Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
kabar bahagia


__ADS_3

akhir-akhir ini entah apa yg terjadi suasana hati zahra sering berubah-ubah.seperti saat ini zahra terlihat mengerjakan pekerjaan rumah dengan malas ,tak seperti biasanya yg memberikan ekspresi cerah nan ceria.


ahsan tidak mau ambil pusing ,ia cukup menyiapkan keperluan istrinya itu dengan baik.


ia menyiapkan makanan membantu pekerjaan rumah hingga sekarang ia sedang mencuci mobil dihalaman rumahnya.


zahra sedang terbaring lemas di kasur nya .kegiatan hari ini hanyalah mencuci piring,pekerjaan rumah yg lain sudah di kerjakan oleh suaminya dan zahra merespon semua itu dengan biasa saja.


adnan masih kotor ia belum membersihkan tubuhnya setelah mencuci mobil.dia berjalan ke kamar untuk mengambil handuk.


" ya ampun kotor tau,kamu kenapa sih suka banget bikin rumah kotor aku tuh cape!" protes zahra secara tiba-tiba ,ia marah saat melihat adnan yg mengambil handuk saat keadaan kotor.


adnan bukan hanya terkejut ia baru melihat sisi istrinya yg ternyata sangat gemas ketika sedang marah.


adnan sekarang mengikhlaskan taqdirnya ,dan berusaha untuk mencintai istrinya yg sudah allah gariskan untuk berjodoh dengan istrinya.


"maaf sayang aku mau ambil handuk" ucap adnan.ia menggaruk tengkuknya yg tidak gatal


zahra memajukan bibirnya ia sangat kesal atas perbuatan adnan saat ini.entah mengapa moodnya saat ini selalu rusak padahal hanya masalah kecil.


adnan diam mematung,ia bingung dengan sikap istrinya akhir-akhir ini.adnan membuka bajunya ia lebih baik membersihkan diri dari pada membuat marah istrinya lagi.


dibukalah baju kotornya itu dengan cepat,kemudian adnan menyimpan pakaian di tempat kotor seperti biasa.


" jangan di situ kamu ga liat apa itu tuh ga ada isinya artinya semua pakaian harus di cuci"


lagi-lagi zahra memarahi adnan dengan lugas,moodnya sangat buruk.


zahra mengambil pakaian kotor adnan,ia memasukan pakaian kotoran itu ke mesin cuci.Zahara mencuci satu pakaian ia memasukan sabun secukupnya kemudian kembali tidur di kasur nya.


adnan lagi-lagi di buat terkejut ,sekarang zahra melakukan hal konyol .ia mencuci satu pakaian nya di mesin cuci.


"ya allah sabar kan aku" batin adnan.ia bukan mengeluh justru adnan di buat tertawa atas tingkah istrinya ,di mata nya itu semua terlihat lucu.


zahra memegang perutnya dengan erat,rasa sakit kini datang kepadanya .zahra belum sempat makan,entah apa yg menjadi pemicu rasa sakit di perutnya yg jelas zahra sampai mengeluarkan air mta karna rasa sakitnya.


zahra meringkuk di atas ranjang,ia bahkan tak sanggup untuk memanggil suaminya.karna rasa sakit itu membuat bibirnya terasa kaku.


air mata terus turun di pipinya ,perutnya terasa di peras seolah-olah ada sesuatu yg menekan ya dengan kencang.zahra hanya bisa mengucap kalimat istigfar di dalam hatinya berkali-kali,ia bener-bener putus asa karna rasa sakitnya

__ADS_1


" astagfirullah" lirihnya dengan matanya yg terpenjam


di saat seperti itu beruntung adna sedang keluar dari kamar mandi,ia menghampiri zahra namun betapa terkejutnya adnan saat melihat istrinya ternyata sedang memegang perutnya dengan air mata yg turun bahkan ssudah membekas di tempat tidur.


" ya allah! kamu kenapa sayang?" adnan dengan sigap membawa zahra ke dekapanya dengan kedua tangan ya yg senantiasa memegang perut zahra.


zahra memegang erat lengan adnan,ia bahkan sampai mencakarnya untuk menyalurkan rasa sakitnya.


"arrrrggghh sa-kit" kalimat itu akhirnya terucap meski dengan sangat berat.


" kenapa sayang? mana yg sakit? ya allah kenapa dengan kamu sayang ,mana yg sakit mana?ucap adnan ia bener-bener panik apa yg terjadi,adnan sendiri bingung apa yg terjadi.


zahra memejamkan matanya,ia membuat adnan semakin panik.akhirnya adnan memutuskan untuk menggendong zahra ,lebih baik membawa istrinya ini ke rumah sakit untuk memastikan keadaanya.


" bertahanlah aku mohon" adnan menepuk-nepuk kedua pipi bilqis saat sudah berada di dalam mobil.


zahra memegang erat tangan kanan suaminya ,ia bener-bener tak kuasa menahan rasa sakitnya .ia bener-bener menyiksanya.


adnan menepikan mobilnya bahkan ia beberapa kali melihat istrinya meremas kuat tangan ya .di simpan tangan kanan nya puncak kepala istrinya adnan mengucapkan sesuatu disana dengan mata yg memandang sayu wajah kesakitan istrinya.


"allahumma sholi ala syaidina muhammad ,ya allah tolong cabut rasa sakitnya ,jangan membiarkan dia tersiksa atas rasa sakitnya"ujar adnan dengan lirih ,ia bener-bener tak mampu melihat istrinya seperti itu.


" ini yg sakit sayang?" tanya adnan


yg mendapat respon sebuah remasan erat di tangan ya .itu ulah zahra yg menyalurkan rasa sakitnya .


rasa sakit itu semakin lama semakin kuat,adnan dengan hati-hati menjalankan mobilnya.keduanya sampai di rumah sakit,dengan sigap adnan menggendong istrinya dan ia membaringkan istrinya di blankar rumah sakit.


"allah...allah...allah.." lirih zahra dengan lemah ,suaranya masih mampu terdengar namun dengan penuh rasa sakit.


adnan mendorong blankar yg di tempati istrinya,ia bener-bener ingin mengurangi rasa sakit istrinya.


ruang gawat itu telah tertutup,adnan hanya mampu menunggu di luar dengan pikiran yg kacau.


lelaki itu mondar mandir dengan wajahnya yg begitu cemas,sorot matanya penuh harap dengan urat di tangan ya yg sudah mengepal kuat.adnan merasa gagal menjaga istrinya sendiri.


zahra di priksa oleh dokter,rasa sakitnya ini lebih dari pada sakit karna haid.dengan telaten dokter itu memeriksa dimana letak rasa sakit pasien ya.


adnan menutup matanya ia duduk dengan tangan ya yg bertautan yg ia menutupi di keningnya .adnan tak mampu melihat istrinya terluka karna ia sudah bener-bener jatuh cinta padanya .kini ia mengucapkan doa dengan khusu.

__ADS_1


"allahumma rabban nasi,adzhibil ba'sa isyfi anta asy-syafi la syifa'a illa syifauka syifaan la yughadiru saqman".


begitulah doa yg di ucapkan adnan,ia mengulang-ngulang doa yg sama dengan hati yg kuat penuh keyakinan kepada allah.


seorang perawat keluar dari ruangan itu,ia meminta adnan untuk masuk.hal itu sontak membuatnya semakin cemas,ia takut sesuatu yg buruk telah terjadi padanya.


" bagaimana dengan keadaan istri saya dok?" adnan langsung bertanya pada intinya


dokter itu tersenyum ,hal itu membuat adnan melirik istrinya yg ternyata sedang menatapnya.


"selamat tuan sebentar lagi anda akan menjadi ayah" ucap sang dokter


adnan termenung,setelah sadar ia langsung memeluk istrinya .


adnan tak mau melepaskan istri gantinya ini di pelukan ya.


" apakah semua ini nyata?"ucap adnan dengan air mata yg turun dari pipinya ia sangat bahagia atas kabar istrinya ini.


dokter ini hanya menatap kebahagiaan pasangan ini dengan tersenyum,memang untuk anak pertama penyambutan orang tuanya luar biasa


dokter itu meminta kepada andan untuk mengisi beberapa data.


"bisa ikut saya sebentar tuan?" tanyanya.


adnan melepaskan pelukannya,ia menghapus air matanya dengan lembut adnan mengusap kepala zahra yg tertutup hijab.


"aku pergi keluar dulu sebentar sayang,kamu di sini dulu bentar ya"ucap adnan sungguh suaranya sangat lembut dengan tatapan yg menghangat.


adnan sudah berada di ruang dokter,ia menyimpan kedua tangan ya di atas meja.saat ini ia mendengarkan penjelasan dokter dengan baik.


" tuan istri anda sedang mengandung,namun usianya sangat muda masih sekitar satu minggu.tapi tak perlu khawatir kram perut memang normal di fase seperti ini" jelas dokter itu dengan sibuk mempersiapkan beberapa berkas.


"isi dan tanda tangan ini tuan " sambungnya.


adnan mengisi beberapa berkas itu dengan hati yg terus berucap tasbih.ia tak menyangka allah memberikan kepercayaan kepadanya secepat ini.


setelah mengisi beberapa berkas itu adnan kembali ke ruangan zahra .ia memeluknya dengan erat.


"makasih sayang aku janji akan merawat kalian dengan baik" ucap adnan dengan mencium ubun-ubun zahra.

__ADS_1


zahra hanya terdiam ia mengucapkan syukur di hatinya tak henti-henti.


__ADS_2