
Itu benar-benar sama.
Alexia yang mendengarnya, dia bertanya dalam benaknya.
| Kau, apa kau adalah suara yang waktu itu? | Tanya Alexia dalam batinnya.
[ Ya, aku yang memanggilmu kemari. Aku adalah dewa pemilik dunia ini. ] Jadi, suara ini adalah suara dewa yang menjanjikan hal itu kepada Alexia.
Alexia yang mendengarnya, dia pun bertanya kembali.
| Kenapa kau tidak mengembalikanku waktu itu? aku sudah menjalankan Novelnya sesuai dengan alur. | Tanya Alexia dalam benaknya.
[ Saat kau sudah selesai menjalankan alur di novel, sebenarnya aku sudah bersiap untuk mengembalikanmu, tapi seseorang mohon kepadaku, orang itu tidak mau melepaskanmu, dia tidak bisa di tinggalkan olehmu. Sebagai gantinya dia memutar waktu. ] Dewa itu memberikan alasan, kenapa dia tidak bisa mengembalikan Alexia.
Alexia mengepalkan tangannya, dia tahu bahwa orang yang di maksud adalah Killian, tapi dia tidak menyangka bahwa Dewa itu tidak seperti Dewa.
Dewa seharusnya tidak mengingkari janji, tapi dia mengingkari janji.
| Apa benar kau adalah Dewa? lalu kenapa kau mengingkari janji? | Tanya Alexia.
[ Jika aku tidak memberi keinginan kepada orang itu, dia akan menghancurkan dunia ini. Kekuatan yang dia miliki sangat besar melebihi siapapun, hingga aku pun tidak bisa membendung kekuatannya. ]
| Yang kau maksud adalah Killian? | Tanya Alexia.
[ Ya, anak itu. Dia pemilik kekuatan iblis sekaligus ilahi terbesar. Kekuatan itu terlahir begitu saja dari dalam dirinya, dewa lain sekalipun tidak bisa menghentikan Killian jika dia mengamuk. ]
| Bagaimana bisa seperti itu, bukankah dia hanya manusia biasa? | Tanya Alexia.
[ Tidak, dia bukan manusia biasa. Dia lahir dari seorang ibu yang merupakan dewi. Ibu Killian adalah dewi terkuat, dia dulunya merupakan dewi yang paling berkuasa. Akan tetapi, dia di jatuhi hukuman karena melanggar ketentuan langit. ]
[ Dia di turunkan dari langit ke bumi, kekuatan yang dia miliki di ambil dan di segel, hingga keturunannya lahir. ]
| Dewi?! melanggar? | Alexia bertanya-tanya.
[ Dia jatuh cinta kepada manusia, itulah pelanggaran yang dia lakukan. Pada akhirnya, dia hanya tertipu dengan manusia itu. Dan berakhir tewas mengenaskan sebagai manusia di tangan Pollin, yang merupakan ayah dari Killian. ] Dewa itu menjelaskan.
Alexia yang mendengarnya, dia tidak menyangka bahwa sesuatu seperti itu bisa terjadi.
| Jadi, kekuatan yang ada pada Killian adalah kekuatan milik ibunya? | Tanya Alexia.
[ Kau benar, kekuatan itu akhirnya di turunkan kepada Killian, kekuatan itu sangat besar meskipun darah Killian separuhnya adalah manusia. Kekuatan itu tidak mengecil. ]
| Tidak masuk akal. Jadi kekuatan yang dia miliki bukan kutukan. | Alexia bertanya-tanya.
[ Bukan, itu murni kekuatannya. Sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu sejak dulu, meski ini terlambat, aku ingin bilang, jika memungkinkan hiduplah di dunia ini bersama dengannya. ]
[ Tapi, perkataan itu sudah tidak berguna lagi, karena Killian akan mati. Aku terlambat memintamu tinggal di sisinya. ]
| Omong kosong, dia tidak mungkin mati. Kau bilang dia adalah keturunan dewa? |
[ Dia telah melakukan sihir terlarang terlalu banyak. Sekarang kekuatan iblisnya juga terus menguasai dirinya. ]
| Dia, apa tidak ada cara lain untuk membantunya. | Tanya Alexia.
[ Berusahalah.....]
| Apa maksudmu dengan berusaha, bahkan pemeran utama wanita sudah mati, apa kau gila!!! | Alexia bahkan mengatakam hal yang kasar, saking emosinya.
Tapi suara dewa itu tidak kunjung terdengar lagi. Dewa itu sudah menghilang, dia tidak menjawab pertanyaan Alexia.
__ADS_1
" Lady, apa anda baik-baik saja? " Saat Alexia hanyut dalam pikiran nya, Arsen membangunkannya yang terus melamun.
Alexia tersadar, lalu dia pergi dari rumah itu dengan cepat.
Arsen mengejar Alexia, dan dia bertanya.
" Lady, kenapa anda berlari? " Tanya Arsen.
" Aku harus pergi ke istana. " Ucap Alexia, dia menaiki kereta.
| Aku ingat, Same mempunyai kekuatan ilahi, aku yakin dia bisa membantuku menyelamatkan Killian. | Pikir Alexia.
...----------------...
Istana Kerajaan.
Alexia tiba di istana kerajaan, awalnya dia ingin bertemu terlebih dahulu dengan Killian, tapi dia harus bertemu dengan Same, dan berbicara.
Karena keselamatan Killian lebih penting.
" Saya tahu, anda bisa membantu saya. " Alexia tengah berbicara dengan Same.
Same pun bertanya apa yang bisa dia bantu.
" Apa yang bisa saya bantu? " Tanya Same.
" Anda memiliki kekuatan ilahi, tolong selamatkan Yang mulia raja. " Alexia memohon.
Alexia mengepal tangannya erat, dia sangat kesal terhadap dirinya sendiri, dia yang hanya mementingkan alur novel tanpa pernah melirik Killian yang sudah lama berjuang.
Kini mulai menyadari bahwa dia tidak bisa terus seperti ini, jika dia terus seperti ini, itu sama saja dengan membunuh Killian perlahan dan menyakitinya.
" Saya akan membantu, tapi kekuatan ini hanya bisa di gunakan satu kali. " Same akhirnya mau.
| Jika yang mulia raja bisa selamat dengan kekuatan ku, aku akan sangat senang. | Pikir Same.
Same tidak tahu bahwa kekuatan ilahinnya bisa menyembuhkan Killian, tapi dia tetap merasa aneh, kenapa Killian tidak memintanya, padahal dia bisa bilang.
| Tapi kenapa penyihir agung bilang, bahwa yang mulia raja tidak dapat di selamatkan. Dia bilang tidak ada yang bisa mengubah hal itu. | Pikir Same.
" Tidak masalah, kekuatan itu pasti akan membantu. " Alexia yakin, jika kekuatan ilahi milik Same bisa membatu.
...----------------...
Setelah Alexia pergi menemui Same, dia memutuskan untuk melihat Killian.
Tentunya, Killian menolak, alasan kenapa Killian menolak, karena dia tidak mau Alexia melihat dirinya dalam kondisi sekarat.
Alexia yang berdiri di depan kamar Killian, dia beteriak.
" Apa kau pikir aku akam terus bodoh dan tertipu. " Alexia berteriak.
Para pelayan menenangkan Alexia.
" Lady, tolong tenanglah, Yang mulia sedang beristirahat. " Ucap pelayan itu.
__ADS_1
" Minggir, aku akan masuk. " Alexia dengan paksa mendorong pelayan yang menghalangi jalannya.
Alexia dengan paksa menerobos masuk, dia membuka pintu dengan keras.
" Killian!!! apa kau akan terus seperti ini?!!! " Alexia masuk.
Killian yang duduk di atas ranjang, dia pun kaget, karena Alexia sampai berani menerobos masuk seperti itu.
" Apa....
" Apa yang kau lakukan di sini? " Tanya Killian.
Alexia menutup pintu kamar itu dengan keras, dan dia menguncinya.
Setelah itu, dia berjalan ke arah Killian dengan wajah serius.
" Apa kau benar-benar akan terus seperti ini? " Tanya Alexia.
Killian hanya bungkam, dia menatap Alexia dengan tatapan tidak mengerti dan tidak tahu apa-apa.
" Apa maksudmu? " Tanya Killian.
" Sudahlah, aku tidak akan bertanya. Tapi aku ingin meminta satu hal darimu Killian.....
Killian menatap Alexia, dia seperti bertanya apa keinginan Alexia.
" Hiduplah....
" Hiduplah, hingga kau tua dan memiliki banyak anak dan cucu...
Alexia mengatakan itu dengan wajah serius. Lalu dia berkata lagi.
" Maka dari itu, kau harus sembuh...
" Kau akan sembuh dengan kekuatan Same, dia bisa menolongmu Killian....
Ucap Alexia seraya mengelus kepala Killian lembut.
Killian yang mendengarnya, dia tersenyum.
" Jika aku hidup, apa kau akan di sisiku? " Tanya Killian.
Alexia sudah memutuskan bahwa dia tidak akan kembali ke dunia asalnya, dia akan menjalani hidupnya di sini, bersama dengan Killian.
" Ya, aku akan di sisimu. Aku berjanji. " Ucap Alexia dengan senyuman bercampur air mata.
Killian yang mendengarnya, dia pun tersenyum kecil.
" Baiklah, aku akan hidup. " Ucap Killian.
| Jika itu bisa. | Pikir Killian, entah apa arti dari perkataannya.
...----------------...
" Killian, kemari lah, kau harus duduk denganku dan mengerjakan dokumen ini bersama.
__ADS_1