Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Kesal


__ADS_3

Sreettt (anggap aja suara kursi muter yahh)


Dan betapa terkejutnya seorang clara ketika melihat orang dihadapannya


"Owhh i..iiyy..iyaa ampunnn" ucap clara reflek sambil menutup mulutnya karena menyadari apa kesalannya.


"Apa ada yang salah" tanya orang itu


"Ti...tii...tidak pak, hanya saja... sa.. saayaaa...." clara tidak mampu melanjutkan kalimatnya takut perkataannya akan membawa masalah


"Katakan.." kata orang itu tegas dengan suara beratnya..


"Anuu pak....." kemudian clara terdiam tidak tau apa yang harus dia katakan lagi, mana mungkin dia bilang kok bapak masih muda? Kok bapak ganteng sih? Kok badan bapak bagus? Bisa habis dia sama mamas ganteng di depannya.!!


"Dasar ana dia bener-benar sudah membuat otakku berfikiran yang macam-macam..!! Gendut lah, ubanan, lah, tua lah dan lain-lain. Ternyata bentuknya begini bikin grogi aja" pikir clara dalam hati


"Hello, jika tidak ada yang mau disampaikan bisa keluar sekarang..!! Pintu keluar sama dengan pintu masuk disebelah sana" ucap si mamas tampan dengan nada beratnya. Ya mungkin saya dia sangat kesal akan tindakan clara tadi


"Eh maaf pak, bapak sangat mirip dengan teman lama saya, sehingga saya merasa sangat terkejut tadi pak..!!" alasan clara untuk menutupi kebodohannya


"Bisa langsung dijelaskan tujuan anda datang kesini" pernyataan mamas ganteng yang seakan tidak mau di bantah.


Kemudian clara langsung menjelaskan maksud dan tujuannya datang keperusahaan IT tersebut dengan cukup tenang dan fokus. Sementara itu si mamas tampan atau yang kata mba resepsionis tadi pak denis cukup memperhatikan dan sesekali melanjutkan pekerjaannya


Setelah selesai dengan urusannya kemudian clara undur diri dari ruangan tersebut, dan bergegas menemui sahabatnya ana


"Gila na, bapaknya ganteng banget sumpah" ucap clara ketika sudah berada di depan ana yang masih terlihat cuek


"Ganteng aja yang kamu pikirin? Gimana tadi hasil diskusinya" tanya ana kepada clara


"Owh itu aman, mamasnya baik banget malah dia bersedia bantuin aku nanti secara pribadi" ucapnya santai


"What..!! Dan kamu mau" keluh ana tak menyangka sabatnya itu begitu bodoh mau saja di perdayai oleh bapak-bapak begitu

__ADS_1


"Ya mau lah, mamasnya geh baik banget dan sangat tampan, masih muda lagi dan lagi badannya ya ampun ya walaupun sedikit galak" ucap clara penuh dengan antusias mengingat si pak denis yang seharusnya di panggil mas bukan bapak..


"Benarkah...?? Yuk balik" tanya ana sambil berjalan menuju lift untuk segera menuju parkiran dan pulang.


"Kuy" ucap clara semangat


Sementara itu dibelahan bumi yang lain dana yang sudah selesai dengan pekerjaannnya, bergegas menghampiri raka untuk mengajaknya kerumah sesuai pesaan ibunya yang ingin raka ikut acara makan malam dirumah mereka karena orang tua dana sedang melakukan syukuran untuk hasil panen orang tuanya yang tahun ini naik 40 persen di kampung.


"Woe disuruh kerumah malam ini ada acara makan malam buat syukuran kecil-kecilan kata orang tua gw" pinta dana pada raka


"Oke ntar gw mampir" jawab raka dengan cepat


"Ya udah gwe dluan ada urusan" ucap dana kemudian pergi dari ruangan raka dan bergegas keparkiran untuk pulang


Sebenarnya raka pergi hanya karena ingin membeli jersey timnas kesayangannya, kemaren dia mendapat info bahwa baju timas terbaru sudah ada di toko A dekat kampus B.


Beberapa saat kemudian dana sampai di toko tersebut, dan matanya langsung tertuju pada jersey yang tergantung pada toko tersebut. Kemudian dia bergegas masuk ke tempat itu untuk membelinya.


"Mas mau jersey ini ya" pinta dana pada penjual karena ukuran jersey yang sepertinya pas dengan badannya yaitu xl.


"Lah ini apa mas, jangan main-main mas sama saja..!!" Ucap dana dengan nada beratnya


"Maaf mas yang ini sudah dipesan sama mbak cantik,, kemaren aja pas dateng dia yang masang ini disini" ucap penjual sambil membungkukkan badannya tanda menghormati pelanggannya..


"Tidak bisa seperti itu dong mas, saya kan...." belum selesai dana bicara tiba-tiba suara seseorang mengganggunya


"Mang pesanan saya dong, saya udah bawa duitnya ini" pinta seseorang kepada si penjual yang kemudian diangguki dan segera dibungkus


"Loh loh mas..." kesel dana dan tanpa aba-aba langsung pergi dari tempat itu.


"Sial bener-benar menyebalkan" gumam dana Kemudian. Dia segera melajukan kendaraannya dengan lebih cepat dari biasanya karena dia merasa sangat kesal.


Malam ini jam sudah menujukan pukul tujuh malam dan semua orang yang ditunggu-tunggu pun sudah datang kemudian mereka langsung membuka acara makan malam dengan berdoa terlebih dahulu sebagai bentuk rasa syukur orang tua dana dan doni atas rezeki yang dilimpahkan pada mereka.

__ADS_1


Setelah acara makan malam selesai, dan mereka semua berkumpul di ruang tamu tiba-tiba,


"Kak berapa usia kamu sekarang" tanya ibu dana kepada dana. Yang ditanya pun hanya diam saja seolah cuek mungkin menurutnya tidak penting


"Kak kalau mama nanya tolong dijawab dong kak..!!" saran mamanya..


"Hemmm, 27 ma" jawabnya datar dan mengambil air putih dan segera meminumnya


"Nyari pasangan sana kak, mama sudah kepengen punya cucu nih" kata mamanya membuat dana tersedak dari minumnya dan memelototkan matanya,,


Semua orang yang ada disana menertawakan sikap dana yang terkesan aneh, karena terkejut..


"Ma kakak lagi deket kok sama seseorang, cantik lagi. Bentar lagi juga mama dikenalin" sanggah doni sambil tersenyum menggoda kakaknya


"Wah benarkah mama seneng deh..!! Cepet ya kak bawa kesini" pinta mamanya


Dana yang mendengar itu langsung menatap adiknya dengan pandangan membunuh,, ayahnya yang menyadari itu kemudian menghampiri istrinya


"Sudahlah ma biarkan itu menjadi urusan mereka" ucap ayahnya yang kemudian membawa mamanya pergi dari tempat itu


"Woe dasar manusia kepala batu, kalau suka ya suka aja. Pepet sana" ucap raka memanas-manasi dana, karena jika dia dekat dengan ana berarti si dia juga akan dalam genggamannya


"Diam....brengsek"" ucap dana dengan keres lalu pergi meninggalkan yang lainya


"kenapa dia jangan-jangan.." ucap mereka menggantung


#sampai disini dulu ya


author sadar punya banyak kekurangan dalam menulis novel ini, dimohon kritik dan sarannya agar karya ini maupun karya yang akan datang (amiin) bisa lebih baik lagi kedepannya


#Jangan lupa tinggalkan jejak (like dan komen)


terimakasih

__ADS_1


see you


__ADS_2