
Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, di mana Arkan dan Rose melangsungkan pernikahan di sebuah Hotel mewah terletak di pusat Kota. Ballroom hotel mewah tersebut telah dipenuhi tamu undangan yang sudah duduk rapi di kursi yang sudah di sediakan. Keluarga besar Gerry dan Allegra dari Italia juga turut hadir di pesta pernikahan tersebut. Ada Daddy Dante, Mommy Hana, Uncle Dom dan Lily, dan masih banyak lagi. Termasuk dua saudara kembar Arkan, dan kedua teman Rose juga hadir menghadiri pernikahan mewah tersebut.
Dekorasi pernikahan mewah itu bertema pink, biru, dan putih memberikan kesan romantis dan feminin, di tambah lagi rangkaian bunga yang cantik dan sempurna di area ballroom hotel, centerpiece di meja resepsi, dekorasi pada meja pengantin, dan di area-area lainnya membuat pesta pernikahan tersebut semakin terlihat memukau. Di tambah lagi bunga-bunga berwarna putih yang dikombinasikan dengan warna hijau, biru, dan pink untuk memancarkan suasana segar dan asri. Warna pink juga diaplikasikan pada napkin, taplak meja, runner, chair sash dengan menambah untaian kristal serta aksentuasi warna emas untuk memberi kesan modern dan elegan pada pesta pernikahan tersebut.
Arkan dan Rose telah sah menjadi pasangan suami istri, dan saat ini mereka sedang berdiri di atas pelaminan untuk melakukan sesi foto pernikahan, dan tentunya ada Mika di antara mereka berdua. Arkan dan Rose, hari ini sangat tampan dan cantik dengan balutan baju pengantin mewah melekat di badan keduanya. Senyum terus terukir di wajah pengantin baru itu.
"Kamu cantik banget hari ini," puji Arkan pada Istrinya yang full make-up, terlihat sangat cantik dan menawan.
"Makasih, kamu juga tampan," balas Rose, tersenyum malu.
__ADS_1
"Ehem!!! Kenapa kalian sejak tadi bisik-bisik terus?!" protes Mika yang berada di tengah-tengah kedua orang tuanya. Gadis kecil dan cantik itu mendongak, menatap kedua orang tuanya secara bergantian sambil cemberut, seolah meminta penjelasan pada orang tuanya.
Arkan dan Rose saling pandang, kemudian saling melempar senyum tanpa menjelaskan pada putri mereka. Melihat respon kedua orang tuanya, tentu saja bibir Mika bertambah manyun 5 centimeter.
Tuan Park sangat bahagia saat melihat putrinya telah menemukan tambatan hati yang tepat. Tak terasa air matanya menetes tanpa di minta, tapi dia segera menghapusnya agar tidak di lihat istrinya yang duduk di sampingnya.
Di sisi lain, Ibu Sita tak kalah bahagia, wanita yang sudah tidak muda lagi itu duduk satu meja dengan besannya.
Allegra menggenggam erat tangan Ibu Sita, seolah menyalurkan ketenangan pada besannya itu. "Hari ini adalah hari yang sangat bahagia untuk kita semua, lalu kenapa kau menangis?" tanya Allegra yang kini mengusap punggung Ibu Sita penuh kelembutan.
Allegra dan Gerry yang mendengar perkataan ibu Sita pun turut terharu. Kemudian mereka berdua memberikan semangat pada ibu Sita.
"Hari ini sepertinya kau sangat puas melukai hatiku!" Disisi lain Nyonya Park menggerutu pada suaminya, pasalnya hari ini Tuan Park menjadi wali pernikahan Rose. Dan Nyonya Park masih tidak ikhlas akan hal tersebut, meski suaminya adalah ayah kandung dari Rose.
"Diam, Ji Woo! Jangan membuat kesabaranku habis!" sentak Tuan Park tertahan.
"Ck!" Nyonya Park menanggapinya dengan decakan kesal saja.
__ADS_1
*
*
Acara sesi foto pengantin dan foto keluarga telah selesai, kini saatnya pengantin baru menyapa para tamu undangan dari meja satu ke meja lainnya. Termasuk menyapa para pembaca setia yang lagi mesam-mesem sambil menunggu menu makanan tiba dan disajikan di atas meja.🤣
"Aku sangat lelah," bisik Rose pada pria yang sudah menjadi suaminya ini.
"Aku akan memijatmu saat sampai di kamar nanti," balas Arkan berbisik seraya mengerlingkan sebelah matanya dengan nakal.
Mendengar jawaban suaminya membuat seluruh tubuh Rose merinding, dan jantungnya tiba-tiba berdetak sangat cepat.
***
Happy wedding buat Mas Wedus dan Mbak Mawar💗
Untuk kadonya, cukup berikan gift yang banyak ya😂😂🥰
__ADS_1