Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Kepergok


__ADS_3

Sementara itu dari kejauhan seorang laki-laki memandangi mereka dengan melipat kedua tangannya, bahkan dia sempat mengambil foto ana dan dana sebelum ana berpamitan pulang


"Siapa tau suatu saat nanti berguna" batinnya ketika mengambil foto tersebut


Kemudian dia melangkah pelan, langkah demi langkah sangat pelan dia tentu ingin memberi kejutan luar biasa pada si kepala batu tersebut yang beberapa menit yang lalu terlihat begitu hangat


"Hm hm hm" ketika sudah tiba dibelakang dana ia memberi kode agar dana membalikan badannya


Dan benar saja dana reflek membalikan badannya


"Kau...!! Kenapa kau ada disini......" ucap dana reflek dengan nada tertahan karena kaget melihat sahabatnya ada didepannya sekarang sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada dengan posisi berdiri.


Raka menatap dana dengan senyum mengejek khas dirinya, dia ingin menertawakan kebodohan seorang manusia dengan julukan kepala batu. apakah karena ucapan mamannya kemaren sehingga ini bisa terjadi,


"Semudah itu kah mempengaruhi seorang dana" pikirnya dalam hati sambil terus menerus tersenyum mengejek ke arah dana


Sementara dana hanya diam saja dengan wajah yang sedikit memerah karena menahan malu tentu saja. Dia telah dipergoki oleh sahabatnya berduan dengan seorang perempuan dan itu adalah orang yang sama dengan yang sering disebut seorang raka didepan dirinya, hingga sering kali membuatnya emosi


"Sial kenapa dia bisa tau, dia pasti akan semakin menggodaku nanti..!! Kenapa dia bisa ada disini" pikir raka dalam hati karena merasa sangat aneh melihat raka ada dikampus ini terlebih tidak ada urusan apapun ya kecuali ada sesuatu yang harus diselesaikannya disini..


"Santai broo biasa saja mukaknya, kayak anak-anak baru gede yang kepergok pacaran sama bapaknya aja muka lo ini" ucap raka dengan nada yang seolah terus ingin mengejek dana kemudian Nada bicaranya semakin tak terkendali karena melihat wajah dana yang entah seperti apa bentuknya saat ini. Menurutnya ini adalah hal yang sangat langka yang bisa dia lihat..


"Sudah lah gw balik kekantor duluan ya, tadi ada urusan sama pimpinan kampus ini eh liat kamu narik-narik cewe tadi ya sudah gw ikutin ternyata dugaan gw bener. Lo gak perlu jelasin semuanya gw udah paham" ucap dana dengan nada santai meyakinkan dana padahal dia kekampus ini hanya untuk memastikan usahanya tempo hari berhasil. Dan benar saja kan..?


"Berhasil...!! Dasar manusia kepala batu yang bodoh" ucapnya dalam hati kemudian bergegas meninggalkan dana yang masih berdiri mematung seorang diri ditempat tersebut..


#Flasback on


Beberapa hari yang lalu setelah raka memutuskan untuk akan menemui ana demi si dia, dia sangat giat dalam bekerja sehingga membuat pekerjaannnya selesai dengan cepat dan pulang lebih cepat dari luar kota.

__ADS_1


Hari ini adalah hari kepulangan raka dari tugasnya untuk keluar kota, dia menyelesaikan perkerjaannya dalam waktu dua minggu 3 hari, sehingga dia memiliki jatah libur 4 hari karena pimpinannya sudah memberikan dia waktu tiga minggu untuk menyelesaikna semuannya.


Dia pulang dengan mengendarai mobilnya seorang diri, ntah ada keinginan darimana tiba-tiba dia ingin sekali memakan bakso dipinggir jalan yang dia lihat terlebih disana sangat ramai


"pasti baksonya enak" pikirnya sambil tersenyum


Akhirnya dia meminggirkan mobilnya dan mendatangi si penjual bakso


"Bang baksonya 1 makan disini pakek mie ya bang" ucapnya ramah


"Bakso apa mas" tanya dipenjual sambil menunjuk tulisan macam-macam bakso beserta harganya pada tulisan yang ditempel di tempok tersebut..


"Bakso spesial bang" jawabnya ramah sambil tersenyum


"Oke mas ditunggu ya" jawab si abang bakso kemudian bergegas membuatkan pesanannya, dan hanya diangguki oleh raka


Beberapa saat kemudian ketika bakso pesanannya sudah datang dia langsung menyantap bakso tersebut dengan wajah riang gembira


Entah kenapa sayup-sayup dia mendengar sekelompok orang sedang membicarakan salah satu dari teman mereka dan hal itu membuat raka penasaran.


"Hey lo tau gak sih masak temennya gebetan guwe ngechat gw semalem, tau enggak dia ngechat cuma buat nanyain elo ran" katanya dengan cukup keras dan diselipkan dengan suara gelak tawa dari teman-temannya


"Apaain sih gak gentle banget mau pdkt ya sma gw langsung lah masak lewat elo emang elo biro jodoh" ucap rani dengan nada tidak suka


"Bukan gtu mungkin dia gak berani secara lo kan sering masang muka jutek" sahut teman yang lainnya


"Ya iyu harusnya menjadi tantangan buat dia bukan malah nanyain ke orang lain" ucapnya lagi karena merasa tidak suka dengan cara penggemarnya


"Kan gw sahabat lo, tidak apa-apa lah ya?" Ucapnya menasehati rani

__ADS_1


"Pokoknya enggak, udah biarin aja" ucapnya datar seolah tak ingin dibantah


"Oks oke oke fine" ucap teman yang lainnya serempak


Tanpa mereka sadari percakapan mereka telah didengar oleh seseorang yang sedang bersemangat untuk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan penggemar rani. Namun respon rani membuat dia harus memutar otak lagi dia tidak mau si dia juga merespok dirinya seperti rani


"Sepertinya gw harus melakukan rencana lain yang lebih rapih dan terjamin" ucapnya dalam hati kemudian bergegas pergi dari temoat bakso itu dengan segera tak ingin mendengar lebih dalam tentang percakapan kelompok itu


Raka bergegas masuk ke dalam mobilnya, lalu menghidupakan dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang


"Sial apa yang harus aku lakukan sekarang" ucapnya sambil mengacak-acak rambutnya sehingga tambah berantakan saat ini


Dengan perasaan bimbang, dia terus melajukan mobilnya sambil sesekali melirik kearah kiri dan kanan jalan.


"Apa sebaiknya gw nyerah...? Tidak tidak itu bukan sifat ku mana mungkin aku menyerah bahkan sebelum memulai" ucapnga kemudian dengan suara lantangnya dan menambah sedikit kecepatan mobilnya. Ntah mengapa rasanya perjalanan pulang ini terasa lebih lama ketimbang berangkatnya


Namun tiba-tiba dia melihat seorang pria cukup dewasa dengan seorang wanita yang sudah berumur didepannya. Bisa dipastikan mereka adalah ibu dan anak atau bibi dan ponakan.


"Andai mama masih hidup" pikirnya kemudian. Ya raka saat ini tidak memiliki ibu, ibunya meninggal saat dia berusia lima tahun dan ayahnya memilih setia hanya kepada ibunya saja tanpa memikirkan anknya raka. Namun sampai sekarang ayahnya sangat menyayangi dia.


Namun tiba-tiba senyum cerah terlukis diwajahnya dan sesekali dia memincingkan matanya entahlah apa yang sedang dia pikirkan sekarang


"Gadisku kamu akan tetap menjadi milikku apapun yang terjadi" gummnya dengan penuh maksud


"Ya sepertinya aku harus melakukan rencana itu..!!"


Ucapnya kemudian


#apa ya rencana raka..??

__ADS_1


Tunggu kelanjutannya ya, jangan lupa tap favorit 😉, dan jngan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, komen, dan bintang 5 nya ya


See you😍


__ADS_2