
Ini masih lanjutan flasback ya guys, jadi jngan baper😁
.
.
.Lanjut okey..!!
Namun tiba-tiba senyum cerah terlukis diwajahnya dan sesekali dia memincingkan matanya entahlah apa yang sedang dia pikirkan sekarang
"Gadisku kamu akan tetap menjadi milikku apapun yang terjadi" gumamnya dengan penuh maksud dan tekad yang kuat untuk memiliki sang pujaan hati
"Ya sepertinya aku harus melakukan rencana itu..!!"
Ucapnya kemudian
Kemudian dilihatnya jam dipergelangan tangannya menunjukan pukul satu siang. Ini artinya jam istirahat dikantor sudah selesai
"Okey karena jam kerja dikantor sudah mulai jadi tidak mungkin dana pulang kan? Dan doni sepertinya dia masih kuliah..!!" Tanyanya didalam hati dan dijawab oleh dirinya sendiri juga.
"Coba telvon deh pokoknya kali ini semuanya harus terlaksana secara aman dan terkendali" pikirnya kemudian
Setelah itu dia meminggirkan mobilnya sementara untuk menelvon dana terlebih dahulu tidak lama kemudian telvon dijawab oleh dana
"Ada apa lo nelvon gw, urus aja cwe-cwe lo yang disana" jawab dana lugas tanpa pikir panjang.
Tepat dia tidak tau kalau raka pulang hari ini kemudian raka mulai mulai melakukan rencananya dengan tenang.
"Kenapa kerjaanmu banyak hingga kau mengeluh begitu" rencana 1 berhasil di ucapkan dengan lugas dan terselubung tentu saja dana tidak akan mengetahui apa rencananya kali ini
"Udah tau nnya sudah lah gw sibuk gak punya waktu berdebat sama elo" ucapnya kemudian mematikan panggilan teleponnya. Hal itu membuat raka tersenyum senang penuh dengan penuh maksud...
"Oke rencana 2" ucapnya penuh semangat dan ia bergegas menelfon doni dan benar saja panggilannya tidak dijawab namun doni dengan segera mengirim pesan babwa dia sedang ada jadwal bimbingan jadi tidak bisa di ganggu.
"Oke rencana inti, pokoknya gak boleh gagal" ucapnya penuh tekad dan semngat
__ADS_1
Setelah itu dia melanjutnya kembali mobilnya menuju kesuatu tempat yang menjadi target utama rencana intinya itu.
Sesampainya dipintu gerbang suatu rumah sang satpam langsung membukakan gerbang tersebut karena mereka sangat mengenal dana, kemudian dia menghentikan mobilnya diarea khusus tmpat mobil tamu berhenti dirumah itu, iya dia memang sudah sangat hafal seluk beluk rumah ini, karena dia sudah sangat sering main kerumah ini bahkan bisa dibilang mereka bertiga tumbuh bersama
Setelah itu raka bergegas mematikan mobilnya dan keluar dari sana untuk segera memasuki rumah tersebut.
"Selamat siang bi" salamnya ramah pada bibi yang di jumpainya didalam rumah itu
"Iya den raka mau cari siapa ya? Soalnya den doni sama den dana belum pulang" ucap bibi memberi tahu raka, karena biasanya mereka berdua lah yang dicari..
" owh begitu ya bi" ucapnya pura-pura putus asa
"Emm kalau nyonya ada bi" tanya raka kemudian sambil memandangi sekeliling rumah siapa tau dia bisa melihat mamanya dana
"Owh nyonya kebetulan ada den, nyonya baru saja pulang setengah jam yang lalu!!" Ucap bibi memberi tau kepada raka
"Emzz ya udah bi saya mau ketemu nyonya saja ya bi, bisa tolong dipanggilkan bi saya kangen soalnya sudah lama tidak bertemu lagi" kata raka meminta bantuan kepada bibi untuk memanggil mamanya dana dan doni..
"Oke den akan saya panggilkan" balas bibi kemudian bergegas menuju kamar sang nyonya,,
Beberapa saat menunggu akhirnya mamanya dana datang juga, dan disinilah mereka sekarang ditaman belakang. Raka mengajak mama dana kesini dengan alasan mencari udara segar sambil melepas rindu karena sudah lama tidak bertemu. Tentu saja di angguki oleh mama dana karena menurutnya tempat ini sangat nyaman.
Semua akan dimulai.....
"Ma apa kabar kangen gak sama aku" tanya raka sambil cengengesan, sementara itu mama dana hanya tersenyum mendengar pertanyaaan raka
"Kamu ini ngomong apa nak, ya walaupun kamu hanya anak angkat mama tapi mama juga menyayangi kamu sama seperti mama menyayangi dana dan juga doni" jawab mama dengan suara yang lembut
"Iya ma raka tau, hanya saja raka kasihan dengan mama sekarang" ucap raka lirih sebenarnya dia yakin tak yakin untuk mempengaruhi ibu angkatnya ini tapi kemudian dia menguatkan niatnya toh ini juga untuk kebaikan bersama. 'Sepertinya sih begitu',,
"Maksud kamu nak" tanya sang mama angkat dengan wajah penasarannya mendengar ucapan raka
"Begini ma usia mama sudah tidak muda lagi tapi
Mama belum juga memiliki menantu, yang bisa menemani mama kemanapun mama pergi tanpa harus menunggu kami para lelaki untuk datang menjemput mama" ucapnya penuh keyakinan agar rencananya berhasil
__ADS_1
"Iya juga sih. Tapi mau bagaimna lagi anak-anak mama belum ada yang mau menikah. Jangankan rencana menikah pacar aja mama tidak yakin kalian sudah punya sekarang" ucap sang mama dengan santai sambil menatap raka mencari sesuatu disana
Raka yang ditatap pun menelan ludahnya dengan kasar sebelum kembali mengeluarkan kalimat-kalimat berikutnya.
"Sebenernya raka sudah ingin memberikan mama seorang menantu, tetapi seperti yang mama tau raka bahkan belum punya kekasih ma" ucap raka penuh maksud mulai menundukan kepalanya
"Terus.." tanya mama penasaran
Raka menghembuskan nafasnya kasar mencari ketenangan disana.
"Begini ma setau raka, dana saat ini dekat dengan seseorang bahkan mungkin mereka sudah dalam tahap yang serius raka sering secara tidak sengaja melihat mereka bertemu ma" ucap raka penuh keyakinan. Sang mama hanya mengerutkan keningnya mendengar penuturan sang anak angkat. Kemudian mulai berbicara kembali
"Oh benarkah. Apa sudah sejauh itu?" Tanya mama penasaran dengan penuturan raka yang merupakan suatu kejutan besar bagi dirinya...
"Raka juga belum tau ma, tapi semoga saja begitu" jawab raka dengan senyum diwajahnya. Senyum penuh harapan agar sang mama mengerti maksud dan tujuan dari ucapannya itu.
"Iya mama juga berharap begitu. Ummzz begini saja nanti mama akan menanyakan langsung kepada dana tentang gadis itu.." ucap mama dengan senang hati mengingat jika itu memang benar maka dia akan benar-benar segera mempunyai seorang menantu.
"Iya ma semoga saja itu benar, sehingga mama bisa segera mendapatkan menantu, dan mama tidak akan kesepian lagi jika kami sedang bekerja" jawab raka kemudian dengan senyum simpulnya.
"Yes semoga dengan ini semua rencananya berjalan dengan lancar" ucap raka dalam hati
Setelah puas mengobrol ini dan itu mereka berdua pun berpisah karena raka berpamitan untuk pulang kerumahnya. dan mama mengiyakan apalagi setelah tau kalau raka baru pulang dari luar kota
#Flasback off
Setelah menemui dana ditaman kampus B atau bisa dibilang memergoki dana, raka akhirnya kembali kekantornya dengan senyuman diwajahnya....
"Aku jadi penasaran apa yang mama katakan kepada manusia kepala batu itu" ucapnya dalam hati
#gimana guys? Tulis pendapat kalian dikomentar ya. Dan jangan lupa like dan komen
terimaaksih
see you
__ADS_1
.
.