
#Hay guys terimakasih sudah mampir...
happy reading all...
.
.
. Lanjut...
"Katakan atau..." kalimat Dana terputus karena Raka sudah terlebih dahulu menjawab pertanyaan Dana dengan mantap..
"Clara....!" Ucap Raka singkat dan jelas....
"Aku menginginkan Clara dan, aku berfikir jika kau menjadikan gadis itu sebagai kekasihmu maka secara otomatis aku akan dekat juga dengan Ana, karena kita berteman bukan? Tentu kau akan menperkenalkan dia kepadaku dan keluargamu cepat atau lambat..!! Maka aku bisa meminta bantuannya untuk mendekatkan ku dengan clara..!!" Ucap Raka menjelaskan semuannya..
"Aku sangat menginginkan clara dan..? Hanya Clara yang akan menjadi pendamping ku kelak..." ucap Raka penuh keyakinan...
Sementara itu Dana yang mendengar nama Clara selalu disebut-sebut oleh sang sahabat, hanya mengernyitkan dahinya bingung.....
"Bodoh.." ucap Dana dalam hati, melihat kebodohan yang Raka lakukan...
"Sejauh mana kau mengenal Clara ka..?" Tanya Dana kemudian, ia ingin memastikan sesuatu tentang pengetahuan Raka mengenai Clara...
"Belum ada perkembangan dan, aku hanya bertemu sekali dengannya di tempat makan waktu itu. Aku tidak pernah bertemu lagi dengannya bahkan aku sering datang kekampus B karena jika Ana kuliah disana bukannya clara juga kuliah disana? Namun semua seakan sia-sia yang ada dia selalu hadir di dalam mimpiku.." ucup Raka menjelaskan awal mula ketertarikan pada Clara hingga usahanya untuk bertemu lagi dengan gadis pujaannya tersebut...
"Jadi bisakah kau segera kenalkan kekasihmu itu padaku secepatnya..? Kau tau aku sudah sangat merindukan senyuman Clara yang sangat manis itu.." ucap Raka sambil menunjukan senyuman manisnya...
Penjelasan raka membuat semua emosi dan kekesalan Dana terhadapnya hilang sudah. Yang ada saat ini dia terkekeh geli menyaksikan sendiri kebodohan Raka ..
"Apa yang akan dia lakukan jika dia tau pujaan hatinya sudah dimiliki oleh orang lain.." pikir Dana kemudian sambil menatap wajah Raka yang masih terlihat berseri-seri...
"Ya..!! Aku memang akan segera mengenalkan Ana sebagai kekasihku di depan keluargaku dan aku secara khusus mengundangmu untuk datang nanti...!" ucap Dana penuh keyakinan
"Ya tentu saja aku akan datang, jika aku boleh memberi saran lebih cepat kau mengenalkan dia pada keluargamu maka itu akan semakin mudah untuknya nanti, dan untukku juga pastinya...?😂" ucap Raka dengan penuh percaya diri..
"Baiklah aku akan mempertimbangkan semua saran darimu ini..!! Namun satu hal yang harus kau tau, kau harus menguatkan hatimu untuk hal besar yang akan kau dengar nanti..!! " ucap Dana penuh arti, kemudian ia melihat jam di pergelangan tangannya. Ternyata jam sudah menunjukan pukul 16.00 saatnya dia pulang, karena kerjaannya juga sudah selesai...
"Apa maksudmu..!! Dana..!!" Teriak Raka saat melihat dana sudah bergegas keluar dari ruangan itu dengan cepat, bahkan dia tidak sadar jika sudah waktunya pulang sekarang..
__ADS_1
"Sial..! Sial..! Sial..!, ada apa sebenarnya, kenapa dia berbicara seperti itu..?" Gumam Raka pelan, dengan rasa penasaran yang luar biasa, kemudian bergegas keluar dari ruangan tesebut mengikuti Dana dan bersiap-siap untuk pulang juga....
. . .
Disisi lain saat ini dana sudah berada didalam mobilnya yang melaju dengan kecepatan sedang...
"Bagaimana perasaan Raka jika tau pujaan hatinya sudah memiliki kekasih.!!! Dan orang itu adalah Denis...? Bagaimana perasaannya nanti jika dia mengetahui bagaimana cara Denis memperlakukan Clara hari itu..!!! Ya semoga saja jiwa playboy yang ada pada dirinya masih berlaku sehingga itu tidak akan terlalu berpengaruh besar nantinya..!" Gumam Dana, sambil terus memikirkan reaksi Raka nantinya...
"Ya kita lihat saja nanti,,,,!" Ucapnya singkat penuh makna sambil menikmati perjalanannya...
Tepat pukul 16.45 dana sampai dirumahnya, dia bergegas keluar dari mobilnya untuk segera masuk kedalam rumahnya..
Namun ketika baru melewati pintu utama rumahnya...
"Kak..!! Sudah pulang..? Sini duduk dulu.." ajak sang mama
"Iya ma.." jawab Dana kemudian menuju tempat duduk tepat disebelah sang mama...
"Bagaimana hubugan kamu dengan kekasihmu saat ini kak, apakah sudah ada kemajuan..?" Tanya mama penasaran..
"Sudah lebih baik ma, kami juga berencana akan makan malam bersama nanti..." ucap Dana membuat sang mama tersenyum senang..
"Bagus kak..!! Segera bawa dia menemui mama ya kak, mama benar-benar tidak sabar berkenalan dengan calon menantu mama itu..!" Ucap mama begitu bahagia..
"Jadi mama tidak bisa memaksakan Dana untuk segera menikahinya..! Karena sepertinya dia ingin lulus kuliah dulu ma..!" Ucap Dana membuat sang mama terdiam sejenak...
"Kenapa harus menunggu lulus kuliah kak..? Bukankan bisa kuliahnya dilanjutkan setelah kalian menikah..?" Ucap sang mama membuat dana terkejut..
"Mama benar-benar tidak sabaran.." ucap Dana dalam hati..
"Kita liat nanti ya ma..? Secepatnya dia akan dana kenalkan ke mama? Mama bisa menilai sendiri nanti..!" Ucap Dana serius..
"Dan semoga saja mama tidak suka dengannya, sehingga aku bisa bebas lagi seperti sebelumnya.." pikir Dana kemudian..
"Iya...!! Siapapun pilihan kamu mama akan selalu mendukungmu kak..? Asalkan dia baik dan bersedia menikah dengan kamu secepatnya😁.." ucap sang mama senang...
"Huuhh.." Dana menghembuskan nafasnya kasar..
"Pada akhirnya semua keputusan ada pada dirinya ma..!! Dana tidak bisa berbuat apa-apa untuk itu.." ucap Dana pada akhirnya..
__ADS_1
"Setidaknya kamu harus berusaha untuk meyakinkan dirinya kak..! Mama tunggu kabar baiknya..?" Ucap mama dan kemudian berlalu pergi meninggalkan dana yang masih sibuk dengan pikirannya..
. . .
Beberapa saat berlalu saat ini Dana sudah berada didalam kamarnya dengan pakaian yang rapih pertanda bahwa dia sudah siap menjemput Ana untuk makan malam bersama...
Sebelum berangkat dia menghubungi Ana terlebih dahulu melalui pesan whatsapp..
"Sayang... cepatlah bersiap.!! Setengah jam lagi aku sampai..!!" Isi pesan yang Dana kirimkan, mengingat saat ini jam sudah menunjukan pukul 19.40..
"Iya ini lagi siap-siap, hati-hati ya sayang.." isi pesan yang dikirim oleh Ana..
"Sampai kapan akan bertahan..? Pada akhirnya jika aku tidak bisa merubahnya sesuai keinginanku, aku akn meninggalkan dirinya..!!" Ucap Dana pada dirinya sendiri..
Tanpa menunggu lama Dana akhirnya mengemudikan mobilnya menuju tempat Ana dengan kecepatan sedang....
. . . . . . .
Disini lah mereka sekarang direstoran A yang juga terkenal didaerah mereka, setelah memesan makanan masing-masing beberapa waktu lalu akhirnya pesanan mereka datang juga...
"Cepat habiskan makanan mu, jangan sampai kau membuang makanan dengan sia-sia..!" Tegas Dana..
"Baiklah kau juga..!" Balas Ana mengikuti instruksi Dana..
Untuk beberpa menit diantara mereka tidak ada percakapan lagi, mereka berdua fokus untuk menghabiskan makanannya masing-masing, hingga...
"Emmzzz ada yang ingin aku bicarakan..?" Ucap Ana pelan membuat dana menatapnya dengan tatapan menyelidik..
.
.
.
.
Bersambung....
#Jangan lupa dukung author dengan cara like, komen dan vote ya...😉
__ADS_1
Terimakasih..
See you