Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
hak suami


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu ..


Hari ini adalah kepulangan Arsyad ,rizky dan ifah tidak ada di rumah sedang ada perjalanan bisnis katanya.


Atiqah sudah duduk bersandar di sopa ,sambil menunggu kepulangan suaminya.


Atiqah yg gugup setengah mati karna kepulangan suaminya itu bagaimana? rasanya malu yg tidak terbiasa bersama seorang pria ,kembali menyerang.


sudah dari satu jam yg lalu Atiqah menunggu ,rasa kantuk yg melanda,tanpa sadar membuat dirinya malah terlelat di sopa ruang tamu.


****


Atiqah membuka kedua matanya ,lalu menatap sekeliling ,ternyata dirinya sudah terbaring di atas ranjang tapi siapa yg memindahkan ya?.


mendengar suara gemericik dari kamar mandi ,Atiqah mengingat suaminya apa Arsyad sudah pulang?siapa yg memindahkan ya ke kamar? lantas siapa yg mandi malam-malam begini?


"dek"


suara itu ? Atiqah menoleh cepat ,sosok pria yg selama ini


tengah dirindunkanya tengah berdiri nyata di hadapanya.


Atiqah menatap Arsyad dalam-dalam ternyata suaminya itu baru saja selesa mandi,rambut hitam pekat yg basah ,sesekali meneteskan air ,wajah tampanya terlihat segar .


"mas ,ka_kamu "


Arsyad tersenyum seraya mendekati Atiqah yg masih duduk di atas ranjang .


" iya inu aku sayang,kamu ketiduran di sopa ruang tamu tadi,jadi aku gendong deh.maaf ya sayang pasti kamu nungguin mas" ucap Arsyad sambil membelai rambut Atiqah.


Atiqah baru sadar dirinya sudah tidak memakai hijab dan cadar nya juga,pasti suaminya itu yg melepaskan ya.


"maaf aku ketiduran mas " ucap Atiqah dengan suara pelan.


" iya gapapa sayang " ucap nya dengan tatapan mendalam


Atiqah merasakan bahwa malam ini bener-bener dingin ,Atiqah merasakan bahwa Arsyad telah menatapnya sangat dalam,tatapan itu bahkan mengandung banyak makna.


Arsyad hanya bisa memperhatikan istrinya dengan jantung yg berdetak kencang.


Arsyad menatap Atiqah ia mencium bibir ranum istrinya dengan lembut.tangan ya beralih ke leher tentu hal itu membuat Atiqah meremang.


" boleh kah mas melakukanya malam ini ?" tanya Arsyad ,ia berbisik di telinga Atiqah sangat pelan namun lembut.


Atiqah mengangguk.


anggukan Atiqah jelas membuat Arsyad tak karuan .gugup dan bahagia menjadi satu.


" shalat dulu yuk" ajak Arsyad dengan sangat lembut .malam ini perhatian dan suara Arsyad membuat Atiqah sangat takut.

__ADS_1


keduanya melakukan shalat sunah ,Arsyad dengan khusu meminta ridha allah .keduanya menikmati malam dengan indah ,status suami istrinya semakin sah saat keduanya melaksanakan kewajiban dan saling memenuhi hak pasangan.


kedua insan sedang bermadu kasih,keduanya jelas pasangan halal yg seharusnya melakukan ibadah itu.


***


adzan subuh sebentar lagi berkumandang ,namun Arsyad masih terlelap nyaman dalam tidurnya.Atiqah berjalan pelan menuju kamar mandi ,jujur saat ini Atiqah berjalan saja masih sangat sedikit ngilu.


susah payah Atiqah berjalan pelan,ia tak mungkin meminta bantuan kepada suaminya ,sungguh ibadah malam membuat malu kepada Arsyad.


muhammad Arsyad lelaki itu perlahan-lahan membuka matanya ,ia memperhatikan cara jalan istrinya yg sudh berbeda .ada rasa bangga saat ia tau atiqah menjaga haknya dengan begitu baik dan dia menjadi orang pertama yg melakukan hal itu dengan ya.


Arsyad tak mungkin diam,ia beranjak dari ranjang secara pelan-pelan .tubuh Atiqah terangkat,jelas pelakunya adalah Arsyad.


tubuh Atiqah itu ringan untuknya ,terlihat cara menggendong Arsyad yg terlihat sangat kuat dengan urat-urat yg terlihat di tangan ya.


"Ehhh" lirih Atiqah antara malu dan terkejut saat suaminya membantunya dan berjalan.


"kalau masih sakit bilang ,biar mas bantu kamu syang.kan udah bilang jangan sungkan". tutur Arsyad dengan menatap wajah cantik Atiqah dari jarak yg sangat dekat.


,senyum tak henti di bibirnya .


pipi Atiqah terlihat merah merona , .malu,sungguh malu Atiqah saat ini ia tak tau harus bersikap apa di situasi seperti ini.


"mau mandi?" tanya Arsyad seraya berusaha membuka pintu dengan kakinya.


"bareng?" tawar Arsyad dengan ekspresinya yg sngat nakal


saat itu Atiqah sempat menganggu kan kepalanya ,sontak anggukan itu membuat Arsyad salah tingkah .tiga detik kemudian Atiqah menggeleng cepat.


" Ehhh _enggak e_nggak maksudnya enggak" Atiqah mengucapkan kalimat itu dengan gugup .ia menyesali otak nya yg berpikir lambat saat ini ,apalagi dengan mudahnya malah menganggu kan ucapan suaminya.


tangan Atiqah setia melingkarkan di leher Arsyad ,jelas ia mencari keamanan dirinya sendiri agar tidak jatuh.


"A_ku mau turun" ucap Atiqah


" belum sampai sayang sebentar lagi" tutur Arsyad ia berkata dengan sangat lembut.


Atiqah merasakan wajah nya sangat panas,ia ingin menghilang saja saat ini .akhirnya setelah cukup lama Arsyad menurunkan Atiqah di kamar mandi ia tak beranjak dari ruangan itu.


"mau apalagi?" tanya Atiqah


Arsyad tersadar ,ia dengan sigap keluar dari kamar mandi itu.


"jangan lupa kunci pintunya " ucap Arsyad terkekeh


Arsyad bersyukur semua yg ia lalui bersama istrinya begitu banyak makna.


saat itu Atiqah keluar dengan pakaian yg berbeda dari yg sebelumnya.

__ADS_1


Arsyad menghampiri Atiqah ,entah kenapa aroma tubuh istrinya membuat ia candu.


"kamu pakai sabun apa sayang,ko wangi banget?" tanya Arsyad ,tangan ya kini memainkan rambut Atiqah dengan pelan.


"Emm_mas ma_ndi gih bentar lagi subuh " ucapnya dengan gugup .


Arsyad tak bisa menolak ,yg di ucapkan istrinya memang bener .ia kemudian mengambil handuk ,lalu melewati Atiqah dengan santai.


"makasih ya sayang semoga allah meridhoi keinginan kita untuk punya anak" bisiknya tepat di sebelah telinga kanan Atiqah.


atiqah akhirnya telah menjadi istri yg sepenuhnya,ia hanya ingin memberikan yg terbaik untuk suaminya ,muhammad Arsyad suami yg membuatnya menyadari bahwa skenario allah memang yg terbaik.


"Dan allah menjadikanmu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagimu dari pasangan mu ,serta memberikan mu rezeki dari yg baik .mengapa mereka beriman kepada yg batil dan mengingkari nikmat allah?" Q.s an-nahl :72


***


sore telah tiba ifah dan rizky telah pulang ke rumah ,banyak oleh-oleh yg di beli .mulai dari pakaian ,aksesoris dan berbagai macam makanan .


di ruang tamu dengan tv yg menyala menyiarkan berita terkini .rizky dan Arsyad duduk di sopa yg berbeda ,berbincang-bincang di temani cemilan tentunya.


" jadi tadi malam kamu pulang?" tanya rizky lalu menyesap kopi buatan sng istri.


Arsyad mengangguk mulutnya sibuk mengunyah biskuit ,oleh-oleh yg ifah bawa.


" jadi mau langsung kerja aja nih,ga mau lanjut S3?"


Arsyad mengambil kue biskuit kembali.


"iya aku ga mau jauh-jauh dari istriku "ucap Arsyad lalu memasukan biskuit yg tadi di ambil ke dalam mulutnya.


entah dari mana ifah datang dan langsung menyonor kepala Arsyad dengan keras.


"aduh" kue yg di masukan kedalam mulut ,seketika itu langsung berhamburan keluar


Arsyad mengaduh kesakitan dan menatap nanar ke arah biskuit yg terjatuh kelantai.


"kamu apakan Atiqah hah? berani-beraninya kamu menyiksa Atiqah sampai dia lemas begitu."


"astagfirullah bicara apa sih aku tidak menyiksanya" jawab Arsyad membela diri.


dengan gemas ifah menjambak rambut Arsyad.


"bohong! pasti kamu apa-apa in dia kan hayo kamu ngaku!"


"aduhh,sakit kak lepasin ,ini lama-kelamaan rambut jadi rontok gara-gara jambakan.biasalah pengantin baru namanya juga menghabiskan waktu di kamar makanya sampe lemas" ucap nya terkekeh tanpa dosa


"ifah dan rizky salih melirik


"hah "

__ADS_1


__ADS_2