Anak Genius: Mendadak Jadi Mommy

Anak Genius: Mendadak Jadi Mommy
Bab 85


__ADS_3

Ting!


Bunyi notifikasi ponsel Arkan yang tergeletak di dekat bantal mengganggu pemiliknya yang sedang tidur pulas. Arkan meraih ponselnya, di lihat jam digital yang terpampang di layar ponsel tersebut dan waktu sudah menunjukkan jam 8 malam. Arkan mendudukkan diri seraya mengucek kedua matanya lalu  menatap layar ponselnya lagi dengan lekat, dia mendapatkan pesan dari Willia.


"Bisa bertemu sebentar di Villa? Aku ingin berbicara penting." Kurang lebih seperti itu pesan singkat dari Willia.


"Bicarakan  melalui pesan saja! Aku tidak bisa meninggalkan istriku sendirian. Arkan membalas pesan tersebut, lalu meletakkan ponselnya kembali ketempatnya. Dia merebahkan diri di samping Rose lalu menarik istrinya dalam dekapan hangatnya.


"Aku lelah! Jangan sentuh aku!" Rose melepaskan dekapan suaminya, karena dia takut kalau suaminya minta jatah lagi. Tubuhnya saat ini benar-benar lelah, lemas dan tidak bertenaga. Pasalnya suaminya tadi minta tambah lagi hingga membuatnya seperti ini.


"Kau tidak mau bangun? Kita sudah melewatkan jam makan malam loh," bisik Arkan seraya mengecup bibir manis istrinya.


"Laper, tapi aku capek," rengek Rose manja seraya mendusel dada bidang suaminya yang peluk-able dan membuatnya selalu merasa aman dan nyaman.

__ADS_1


Arkan tertawa pelan melihat tingkah istrinya seperti anak kucing yang sedang mencafri kehangatan, "aku akan menelepon layanan hotel. Untuk malam ini kita makan malam di sini, di atas ranjang yang seperti kapal pecah ini," jawab Arkan sembari mencubit gemas hidung mancung istrinya.


"Oke! Tapi, aku mau pakai baju dulu." Rose ingin beranjak bangun akan tetapi di tahan suaminya.


"Tidak perlu. Aku suka melihatmu seperti ini." Arkan berkata seraya menyibakkan selimut yang menutupi tubuh keduanya yang polos tanpa sehelai benang. Kedua mata Arkan terlihat berbinar saat melihat tubuh polos dan sexy milik istrinya yang di penuhi dengan jejak kepemilikannya.


"Sayang!" protes Rose seraya menepis tangan suaminya yang akan menyentuh pucuk dadanya. "Jangan sentuh aku untuk malam ini saja. Aku ingin beristirahat sebentar, kau 'kan sudah janji!" rengek Rose sambil mengerucutkan bibirnya sebal, karena Arkan selalu saja mempunyai banyak cara untuk menjamah tubuhnya.


"Ahhh ..." Rose yang awalnya tidak mau, akhirnya pasrah dan menikmati permainan suaminya.


*


*

__ADS_1


Wiliia tampak frustrasi setelah membaca balasan dari Arkan. Wanita cantik itu mengambil satu botol bir dari dalam lemari es, lalu membuka penutup minuman tersebut menggunakan giginya.


Glek


Glek


Willia menenggak minuman tersebut dari botolnya langsung. Setelah beberapa kali meneggak minuman beralkohol itu, Willia menghembuskan nafasnya dengan kasar seraya mengambil rokok dan korek api yang tersimpan di dalam kantong celananya.


"Sial banget hidupku!" umpat Willia seraya menyulut ujung rokoknya dengan korek apinya. Dia menghisap asap rokok tersebut dengan kuat lalu menghembuskannya melalui hidung dan mulutnya.  "Tapi, aku nggak boleh diam seperti ini!" gumamnya dengan sebatang rokok menyala yang menyelip di antara bibir sexy-nya.


***


Jangan lupa like dan komentarnya Bestie. Mau mengumpati Willia juga boleh, tapi mengumpat dengan cara elegan saja ya. Wk wk wk 🤣

__ADS_1


__ADS_2