Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Bertemu sahabat..!


__ADS_3

Sebelum membaca novel ini, author mau minta maaf nih kalau masih ada banyak kesalahan dalam penulisan..


.


Oh iya Author juga mau ingetin, likenya jangan sampai ketinggalan ya..!!


karena satu like dari kalian adalah bentuk dukungan yang luar biasa bagi author..


.


lanjut


.


"Aku harus bisa mengorek segala informasi tentang gadis bodoh ini sedetail mungkin, itu akan memudahkan ku suatu saat nanti" ucap Dana di dalam hati sambil mengamati wajah Ana yang terlihat sangat bahagia saat ini..


Namun tiba-tiba..


"Aaaauuuuu...., Sakit.." Ucap Ana berteriak dengan cukup keras..


"Apa yang kau lakukan..!! Kau sudah menyakiti kekasihku..!" Teriak Dana tidak kalah kerasnya..


Dana benar-benar merasa sangat kesal ketika melihat seorang wanita menarik tangan kekasihnya dengan sangat kasar, bahkan lebih kasar dari dirinya...


"Tapi tunggu dulu..?" Pikir Dana kemudian


"Sepertinya aku pernah melihat wanita ini, tapi dimana?, siapa sebenarnya wanita ini, berani sekali dia menarik tangan kekasihku dengan cara seperti itu?" Lanjut Dana didalam hati.


Dana terus menatap tajam wanita didepannya, hal ini membuat wanita itu melepaskan tarikan tangannya dari tangan Ana..


"Apa yang kau katakan..?, kekasih? Sejak kapan?" Tanya wanita tersebut, yang tak lain dan tak bukan adalah Clara sahabat Ana. Dia terus memperhatikan wajah Ana dengan lekat dan kemudian menatap lelaki didepannya yang terlihat sangat datar..


"Apa dia adalah lelaki aneh yang kemaren diceritakan Ana kepadaku..?? Ah sial,, dulu aku tidak terlalu memperhatikan wajah lelaki itu di tempat makan waktu itu..!! Jadi aku tidak tau apakah lelaki ini dia atau bukan?" Pikir Clara dalam hati..


Clara terus memperhatika wajah sahabatnya yang terlihat sangat pucat sekarang, hal itu tentu buat Clara semakin bingung..! Apalagi lelaki ini tadi mengatakan dia adalah kekasih Ana..


"Oh tuhan ini benar-benar aneh" ucap Clara di dalam hati..


Kemudian dia maju untuk menepuk pundak Ana agar menghadap ke arahnya..


"Na kamu ini kenapa aneh sekali..? Apa benar kalau lelaki ini adalah kekasihmu...?" Tanya Clara lagi dengan pandangan yang mengunci memandangi mata Ana

__ADS_1


Aneh menghembuskan nafasnya kasar, kemudian dia menganggukan kepalanya pelan


"Iya ra..!! Dia adalah kekasihku namanya Dana..!" Ucap Ana dengan pelan, kemudian dia menundukan kepalanya lagi..


"Apa...?" Ucap Clara terkejut, mendengar ucapan Ana barusan


"Bagaimana mungkin Ana menjadi kekasih pria datar seperti ini? Dan bukankan dia ingin menghindarinya, sesuai dengan perkataannya kemaren? Lalu kenapa hari dia malah menjadi kekasihnya..? Owh ya tuhan benar-benar aneh..!" Ucap Clara di dalam hati sambil menggeleng-gelengkan kepalanya pelan..


"Ada apa..? Kenapa kau terkejut seperti itu..!! Apa kau tidak suka jika saat ini Ana sudah menjadi kekasihku.." Ucap Dana memotong ucapan Ana yang bahkan belum dikeluarkannya..


"Ti..tidakk bukan begitu..!!! Hanya saja.." Ucapan Clara segera di potong oleh ucapan Dana kemudian..


"Sudahlah..!! Menjauhlah dari kekasihku. Kau benar-benar sudah mengganggu acara kami.." ucap Dana dengan tegas..


"Oh ya ampun dia benar-benar sangat menakutkan.!! Bagaimana mungkin Ana bisa sampai terjebak dengan lelaki ini sampai seperti ini" ucap Clara di dalam hati sambil bergidik membayangkan jika dirinya berada diposisi Ana, mungkin dia akan sangat tertekan..


"Hey apa yang kau lakukan..? Dia ini sahabat baikku..!!, kenapa kau meminta dia menjauhiku..? Berani sekali dirimu? Apa kau pikir setelah aku menjadi kekasihmu saat ini maka kau berhak menjauhkan aku dari sahabatku sendiri..? Ingat baik-baik sampai kapan pun kami akan selalu bersama..!! Bukan begitu ra.." Ucap Ana panjang lebar menegaskan bahkan sahabatnya adalah segalanya..


"Apapun yang akan dia lakukan padaku setelah ini, maka aku tidak punya piliha lain.. mana mungkin orang asing yang memaksa masuk kehidupku hendak memisahkan aku dari sahabat sebaik Clara...? Tidak, itu tidak akan terjadi.." ucap Ana di dalam hati menahan emosinya yang mulai tersulut mendengar ucapan dana


"Apa maksudmu...!! Jadi dia ini sahabat baikmu..? Lalu kenapa tadi kau berteriak seakan-akan kau sedang bertemu dengan musuhmu saja..?" Tanya Dana kemudian mempertanyakan perlakuan Ana beberapa saat lalu..


"Aku hanya kaget saja, karena dia tiba-tiba menarik tanganku tanpa apa-apa..!" Jawab Ana mendengar pertanyaan Dana..


"Hey memangnya aku harus ingat semua yang kau lakukan dan dengan siapa saat kita bertemu..? Kau ini konyol sekali.." jawab Dana seenaknya


"Sudahlah lebih baik kita menaikki salah satu wahana ini" ajak Dana kemudian,,


"Namun sebelum itu lebih baik kau kenalkan aku secara resmi kepada sahabat baikmu itu sebagai kekasihmu" pinta Dana dan langsung dijawab dengan anggukan kepala oleh Ana


"Baiklah" jawab Ana singkat..


"Ra kenalkan ini Dana, dia adalah kekasihku mulai dari beberapa jam yang lalu..!!!" Ucap ana sambil melirik Clara dengan pandangan seperti orang yang terpaksa..


Kemudian dilanjutkan..


"Dan kau" menunjuk Dana "kenalkan dia adalah sahabat terbaikku namanya Clara" ucap Ana cepat kepada Dana


Kemudian Clara dan Dana saling berjabat tangan, kali ini Dana mengubah wajah dinginnya dengan sedikit tersenyum kepada Clara..


"Hey lihat lah manusia aneh itu, dia tersenyum dengan clara walau pun sangat tipis..!! Sementara jika sedang bersamaku dia selalu saja datar" keluh Ana dalam hati..

__ADS_1


Setelah mereka selesai berjabat tangan, kemudian..


"Eh ra kamu kesini sama siapa?" Tanya Ana penasaran..


"Eh oh itu,, sama temen" ucao Clara cepat


"Duh jangan sampai Ana bertemu dengan mas denis.." batin Clara..


"Lalu kemana dia sekarang, kenapa kamu sendirian.." tanya Ana lagi, karena sedari tadi dia tidak melihat siapa pun disebelah Clara


"Owh dia pamit sebentar..! Katanya ada urusan yang harus dia selesaikan, aku di minta menunggu disini sebentar" jawab Clara sesantai mungkin


"Oh.." balas Ana singkat..


"Ya udah, ayo kita pergi duluan. Aku benar-benar tidak sabar menaiki salah satu wahana disini dengan kekasihku ini" ajak Dana dengan seringai diwajahnya, kemudian meraih tangan Ana dan segera menariknya agar Ana mengikuti langkahnya...


Sementara Ana hanya menurut saja dengan perlakuan Dana ini,,


"Oke bye.." ucap Clara singkat..


Namun,


Baru beberapa langkah mereka berdua dari Clara, suara seseorang didepan saja membuat langkah keduanya terhenti,


"Denis..." ucap Dana


"Loh mas denis.." ucap Clara


"Siapa lelaki itu" ucap mereka bersamaan dan kemudian Ana dan Dana berbalik melirik Clara dan saling menatap satu sama lain.


"Apa yang akan dia lakukan di atas panggung.." ucap mereka bertiga bersamaan..


.


.


Bersambung...


.


#Oke guys jangan lupa like, komen dan vote-nya ya 😊

__ADS_1


Terimakasih


See you


__ADS_2