
Di amerika
Arsyad sudah memulai semester ke dua kuliahnya dengan baik dengan mengambil jurusan ekonomi bisnis. Arsyad juga sudah mendapatkan banyak teman ,tapi tidak dengan satu orang ini yg selalu dekat dengan Arsyad ,malah satu apatermen pula dengan Arsyad. Yaitu malik Ibrohim .
seorang mahasiswa yg sama-sama berasal dari negara indonesia. Malik dan Arsyad berkenalan saat dimana mereka akan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim,mereka bertemu dan akhirnya mereka menjadi teman dekat .
"Syad ,tau ga cewe cantik yg jurusan .."belum malik menyelesaikan bicaranya Arsyad sudah memotong dengan cepat .
"aku ga peduli" ketus Arsyad
" denger dulu syad ,dia itu cantik banget.dan dia juga berasal dari indonesia,agama islam pula."
" aku ga tertarik" ketusnya lagi.
" what look she is very beuatifull .para cowok kampus dan dosen sering deketin dia tuh. Ucap malik sedikit kaget dengan Arsyad .
pasalnya Arsyad itu tampan apalagi di kampus juga banyak yg menyukai dirinya selain populer karena kepintaran ya Arsyad juga populer karna kepintaran ya.
" bukan tipeku"
" memang tipe kamu yg bagaimana ? tapi kamu normalkan" ucap malik seraya memicingkan matanya pada Arsyad.
" tentu saja aku normal"
__ADS_1
" ya bagus deh soalnya aku liat kamu itu seperti kaya ga tertarik sama cewe-cewe, padahal cewe kampus pada ngefans banget sama kamu syad .ya menurut aku kamu itu terkesan dingin dan cuek banget sama mereka.apa jangan-jangan kamu sedang menjaga hati demi seseorang". Tanya malik
" itu tidak penting .bisakah kita pulang sekarang ini sudah larut malam ".
arsyad tidak pernah menceritakan tentang dirinya ataupun perasaannya pada orang lain termasuk malik. Arsyad sangat privasi tentang kehidupan pribadinya.
Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang saja .hanya memerlukan waktu sepuluh menit untuk sampai ke apatermen .sesampainya di gedung apatermen ,malik langsung memarkirkan mobil sport warna merah itu di parkir kan di depan apatermen merek.
mereka langsung masuk ke dalam karena malam sudah larut dan udara pun semakin dingin.
~Prov muhammad Arsyad ~
diam adalah cara terbaik ku untuk menjaga,entah itu kata maupun rasa.yakinlah tuhan telah mengatur semuanya.
" apa kamu tahu"?
" bagaimana rasanya cinta dalam diam ?
Sepi,sedih,pedih.
Semua hanya mampu ku tahan sendiri.
Kamu? Tidak akan pernah merasakan ya .
__ADS_1
lelah? Jujur" iya"
tetapi ,setiap aku ingin berhati-hatilah meminta untuk berjuang lagi dan logika berkata
" masa cuma segini"
dan akhirnya aku kembali.
~visual muhammad Arsyad nya di ganti jadi ini ya hehe~
Seorang pria dengan wajah tampan ya sedang berdiri di balkon apatermenya memakai kaus putih polos yg menambah berkali-kali lipat ketampanan nya.
Tatapan ya lurus menghadap langsung ke gemerlap sebuah pusat kota pada malam hari.
Rambut pria itu menari-nari tertiup angin malam .apatermen tempat pria itu berdiri di lantai yg cukup tinggi .rupanya hanya di terangi oleh sebuah lampu meja .
setelah cukup lama memandangi gedung-gedung pencakar langit di hadapan ya ,pria itu menatap ke bawah jalanan di bawahnya.
" sudah dua bulan aku di sini,rasa rindu ku terhadap mu dek semakin terasa.terasa sangat berat dan ingin melihatnya setiap kali sendiri seperti ini aku sering melihat sosok dirinya yg terlintas di pikiranku" ucap Arsyad .
Arsyad meraih ponsel yg ada di dalam saku celana. Berniat untuk menghubungi sang kakak. Pasti di indonesia siang beda dengan amerika yg sudah larut malam karna memiliki perbedaan waktu yg jauh.
__ADS_1
Tapi sayangnya ponsel rizky sedang tidak aktif .Arsyad mendengus kesal pasti kakaknya itu sedang sibuk kerja. Enggan untuk menghubungi lagi sang kakak akhirnya Arsyad memilih untuk tidur saja .