Antara Cinta Dan Hobby

Antara Cinta Dan Hobby
Dia lagi?


__ADS_3

"Woe dasar manusia kepala batu, kalau suka ya suka aja. Pepet sana" ucap raka memanas-manasi dana, karena jika dia dekat dengan ana berarti si dia juga akan dalam genggamannya


"Diam....brengsek"" ucap dana dengan keres lalu pergi meninggalkan yang lainya menuju ke kamarnya.


"Kenapa dia jangan-jangan.." ucap mereka menggantung


"Ah sudah lah, biarkan saja biasa juga begitu" ucap doni santai kemudian menuju ke kamarnya tanpa memperdulikan orang yang tersisa disana


"Huh kebiasaan tamu ditinggal" keluh raka melihat semua orang pergi meninggalkan dia


Sementara itu dana yang sudah sampai dikamarnya bergegas menyalakan televisi untuk apa lagi, tentu saja untuk menyaksikan tim bola kesayangannya yaitu tim bola GA (anggap saja begitu ya gak enak rasanya nyebut aslinya, takut dibully 😂)


"Sial sial sial, kenapa bisa kalah tiga kosong lagi sial" erang dana frustasi mendapati tim kesayangannya yang sebentar lagi akan kalah karena waktu hanya tersisa 5 menit, mana mungkin bisa bikin gol banyak dalam waktu yang singkat.


"Ayo jek, yak, terus, tendang giring dulu kasih ke zian ya benar nah ayo zian tendang dan......" ucap dana didalam hati khas suara komentator di tv nasional tentu saja itu adalah kebiasaannnya mana mungkin dia berteriak seperti itu bagaimana nanti julukannya


Goolllll


Nah kan hancur sudah reputasinya didepan keluarganya eh tapi tunggu dulu...!!


"Untung tadi pas masuk dikunci pintunya semoga saja tidak ada yang tau" gumamnya pelan dengan gaya coolnya


Dan akhirnya pertandingan bola pun selesai ya walaupun kalah setidaknya bisa ngasih hiburan lah ke para fans...


Namun entah kenapa, tidak ada angin dan hujan tapi tiba-tiba dia ingat sosok yang tadi diperbincangkan ya siapa lagi...

__ADS_1


"Gadis bodoh" gumamnya tanpa terasa ada senyum tipis yang menghiasi wajah tampannya


"Jika nanti kita bertemu lagi aku berjanji akan sedikit baik padanya" janjinya pada diri sendiri entah dari mana datangnya pemikiran itu.


"Ah sudah lah sebaiknya aku selesaikan dulu sisa kerjaan tadi" pikirnya kemudian bergegas melakukan rencanannya


Hingga tanpa terasa waktu sudah menunjukan tepat tengah malam dana bergegas ke ranjang karena merasa sangat lelah, dan kemudian bergabung dengan mimpi indahnya.


Hari-hari terus berjalan tidak ada yang spesial dari hidup dana entahlah dia merasa ada sesuatu yang berbeda dengan kebiasaannnya terlebih ketika dia sedang menonton siaran langsung pertandingan yang dinantikannnya, ketika mendengar teriakan para fans dia jadi teringat sosok perempuan yang beberapa waktu lalu sempat ada pikirannya.


"Ya lebih baik memang tidak bertemu lagi, lagian aku berharap dia tidak bermimpi datang ke stadion seperti itu. Apa jadinya jika dia ke stadion kemudian di senggol-senggol orang lain???" Pikiran dana berkelana kemana-mana bahkan ketempat yang tak seharusnya


"Kenapa aku jadi sering memikirkan dia" gumamnya lagi


"ah sudah lah" ucapnya menyadarkan dirinya


"Ah sial sepertinya rencana ku gagal..!! Lagian kenapa si kepala batu itu,, batu sekali sudah di kompor-komporin kok gak bertidak juga ya?" gumamnya pelan sambil mengacak-ngacak rambutnya


"Ahh sial apa yang harus aku lakukan sekarang agar bisa berjumpa lagi dengan si dia" pikir raka dalam hati kemudian seringai muncul dari wajahnya


"Ya sepertinya aku harus menemui si ana itu untuk menanyakan si dia" idenya untuk mendapatkan pujaan hatinya


"Ahh sialll" erangnya frustasi lagi


"Ada tugas keluar kota lagi 3 minggu, oke aku akan menemuinya sepulang dari sana" ucapnya penuh keyakinan. Lalu bergegas melanjutkan pekerjaannya

__ADS_1


Tiga minggu berlalu atau tepat satu bulan mereka, ana dan dana tidak pernah bertemu lagi. Hal ini membuat hidup ana sangat tenang seperti sedia kala


Dan satu lagi,, seminggu yang lalu ana sudah melaksanakan seminar proposalnya ya walaupun banyak revisi setidaknya sudak melewati fase itu pikirnya..


"Huh semangat revisian ana" ucapnya menyemangati dirinya sendiri sambil menjalan keluar menuju loby karena dia baru saja menemui dosen pembimbingnya


Tiba-tiba


Hali halo halo halo (dering teleponnya berbunyi)


"Siapa sih" gumamnya sambil mengambil ponselnya dari dalam tas dan melangkah menuju tempat duduk ketika dia melihat tempat duduk didepannya.


"Iya ra ada apa" jawab ana ketika sudak membaca nama peneleponnnya,


"Na dimana" tanya clara santai


"Di loby gedung A baru selesai bimbingan" jawabnnya tenang


"Oalah oke na, oh iya nanti kalau sudah sampai kosan kabarin aku mau kesana kangen rusuhin tempat tidurmu dan bantal guling kamu itu" perintah clara dengan semangat


"Santai, iiiiiii...yyyyy..." belum sempat ana menjawab tiba-tiba ada yang mencoleknya dari belakang hingga membuatnya kaget dan mematikan ponselnya secara otomatis..


"Kaa...kaa... kamuuu...."


#sampai disini dulu jnagan lupa tinggalkan jejak dengan like dan komen serta bintang 5 nya ya..!! terimaksih

__ADS_1


see you


__ADS_2