Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Pemaksa.!


__ADS_3

hay guys diingatkan kembali untuk meninggalkan jejak berpa like dan komen okey...!!


selamat membaca..😊.


.


.


"Apa..?." lagi-lagi Ana terkejut dengan penuturan sang sahabat


"Memangnya dia mengajak kamu kemana?"lanjut Ana dengan pertanyaan berikutnya.


"Makan doang kadangan sambil ngobrol-ngobrol santai, kadang aku risih na tapi takut berimbas ke tugas akhir ku, jadi aku setujui saja ajakannya" ucap Clara dengan enteng tanpa beban sama sekali


"Ra jangan-jangan......?" Ucap Ana menggantung kalimatnya, membuat Clara menatap Ana penasaran.


"Apa na" tanya Clara penasaran dengan ucapan sang sahabat,,


"Jangan-jangan dia suka sama kamu, dan mau jadiin kamu selingkuhannya..!!!, oh ya ampun aku tidak bisa membayangkan jika itu memang benar ra?" Ucap Ana dengan suara beratnya membuat Clara sedikit takut, jujur Clara juga sependapat dengan sang sahabat dia juga takut kalau ada maksud lain dari sikap mas denis padanya,,


"Iya juga sih..!! Aku juga sempat berfikir begitu. Tapi rasanya tidak mungkin na, lah kita ketemu kan cuma buat ngerjain tugas yang dia kasih ke aku aja. Ya walaupun kadangan sikapnya aneh sih..!! jadi aku harus bagaimana na?" Ucapnya membuat Ana penasaran sampai ke ubun-ubun..


"Aneh gimana ?" Tanya Ana penasaran.


"Ya begitu kadang-kadang aku mergokin dia lagi ngeliatin aku, kan aku jadi salah tingkah sendiri. Udah gitu mukanya datar banget lagi..!! sumpah na aku takut ada disituasi kayak begitu...!! apalagi mukanya owh ya ampun, membuat ku takut saja na" Ucap Clara sambil bergidik ngeri membayangkan wajah datar mas denis.


"Ya udah sabar aja deh ra, sama hati-hati aja ya. Kalau misal dia makin aneh dan kamu tetep gak dapet apa-apa dari dia seperti apa yang kamu cari coba di diskusiin sama pembimbing kamu deh ra" ucap Ana memberi saran kepada sang sahabat, clara..!!


"Kok kita sama-sama sering ketemu orang datar ya? Aku si aneh Dana, kamu mas denismu itu" ucap Ana lagi sambil memikirkan kejadian yang menimpa mereka akhir-akhir ini. owh sungguh begitu tragiss..!!


"Ya semoga aja semua tetap baik-baik saja pada akhirnya" ucap Ana dalam hati mengingat nasib mereka berdua yang sama saja, tidak ada bedanya sama sekali. ya cuma beda orang saja sih..!!


"Ya juga lah udah lah na gak usah terlalu dipikirkan. Ya semoga saja semua tetap baik-baik aja pada akhirnya nanti, dan kita segera wisuda" ucap Clara menenangkan pikiran mereka dari hal-hal negatif, yang seakan menari-nari dipikiran masing-masing.


"Iya semoga saja" jawab ana singkat.


Kemudian mereka melanjutkan acara curhat bersama sesi-sesi berikutnya mulai dari yang sangat penting sampai hal-hal yang sama sekali tidak penting. Ya begitulah cewe kalau bertemu sababat dekatnya.


Setelah sesi curhat bersama mereka selesai CLara pun berpamitan pulang ke kosnya sendiri. Hingga beberapa saat kemudian Ana tertidur diatas ranjang dengan keadaan acak-acakan seperti orang kelelahan saja..


Keesokan paginya Ana bangun dari tidurnya karena dering ponselnya, tanda ada pesan whatsapp yang masuk.

__ADS_1


"Selamat pagi na?" Kirim orang disebrang sana.


Ana kaget saat melihat siapa pengirim pesa tersebut sambil menutup mulutnya dengan tangan kirinya. Sementara tangan kanannya memegang ponsel.


"Ini bener manusia aneh itu yang ngirim lesan ini? Mimpi apa dia semalam..?? Sudah lah balas aja mungkin penting" gumam Ana dan akhirnya membalas pesan tersebut.


"Hemm iya pagi juga!! Ada apa?" Ketik Ana yang kemudian langsung disend, karena jujur saja dia sangat penasaran dengan tujuan orang tersebut,


"Gak ada apa-apa kok...!!, owh iya hari ini kan weekend kamu ada acara gak?" Tanya orang disebrang sana kemudian.


Tambah heran saja ana dengan pertanyaan si manusia aneh.


"Gak ada sih, paling cuma skripsian aja nanti" ketik ana lagi kemudian langsung di send....


"Owh iya udah kita jalan ya..?? Tolong share loc nanti aku jemput jam sekitar jam sepuluh" balas dana


"Owh iya tidak ada bantahan...!!OK? Langsung dikirim setelah chat ini dibaca!!!" Balas dana lagi, yang terkesan tidak ingin ada penolakan,


"What.......ss" ucap ana dengan keras, kemudian menutup mulutnya lagi kali ini dengan gerakan yang sangat cepat.


"Apa-apaan manusia aneh ini, enak saja ngajak pergi sesuka hatinya tanpa meminta persetujuan dari aku..jangan harap" gumamnya kemudian tanpa membalas pesan dari Dana yang meminta chatnya langsung dibalas setelah dibaca.


Kemudian Ana meninggalkan ponselnya diatas tempat tidur dan ia bergegas membersihkan dirinya kekamar mandi..


Beberapa saat kemudian ana keluar dari kamar mandi, dan mendengar ponselnya berbunyi. Ketika hendak di jawab ternyata panggilannya sudah terhenti..


"Whatt..!!! Apa-apaan ini orang aneh itu ternyata sangat aneh..??? Kenapa dia menelvon sebanyak ini? Lima pelas panggilan whatsapp tidak terjawab dana ada 20 pesan..??" Ucapnya pelan dengan wajah terkejutnya, kemudian dia menggerakan jarinya untuk membuka pesan tersebut..


Isi pesan..


"Kamu kemna?"


"Kok gak dibalas?"


"Ini seriusan gak dibales?"


"Kamu lupa siapa aku"


"Balas atau kamu akan tau siapa aku?"


"Oke jika kamu tetep gak jawab..!!"

__ADS_1


"Aku akan melacak sendiri tempat kosmu!!"


"Kamu lupa aku kerja dimana?"


"Baiklah aku sudah menemukan alamat kamu..!!"


"Siap-siap aku tunggu dibawah tepat jam sepuluh..!!!"


Dan masih banyak lagi pesan-pesan dari Dana yang membuat jantung Ana berdetak dengan sangat kencang..


"Apa jam sepuluh?" Ucapnya keras, kemudian melihat jam diponselnya yang sudah menunjukan pukul sembilan lebih dua puluh lima menit.


"What sebentar lagi dong" gumamnya panik, dan benar saja ponselnya kembali berbunyi..


Ana bergegas menjawab panggilan tersebut..


"Haloo" suara Ana cukup keras menjawab panggilan whatsapp dari Dana


"Emzz santai aja, apa kamu sudah tidak sabar untuk bertemu dengan ku?" Ucap Dana dengan suara yang menggoda..


"Apa maksudmu?" Ucap Ana lagi dengan suara yang cukup keras


"Hei pelankan suaramu apa kamu ingin membuat semua orang disana panik karena teriakanmu itu?" Ucapan dana ini berhasil membuat Ana menurunkan sedikit emosinya..


"Cepat katakan apa maumu kenapa kau itu memaksa sekali mengajak aku pergi..?" Pertanyaan Ana membuat Dana tertawa disebrang sana, ana pun mengerutkan keningnya..


"Hey jawab kenapa kau malah tertawa..?" Tanya Ana lagi dengan kesal


"Sudah lah aku akan menjawabnya nanti...!! Ingat kau sudah menghabiskan waktu sepuluh menit dengan mengangkat panggilan ini" ucapnya membuat Ana kembali mengerutkan keningnya.


Sungguh Ana sangat bingung dengan situasi ini..


"Waktumu tinggal 25 menit lagi untuk siap-siap, dan segeralah turun aku sudah menunggu dibawah...!!! Jika kau terambat maka aku akan menjemput mu kekamarmu itu...!!!" Ucap Dana dengan lantang kemudian mematikan ponselnya secara sepihak..


"Apppaaaaa....!!!!!" Teriak Ana dengan keras...


#okey sampai disini dulu guys


Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, dan komen


Terimakasih sudah mampir😊

__ADS_1


See you


__ADS_2