan berkas yang dia bawa ke atas meja Arkan.


"Amma pulang, ingat perkataanku, Arkan!" tegas Nyonya Park, menatap Arkan penuh ancaman, lalu segera keluar dari ruangan tersebut tanpa mengatakan apa pun lagi.


Bams menatap Nyonya Park yang sudah keluar dari ruangan tersebut, lalu beralih menatap Arkan yang duduk seperti patung di balik meja kerja.


"Ada apa? Apa yang mak lampir itu lakukan di sini?" tanya Bams tanpa basa-basi.


***


Gimana pagi ini? Emosi nggak habis baca part Mak Lampir? 🤣


Jangan lupa tinggalkan jejak cinta ya❤

__ADS_1


__ADS_2