Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Kesal..!


__ADS_3

#happy reading


maaf kalau masih ada typo


terimakasih sudah membaca cerita ini😁


.


.


Iya. Setelah berbicara dengan sang mama semalam dan memutuskan untuk membawa sang gadis bodoh sebagai kekasihnya suatu saat nanti, akhirnya Dana menurunkan egonya sedikit demi misi ini


"Gak apa-apa Dana, nanti kamu tinggal ubah dia sesuai keinginan kamu..!! Yang terpenting sekarang bawa dulu dia menemui ibumu" itulah kalimat yang selalu Dana ucapkan ketika kekesalannya sudah melewati batas....


Kemudian dia merebahkan dirinya dengan tenang diatas ranjang hingga dia tertidur.


Sementara itu setelah Ana meninggalkan Dana seorang diri di taman kampusnya dia bergegas menuju parkiran untuk menuju pulang kekosnya.


Beberapa saat telah berlalu Ana pun saat ini sudah sampai dikosnya. Kemudian dia bergegas masuk ke kamarnya kemudian membersihkan dirinya agar badannya menjadi segar.


Setelah selesai membersihkan diri dia duduk diranjangnya kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi sahabatnya clara melalui panggilan whatsapp.


"Halo" sapa seseorang disebrang sana.


"Ra aku udah dikosan nih..!! Jadi kesini gak?" Tanya Ana kemudian, ketika Clara sudah menjawab panggilannya


"Lama amat ra baru nyampek? Kemana aja dari tadi" tanya Clara kemudian. Sebenarnya Clara sudah menunggu Ana menghubunginya dari tadi, hingga beberapa kali kekesalannya muncul karena tak kunjung dihubungi.


"He he he he, maaf ya ra tadi aku ada urusan yang mendesak jadi aku mampir kesuatu tempat terlebih dahulu sebelum pulang" jawab Ana sambil sedikit tertawa bahagia, menggoda sahabatnya yang sepertinya sedang sedikit kesal.


"Urusan apa sampai kau pulang begitu lama, kau ini membuat ku kesal saja" balas Clara dengan nada yang menjengkelkan.


"He he, kan aku udah minta maaf tadi ra..!! Udah lah, cepetan kesini ada yang ingin aku katakan..!! Itupun jika kau masih mau mendengarkan ceritaku ini" ucap Ana agar sahabatnya itu tidak kesal lagi pada dirinya..


"Oke oke, aku kesana sekarang" ucapnya kemudian mematikan panggilan whatsapp tersebut.


"Dasar yang nelvon siapa yang matiin siapa" gerutu Ana karena panggilannya dimatikan secara sepihak oleh Clara.

__ADS_1


Kemudian dia bergegas merapikan kamarnya maklumnya malu jika sahabatnya itu datang tapi kamarnya masih berantakan...


Selesai membereskan kamar tiba-tiba dia ingat sesuatu.


"Oh iya..!! Pria aneh ini memintaku untuk menghubunginya ketika aku sudah sampai dikos..!!" Kemudian ana bergegas mengambil ponselnya dan mengetikan sesuatu disana dan lansung saja di send oleh Ana.


Beberapa menit berikutnya ponselnya berbunyi ternyata dari pria aneh itu. Dia segera membaca isi pesan tersebut. Dia benar-benar tidak percaya dengan isi chat tersebut...


"Whats...!!! manusia aneh itu benar-benar melakukan hal ini? Aneh sekali? Kenapa ini terlihat sangat romantis?" Ana terus bergumam sambil terus memikirkan sikap berbeda yang ditunjukan oleh sang pria aneh beberapa saat lalu..!


"Lalu apa tadi katanya? Jangan sampai sakit? Wk wk wk..!! Dia pikir aku selemah itu ah sudah lah" Ana memutuskan tidak membalas pesan dari Dana karena menurutnya itu sangat tidak penting.


Beberapa saat kemudian Ana mendapat panggilan whatsapp dari dari Clara itu artinya Clara sudah ada dibawah. Tanpa menjawab panggilannya dia bergegas turun untuk membukakan gerbangnya.


"Biarlah dia tambah kesal" gerutunya karena sekarang dia juga kesal dengan clara karena sudah mematikan panggilannya secara sepihak tadi,


Sesampainya dia digerbang langsung saja dia buka gerbang tersebut dengan cepat..


"Masuk" perintahnya dengan nada ketusnya. Kemudian pergi begitu saja meninggalian clara yang terlihat bingung dengan sikap sahabatnya ini.


"Heyy, lihatlah dia bagaimana mungkin ada orang yang tidak memperdulikan tamunya sendiri..!! Tamu yang diundang lagi..!!" Clara mengucapkan kalimat itu dengan kesal, Ana tentu saja dia masih mendengarkan tetapi dia tetap saja cuek. Pura-pura kesal😁


Sesampainya dikamar Clara melihat Ana yang sedikit aneh menjadi bingung sendiri


"Hey km ini kenapa na? Kenapa jadi km yang kesal? Aneh deh...!!!" Ucapnya sambil menepuk pundak Ana dengan pelan. Hingga membuat Ana seketika menoleh ke arahnya.


"Oh itu tidak apa-apa, hehehehe" ucapnya sambil tersenyum, mungkin dia lupa kalau dia sedang pura-pura marah saat ini,,


"Wahh gawaaattt...!! Sepertinya kamu sedang kerasukan deh na, kamu aneh banget? Tadi kesel banget sekarang senyum-senyum gak jelas..!!" Ucap Clara karena merasa Ana begitu aneh hari ini. Namun sang tersangka tidak menjawab juga..


"Ya udah lah kalau aku gak di anggep aku pulang aja...!! Ngapain disini nungguin orang bisu???" Ucap Clara lagi dengan nada yang cukup keras karena kesal dengah tingkah Ana.


Kemudian Clara hendak bangkit dari duduknya, namun tangannnya ditarik oleh Ana..


"Jangan pergi ya ra" ucapnya pendek, dengan nada memohon sambil menyatukan kedua tangannya di depan dada.


"Abisnya kamu aneh..!! Aku kan jadi kesel" entahlah walaupun Clara sangat kesal tetapi dia tetap tidak jadi pergi..

__ADS_1


"Duduk lagi disini" pinta Ana sambil meneput tepat disebelahnya, pertanda ia meminta Clara duduk disana..


Clara menurut dan langsung saja dia duduk kembali, namun kali ini dia juga cuek dengan sahabatnya itu...


"Ra ada yang ingin aku ceritakan, tapi kamu jangan marah ya?" Pinta Ana kepada Clara sambil menatap wajah sabahatnya itu dengan tenang..


"Kamu ini ngomong apa sih aneh banget..!! Tumben deh. Cerita ya tinggal cerita aja, reaksi aku tergantung ceritanya nanti, gak perlu perjanjian marah atau tidak" jawab Clara dengan suara tegasnya mengingat kebiasaan Clara memang begitu..


"Oke oke, aku cerita deh, tapi bingung mau cerita dari mana..??" ucap singkat Ana sambil menunjukan gigi putihnya, membuat sang sahabat menjadi tambah geram..


"Aaaannnnnnnnaaaaaaa" teriak Clara keras sambil menepuk pahanya sendiri, saking gregetnya. Mungkin tetangga kamar kos ana juga mendengar teriakan Clara terbukti dengan pintu kamar Ana yang langsung diketuk.


Tok tok tok tok


"Mba, mba kenapa kok teria-teriak begitu..? Buka pintunya mba" tanya seseorang dari luar


"Mba gak kenapa-kenapa kok, hehe" ucap ana dari dalam kamar tanpa membuka pintunya karena malas.


"Ya udah deh mba, kalau ada apa-apa ngomong aja mba" jawab orang dari luar kamar ana lagi


"Iya" jawab ana singkat


"Udah bubar-bubar jangan ngumpul depan pintu lagi" lnjut Ana kemudian, setelah itu suara mereka pun tidak didengar lagi..


"Lalu?" Ucap Clara menatap ana, ana yang paham maksud dari pertanyaan se'kata sang sabatnya langsung mengambil ancang-ancang untuk menjawab.


"Sekarang aku tau mau cerita apa..!!" Ucap Ana yang lagi-lagi membuat kesabaran Clara habis


"Annnnnnaaaaa......"


#sampai disini dulu guys maaf kalau ada typo ya, heheh


Jngan lupa tinggalkan jejak berika like, komen, dan votenya kalau boleh😁


See you


.

__ADS_1


.


"


__ADS_2