Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Keinginan Ana...


__ADS_3

#Happy reading all


Terimakasih kasih sudah mampir kembali ke karya author ini๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š...


Terimakasih juga untuk yang telah memberikan like, komen, rate, bunga dan juga votenya...๐Ÿ˜Š


Semoga bisa sedikit menghibur kalian semua dan maafkan author kalau masih suka ada typo yang bertebaran dimana-mana๐Ÿ˜‰....


dukung terus author ya dengar cara apa saja sesuka hati kalian guys..โ˜บโ˜บ


.


.


.Lanjut kuy..


Kemudian Ana berjalan menghampiri teman-temannya dengan Dana yang selalu mengawasinya dari kejauhan....


Disisi lain...


"Wah selamat ya na..! Akhirnya selesai juga kuliah kamu...?" Ucap Rere memberi semangat sekaligus memberikan buket bunga kepada Ana. Tidak hanya Rere yang ada disana semua sahabat baik dekat maupun jauh juga turut memberikan ucapan selamat kepada Ana..


"Na selempangnya kok dibalik..? Ini dari pacar kamu kan yang bener dong makeknya..?" Ucap Clara dengan riang gembira sambil membalik selempang tersebut dan.....


"Owh ya ampun.....! Segitu ngebetnya ya dia nikahin kamu..?" Goda Clara setelah membaca tulisan yang tertera disana...


"Kalian ini kenapa ayuk geh cepetan kita foto..!" Ucap salah seorang teman Ana yang melihat Clara dan Ana tak kunjung bersiap..


"Baiklah-baiklah ayok na..! Lebih baik ini dibalik aja deh ya..? Kamu pasti malu kan..?" Ucap Clara kemudian kembali membalik selempang tersebut....

__ADS_1


Setelah itu mereka sibuk berfoto ria hingga tanpa Ana sadari dia telah melupakan sosok sang kekasih yang sudah ketar-ketir menunggu dirinya yang tak kunjung selesai dengan teman-temannya....


"Sayang aku ada urusan, aku duluan ya kamu kalau udah selesai langsung pulang ya..?" Ucap Dana karena merasa sudah cukup prustasi menunggu kekasihnya yang tak kunjung selesai dengan temannya sehingga memutuskan untuk membiarkan saja dan dia pergi saja bermaksud memberikan waktu sang kekasih untuk bersama sahabatnya.....


"Iya sayang..! Kamu hati-hati ya pulangnya...!" Jawab Ana dengan semangat...


Mendengar itu Dana bergegas pergi menuju ke kantornya....


Melihat kepergian kekasih dari sahabatnya Clara kemudian membisikan sesuatu ditelinga Ana yang membuat mata Ana membulat sempurna..


"Benarkah..! Aku mau ikut dong, itu kan tim favorit aku..? Dari dulu aku menunggu kesempatan ini. Please aku ikut ya ra.." ucap Ana sambil menyatukan kedua tangannya di depan dada...


"Serius na kamu mau ikut..? Kalau Dana marah gimana..? Jangan ikut deh na kamu..!" Ucap Clara lagi tak ingin mendapat masalah lagi dengan sahabatnya..


"Tapi ra...! Aku ingin melihat ini dari dulu, sejak aku belum bertemu dengan Dana.. lalu kenapa aku harus mundur saat semuanya sudah di depan mata..?" Ucap Ana memelas, karena walau bagaimana pun ini keinginanya sedari dulu..


"Anggap ini hadiah yang aku minta darimu ya ra..! Please lagian gak jauh-jauh amat kan jaraknya cuma dua jam.an.." ucap Ana dengan bersemangat kali ini..


"Ra aku mohon....! Pertandingan sepakbola ini aku sangat ingin melihatnya secara langsung, aku mohon. Kali ini saja, kalau kau takut Dana marah maka aku tidak akan memberitahunya. Lagian aku punya alasan kuat untuk tak bertemu dengannya malam ini yaitu menginap dikosan kamu..! Dan kita bisa menonton ke stadion dengan tenang malam ini, okey..?" Ucap Ana panjang lebar agar Clara mau mengajaknya....


"Lagian mas Denis mu apa melarang mu.. ? Tidak kan...! Jadi kalau suatu saat Dana tau setidaknya kita sudah menontonnya dan aku tidak akan merasa penasaran lagi nantinya.." lanjut Ana lagi membuat Clara merasa bingung harus menjawab apa...


"Terserah kamu aja deh na, tapi kalau nanti kamu dspet masalah gara-gara ini aku tidak mau ikut campur..! Urus masalah kamu sendiri...!" Ucap Clara dengan cuek berharap agar Ana mengurung Niatnya untuk ikut kestadion malam ini, walau bagaimana pun dia tidak ingin sahabatnya terkena masalah...


"Jangan dong ra, kok kamu gtu sih..! Apa persahabatan kita berakhir sekarang karena aku sudah selesai kuliah jadi kamu juga mau selelesai sahabatan sama aku.." ucap Nia dengan mendramatisir keadaan agar sahabatnya tidak menolaknya lagi...


"Tapi na... kita kesana sama cwo-cwo juga, kalau Dana tau gimana nasib kamu, aku gak tega na..! Mengertilah aku sayang sama kamu, dan aku gak mau kalau kamu terkena masalah,.. apalagi sebentar lagi kalian tunangan jadi lebih baik kalian bahas acara kalian saja.. sial sepakbola nanti aja setelah nikah kalian nonton itung-itung bulan madu.., okey..? " ucap Clara dengan panjang lebar masih berusaha untuk melarang Ana ikut..


"Tidak ra...! Aku ikut atau kita selesai sampai disini.." ucap Ana dengan tegas..

__ADS_1


"Kau tau aku ra, apa yang aku inginkan kamu tau semuannya lalu kenapa kamu melarangku hanya karena Dana, orang yang bahkan tidak perlu kamu pikirkan..? Apa sekarang pendapatku sudah tak berarti lagi untukmu ra.." kali ini suara Ana benar-benar terdengar menyedihkan..


"Tidak na... bukan seperti itu maksud ku..! Aku sayang menyayangi kamu na, dan sungguh aku hanya ingin kamu selalu bahagia.." ucap Clara lagi dengan penuh keyakinan..


"Kalau memang seperti itu harusnya sekalian aja kamu gak usah ngasih tau aku soal ini ra..! " ucap Ana putus asa..


"Baiklah sepertinya aku harus pulang ra..! Aku duluan.." ucap Ana lagi dengan perasaan putus asa..


"Tidak na.. baiklah kamu boleh ikut..! Tapi aku jangan sampai kamu ada masalah nanti ya na.." pinta Clara dengan sayang...


"Baiklah ra, aku janji..." ucap Ana lagi dengan bahagia..


"Ya udah ayuk pulang, nanti jam 3 kita berangkat ya..! Nanti aku dan yang lain jemput kita naik mobil temanku yang deket stadion jadi kalau lelah kita nginep disana...." ucap Clara menjelaskan...


"Baiklah.. siap sayang..." jawab Ana lagi dengan semngat....


Kemudian mereka berdua langsung pulang.....


.


#Bersambung....


#Halo guys ayo dukung juga author di novel ini ya..!! Jangan lupa, like, komen rate, bunga dan vote..


Satu like dan komen kalian benar-benar membuat jiwa menulis author bangkit...


Vote, bunga dan rate dari kalian benar-benar membuat author begitu semngat...


#Sukses untuk kita semua

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2