APA AKU BISA KEMBALI ?

APA AKU BISA KEMBALI ?
CHAPTER 26


__ADS_3

...----------------...



Killian terdiam dengan pengakuan Alexia yang menyebutkan bahwa dunia ini tidak penting bagi dirinya.


Killian dengan tatapan kosong bertanya kepada Alexia dengan suara kering.


" Apa maksudmu dengan dunia ini adalah tulisan tangan manusia? " Tanya Killian.


Alexia mengepalkan tangannya, dan dia mengungkapkan segalanya.


" Yah....ini bukan duniaku, dunia ini hanya novel." Ucap Alexia tenang.


Dengan mengusap wajahnya, Killian tertawa terbahak-bahak bercampur air mata.



" Ha..hahahahahh..Omong kosong!!! " Ucap Killian.


" Jujur saja Alexia....Kau tidak mau hidup bersamaku!! " Ucap Killian sekali lagi dengan ekspresi dingin dan aura iblis.


Dari satu titik, dia menunjukkan emosinya sedikit demi sedikit, dan dia mengeluarkan aura iblisnya.



| Apa itu? | Alexia melihat aura iblis Killian, karena itu terpancar jelas menyelimuti tubuh killian, tubuhnya di selimuti pekatnya aura hitam.


| Killian mengeluarkan aura iblisnya, dia sudah menekan perasaannya. | Pikir Penyihir agung.


" Terserah kau mau percaya atau pun tidak karena itu kenyataannya. " Ucap Alexia.


" Baiklah...aku tidak peduli jika ini dunia novel atau asli. Aku hanya peduli kepadamu. " Ucap Killian.


" Jangan pergi kemana pun. " Ucap Killian dengan suara serak.


" Tidak... " Alexia menggelengkan kepalanya.


" Suatu hari nanti aku harus pergi. Kau akan bertemu dengan pemeran utaman wanita. Dan hidup bahagia bersama dengannya. " Ucap Alexia keras kepala.



Killian mengangguk dan berkata dengan suaranya yang serak.


" Baiklah.....Tapi, kau hanya boleh pergi saat usiaku 19 tahun. Kau boleh pergi kemana pun yang kau mau. Aku tidak akan memaksamu untuk tinggal, kau juga tidak akan melihatku saat itu. Pada saat itu kau bebas Alexia. " Ucap Killian sakit.


| Karena pada saat itu aku sudah mati, dan kau akan pulang ke tempat asalmu. Itu akan lebih baik. | Pikir Killian.


" Heh...semua alur sudah berubah, bagaimana aku bisa kembali. " Ucap Alexia.


| Gadis itu tidak tahu, bahwa Killian akan mati di usia 19th. Itu adalah resiko akibat sihir mengembalikan waktu. Nasib Killian tidak berbeda dengan kaisar pertama. | Pikir Penyihir Agung yang sedari tadi diam, karena dia tidak mau ikut bicara.


" Kau tenang saja, guruku bisa mengembalikanmu. " Ucap Killian.

__ADS_1


Alexia kemudian terdiam dan dia pun akhirnya tenang dan menerima semuanya sampai usia Killian 19 tahun.


" Baiklah, aku akan menunggu sampai saat itu. " Ucap Alexia.


| Aura iblis Killian terus menyelimuti tubuhnya. | Pikir Penyihir agung.


" Sial!!! " Ucap Penyihir Agung, yang sedari tadi diam memperhatikan mereka.


" Killian?!! berhenti menekan perasaanmu, aura iblismu sudah keluar terlalu banyak!!! " Ucap Penyihir Agung.


| Aura iblis, jadi Killian sudah membangkitkan kekuatannya. Termasuk kekuatan suci. | Pikir Alexia.


Killian menyadarinya dan dia mulai menenangkan auranya sendiri.


" Haaaa.... " Perlahan aura yang terpancar dari tubuhnya mengurang.


" Tolong berjanjilah kepadaku, kau tidak akan mengingkarinya lagi. Karena setiap kau berjanji kau selalu mengingkarinya." Ucap Killian.


" Kali ini aku berjanji, aku tidak akan kembali sebelum usiamu 19thun, tapi jika kau yang berbohong. Maka aku akan membencimu sepenuhnya. " Ucap Alexia.


Killian tersenyum pahit, dan dia mengelus kepala Alexia.


" Akan ku pastikan, kau akan kembali ke tempat asalmu. " Ucap Killian.


" Untuk kakakmu, aku akan menyelamatkannya. Kau tidak usah khawatir. " Ucap Killian.


Alexia mengangguk, dalam hatinya dia berpikir.


| Aku bisa kembali tanpa harus mengorbankan nyawa seseorang. | Pikir Alexia.


" Apa kau—


Sebelum penyihir agung berbicara, Killian sudah menatapnya dengan tajam seolah Killian memberi kode. Untuk tidak membicarakan hal itu.


" Kapan kau akan pergi? " Tanya Alexia.


Killian hanya diam dan tersenyum hangat.


...----------------...


Setelah perselisihan itu, Killian memutuskan untuk pergi ke wilayah barat dan menyelamatkan Yustaf.


Killian bahkan tidak memberi tahu Alexia bahwa dia akan pergi menyelamatkan Yustaf malam ini juga.


Wilayah Barat.



Tepatnya di depan mansion hukum. Di mana Mentri hukum berada.


Killian datang dengan penyihir agung dan dia segera bertanya kepada penjaga pintu


" Dimana mentri hukum wilayah barat? " Tanya Killian dingin, kepada pengawal di sana.

__ADS_1


" Siapa kalian? " Tanya Pengawal tersebut.



Salah satu pengawal berbisik.


" Itu, bukankah itu penyihir agung. " Bisik pengawal tersebut.


" Benarkah? " Tanya temannya.


" Benar. Biarkan dia masuk. " Ucapnya.


" Aku utusan Duke Yustaf. " Ucap Killian.


Pengawal Itu mengerti dan mereka segera mengantar Killian dan penyihir agung.


Singkat cerita, Killian bertemu dengan mentri hukum wilayah barat dan dia di izinkan untuk melakukan penyembuhan untuk orang yang terkena racun tersebut.


Killian pun melakukan penyembuhan dengan kekuatan sucinya.



" Aku akan menyelesaikannya dengan singkat. " Ucap Killian.


Setelah penyembuhan tersebut, akhirnya Yustaf di bebaskan. Saat Yustaf keluar dari penjara, dia bertanya-tanya siapa yang telah membebaskan dirinya.


" Siapa yang membebaskan diriku? " Tanya Yustaf.


" Orang itu, tidak mau mengungkapkan identitasnya. Akan tetapi, dia bilang anda akan mengetahuinya nanti saat kembali ke kediaman anda. " Ucap Menteri hukum.


Yustag mengangguk paham dan dia segera kembali ke wilayahnya sendiri.


Sementara Killian, dia tidak akan ikut kembali ke kediaman Winter Glass. Dia akan pergi untuk 3 tahun ke depan. Karena suatu alasan.


" Tolong tunggu aku Alexia, sampai saat itu. Jangan pergi kemana pun. " Ucap Killian.


Meski begitu Killian tahu bahwa Alexia tidak bisa pergi ke manapun karena yang bisa mengembalikannya ke dunia asalnya hanya Penyihir Agung.


Alexia tidak tahu, bahwa Killian akan meninggalkannya selama 3 tahun. Dia tidak akan melihat sosok kecil killian lagi.



...----------------...


BERSAMBUNG.....


Alexia dan Killian 3 tahun kemudian.


Alexia....



Killian.

__ADS_1




__ADS_2