Anak Genius: Mendadak Jadi Mommy

Anak Genius: Mendadak Jadi Mommy
Bab 75


__ADS_3

Suara rintihan kenikmatan bercampur kesakitan terdengar di setiap sudut kamar hotel tersebut. Rose memejamkan kedua matanya sembari menggigit bibirnya dengan kuat ketika merasakan benda tumpul menerobos masuk ke dalam lembahnya.


"Ah ... sakit!" Rose memekik seraya membuka kedua matanya dengan lebar seraya mencengkram kuat  bahu suaminya. Kedua matanya berkaca-kaca saat suaminya telah berhasil menjebol gawangnya. Rasa sakit luar biasa berkumpul menjadi satu titik di tubuhnya hingga rasa sakit itu seolah menjalar ke jantungnya.


Jika Rose merasa kesakitan berbeda dengan Arkan yang merasa nikmat tiada terkira. Pria tersebut memandang wajah cantik istrinya kemudian melabuhkan kecupan-kecupan lembut dan berakhir mellumat bibir Rose dengan penuh gairah, kemudian Arkan mulai menggerakan senjatanya  pelan dan penuh kelembutan agar istrinya tidak merasakan kesakitan.


"Shhh." Rose mendesis seperti ular ketika suaminya mulai bergerak naik turun di atas tubuhnya. Kedua matanya kembali terpejam bersamaan Arkan mencumbunya penuh gairah.


Arkan mengerang tertahan sambil memasukkan pucuk dada istrinya ke dalam mulutnya, tanpa menghentikan gerakan maju-mundur di bawah sana. Rintik-Rintik kenikmatan mulai menyebar keseluruh tubuhnya, membuat Arkan semakin bergairah.


Beberapa saat kemudian. Rose mulai mengimbangi gerakan Arkan, rasa sakit yang dia rasakan mulai memudar dan tergantikan dengan rasa nikmat yang sulit untuk di jelaskan.


"Ahh  ahh." Rose terus mengeluarkan suara indahnya seirama dengan hentakan dan hujaman yang di berikan oleh suaminya.


"Ah ... sayang." Arkan mengerang nikmat saat merasakan lembah istrinya sangat sempit, menggigit dan membuatnya candu. Sudah lama dia tidak merasakan surga dunia seperti  ini membuatnya tidak ingin berhenti. Kemudian dia menundukkan kepala, mencaplok bibir Rose dengan buas. Senjatanya di bawah sana terus menghujam lembah istrinya dengan tempo cepat.

__ADS_1


"Ahhh... sayang, aku rasanya mau pipis," racau Rose sambil menggigit bibirnya sangat kuat.


"Tahan, sayang." Arkan semakin mempercepat gerakannya di bawah sana, hingga suara percintaan mereka terdengar menggema di dalam kamar tersebut. Hingga pada akhirnya pasangan suami istri itu melenguh dan mengerang bersamaan bertanda kalau mereka telah mencapi pelepasan bersama.


CRUT!


Arkan memaju mundurkan senjatanya dengan gerakan pelan ketika menumpahkan cairannya ke dalam rahim istrinya. Setelah merasa tuntas, Arkan segera menarik senjatanya dari lembah istrinya secara perlahan. Arkan diam sejenak, kedua matanya terpaku menatap darah segar mengalir di area inti istrinya. Arkan merasa sangat bahagia dan bangga karena dia adalah pria pertama untuk istrinya.


"Terima kasih, sayang," ucap Arkan lalu mengecup bibir istrinya sekilas, kemudian mengambil beberapa lembar tisu untuk membersihkan sisa percintaan mereka. Setelah selesai, ia membuang tisu tersebut ke tempat sampah.


Wajah Rose memanas ketika melihat senjata suaminya gondal-gandul di depan matanya, "sayang, bisakah kamu memakai celanamu? Aku malu," cicit Rose seraya menangkup wajahnya yang merona merah.


"Malu kenapa? Bukankah kamu baru saja merasakannya?" Arkan menggoda istrinya yang terlihat malu melihat senjatanya yang masih berdiri tegak.


"Sayang!" Rose benar-benar sangat malu karena ini pertama kalinya melihat burung garuda yang ternyata sangat besar, gagah perkasa dan berurat.

__ADS_1


Arkan menjadi sangat gemas melihat sikap istrinya yang malu-malu seperti ini. Sebenarnya dia ingin nambah lagi, tapi dia tega melakukannya mengingat hal ini adalah pengalaman pertama istrinya. Masih banyak waktu untuk melakukannya maka dari itu Arkan menahan dan meredam gairahnya yang kembali naik ke pucuk kepala.


"Malam ini lap saja, jangan mandi karena sudah terlalu malam." Arkan berkata lembut pada istrinya.


Rose mengangguk patuh, lalu mengulurkan kedua tangannya pada Arkan, berharap suaminya itu membantunya berdiri.


Arkan tersenyum lebar, dia tidak meraih kedua tangan istrinya, melainkan langsung menggendong istrinya ala bridal style menuju kamar mandi.


*


*


Kalau kurang panas bacanya sambil berjemur di tengah lapangan, auto hot jeletot🤣🤣🤣


Minta kopi sama setangkai bunga mawar sebagai kado pernikahan untuk Rose dan Arkan 😄😄❤

__ADS_1


__ADS_2