
hay guys mohon kritik dan saran yang membangun untuk karya author ini ya....
agar author bisa belajar lebih baik lagi...
terimakasih sudah mampir..
#happy reading..
.
.
Namun,
Baru beberapa langkah mereka berdua dari Clara, suara seseorang didepan saja membuat langkah keduanya terhenti,
"Denis..." ucap Dana
"Loh mas denis.." ucap Clara
"Siapa lelaki itu" ucap mereka bersamaan dan kemudian Ana dan Dana berbalik melirik Clara dan saling menatap satu sama lain.
"Apa yang akan dia lakukan di atas panggung.." ucap mereka bertiga bersamaan..
Namun secara bersamaan fokus mereka langsung beralih pada sesosok manusia yang sedang berdiri diatas panggung, yang di perhatikan oleh semua orang yang ada ditempat itu...
"Halo semuanya selamat siang menjelang sore.." ucap orang tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah denis...
Kompak semua orang menjawab "sianggg", tak terkecuali Ana, Dana dan Clara..
"Duh-duh apa yang mau mas denis katakan ya..??, kok tiba-tiba perasaan ku gak enak gini ya...!! Owh ya ampun semoga bukan sesuatu yang besar. Tapi kok tiba-tiba jantungku berdetak kencang begini ya..?" Ucap Clara di dalam hati, sambil terus memperhatikan gerak-gerik mas denis diatas sana..
"Duh itu kenapa mas denis ngelitin aku dengan tatapan yang aneh begitu..?" Pikirnya lagi dengan perasaan was- was..
" Nama saya denis, tujuan saya ada ditempat ini saat ini adalah..." ucap denis menggantung..
"Duh kenapa sih dengan jantungku ini..." ucap clara lagi didalam hati..
"Apa yang akan denis lakukan diatas sana..?" Pikir Dana juga...
"Sepertinya orang ini sedang mencoba memberi kejutan romantis untuk seseorang...." Ucap Ana dalam hati sambil tersenyum gembira membayangkan perlakukan romantis yang akan dilakukan oleh seseorang yang ada di depan sana...
Kelakukan Ana yang senyum-senyum sendiri sambil memperhatikan laki-laki lain, tentu tidak lepas dari pengawasan seorang Dana..
Sehingga secara tiba-tiba...
__ADS_1
"Hey jaga matamu baik-baik ingat sekarang kau sudah memiliki aku sebagai kekasihmu..!!, jadi kau jangan mencoba untuk membuatku kesal, atau kau akan tau akibatnya..!!" Lagi-lagi Dana mengancam Ana, membuat ana kembali mengontrol emosinya agar tidak terlalu terlihat antusias di depan Dana, dengan perlakukan seseorang yang tentu saja bukan siapa-siapa baginya hanya orang asing ..
"Hemzz tujuan saya ada di tempat ini adalah saya ingin mengatakan sesuatu hal yang menurut saya sangat penting..!!.." Ucap denis kemudian berhenti untuk mengatur pernafasannya...
"Beberapa minggu terakhir, hidup saya yang semula biasa-biasa saja.., datar, tidak ada sesuatu yang spesial tiba-tiba berubah menjadi luar biasa...! Semenjak...." lagi-lagi denis menggantung kalimatnya..
Kelakukan denis diatas panggung tersebut membuat semua orang berteriak histeris saking antusiannya,, kebanyakan dari mereka paham kemana arah pembicaraan denis, termasuk Ana..
"Ingat kata-kataku tadi baik-baik..!!" Ucap Dana lagi kali ini dengan sorot mata tajamnya, yang membuat Ana bergidik ngeri...
Ana hanya menganggukan kepalanya pelan..
"Aduh apa yang coba dilakukan oleh mas denis, aku benar-benar takut..!! Oh ya ampun jantungku sepertinya akan melompat sebentar lagi..!" Ucap Clara dalam hati...
"Iya hidup saya yang semula begitu kaku berubah setelah datangnya seseorang yang saat ini sangat berarti di dalam hidup saya. Jujur saat ini saya sangat menyayangi orang tersebut..!! Namun saya sadar sikap saya selama ini terlalu kaku baginya..." ucap denis sambil tersenyum begitu manis
"Owh iya ampun, senyumnya manis sekali.." teriak orang-orang yang melihat kelakuan denis..
"Untuk itu saya ingin meminta maaf kepada dia atas sikap tidak biasa yang saya tunjukan selama ini..!!, kau tau, itu semua aku lakukan karena aku berusaha menahan perasaanku..!!" Ucap denis lagi. Kali ini sepasang matanya terkunci menatap sepasang mata milik Clara, yang membuat Clara semakin salah tingkah saja dibuatnya, alhasil semua orang menjadi semakin histeris...
"Aduh aku benar-benar gugup..?" Ucap Clara pelan sangat pelan...
Kemudian Clara berlari mendekati Ana yang masih terdiam di tepat mereka berhenti tadi..
Clara mencengkrang tangan Ana dengan sangat kuat, berusaha untuk menyalurkan rasa gugupnya. Hal itu tentu saja membuat Ana merintih kesakitan..
"Andai apa na.." tanya clara penasaran..
"Andai aja orang yang dia maksud adalah kamu, pasti aku akan melompat gembira ra..hahaha" ucapan Ana tersebut membuat Clara terbatuk reflek
Uhuk uhuk uhuk..
"Kau kenapa ra.." tanya Ana penasaran..
"Apa kau tau siapa orang itu na?" Tanya clara memastilan dia ingin tau apakah ana mengenal orang yang sedang dia bicarakan ini...
"Enggak lah.." jawab ana santai
Kemudian mereka kembali fokus pada denis yang kerap kali menghentikan kalimatnya sekedar untuk menarik nafas, dan juga berusaha menahan rasa gugupnya..
"Untuk itu..!! Karena, tepat hari ini aku sudah sangat tidak bisa menahan perasaanku lagi, maka aku ingin wanita itu menjadi kekasihku saat ini juga..!" Ucap denis gugup
"Panggil..!!, panggil..!!, panggil..!!" teriak semua orang termasuk ana, yang kali ini dibiarkan saja oleh dana...
"Haduh semoga bukan aku.." gumam Clara, sambil menatap mas denis yang memang terus saja menatapnya dengan intens, kemudian secara perlahan clara menggeleng-gelengkan kepalanya pertanda dia tidak mau jika orang itu memang dia
__ADS_1
Namun..
"Aku harap kamu tidak marah jika aku memintamu naik kesini.." lanjut denis karena melihat clara menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia tau clara sangat panik saat ini dan mungkin saja dia tau jika orang yang dimasud oleh dirinya adalah clara..
Hancur sudah harapan clara setelah mendengar kalimat denis barusan..!!
"Aku mohon padamu,,!! Naiklah kesini dan katakan padaku apakah kau mau menjadi kekasihku mulai saat ini..." ucapnya lagi-lagi menggantung.. (haduh authornya gugup😂)
"Cla.......clara.....!!!" Lanjut denis sedikit gugup sekaligus mantap...
Kalimat tersebut membuat Ana dan Dana kaget luar biasa..
"Apa..!! jadi orang itu beneran kamu na? Owh ya ampun bahkan aku baru sadar dengan namanya adalah denis, denis yang dekat denganmu itu, saat ini.." ucap Ana hendak menepuk jidatnya dengan keras namun ditahan oleh dana..
Sementara Clara hanya diam saja...
"Ku mohon clara datanglah kesini.." pinta denis dengan memohon
"Sono ra,, lihatlah dia begitu romantis..!!" Ucap ana lalu mendorong sahabatnya menuju ke atas panggung..
Perlahan namun pasti clara melangkah kan kakinya semakin mendekati mas denis dengan rasa gugup yang luar biasa,, kemudian mas denis mengulurkan tangannya agar memudahkan clara untuk naik.. tentu saja clara menerima uluran tangan tersebut..
Sesampainya diatas...
Sesaat suasana menjadi sedikit lebih tegang tepatnya antara mereka berdua hingga akhirnya...
"Aku....a..aaa...akkk...akkuu..."
.
.
Bersambung.....
#jangan lupa ya guys..
LIKE
KOMEN
RATE
dan VOTE-NYA ...
Dukung terus author ya terimakasih..😁😊
__ADS_1
See you
.