Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
acara syukuran


__ADS_3

"Arsyad ,jangan lakukan ini padaku ,ingatlah masa-masa indah kita dulu,aku masih sangat mencintaimuLepaskan aku dan aku akan memberikan apapun yang kau mau,aku akan memberikan kepuasan yang lebih dari yang perempuan itu berikan.please Arsyad,aku akan memberikan seluruh hidupku untuk mu ,aku mencintaimu"


Kata-kata Bianca sungguh membuat Arsyad muak.tadinya dia sempat berpikir untuk memaafkannya,mungkin jika dia berjanji untuk tidak lagi mengganggu istrinya,dia akan memaafkan nya,namun mendengar perkataannya seperti sekarang membuat Arsyad mengurungkan niatnya untuk memaafkan Bianca.


Arsyad mengambil ponsel dan menghubungi seseorang.


"Lakukan "perintahnya


Bianca hanya menatap Arsyad dengan bingung,sedangkan Arsyad tetap pada posisinya duduk di hadapan Bianca dengan santai..


"Apa yang akan kau lakukan Arsyad?" tanya Bianca akhirnya ,karena Arsyad masih diam di tempatnya.


"Kita lihat saja apa yang bisa aku lakukan padamu" Arsyad tersenyum mengerikan.


Bianca melihat wajah Arsyad yg terasa sangat berbeda seperti biasanya.setelah beberapa saat terdengar dering ponsel dari tas Bianca yang di sita oleh anak buah Arsyad.salah satu anak buah Arsyad melakban mulut Bianca supaya tidak bisa bersuara.


kemudian memberikan ponsel Bianca yang masih berdering pada Arsyad.Arsyad mengangkat teleponnya dan menekan mode loud spekaker


"Hallo bu Bianca? Ya tuhan akhirnya ibu mengangkat telpon.bu perusahaan sedang dalam kondisi gawat bu,semua investor menarik modalnya secara mendadak,nilai saham kita terjun bebas.semua klien kita membatalkan semua pengiriman barang untuk mereka karena di nilai kualitasnya tidak memenuhi kontrak.mereka semua sepakat bekerja sama menuntut perusahaan kita.telepon kantor terus berdering,perusahaan kita collapse.bu apa yaang harus kami lakukan? Kami membutuhkan keputusan dari bu Bianca.hallo bu? Hallo? Bu Bianca? Apa kau masih mendengarkan ku bu? " terdengar asisten Bianca menelepon dengan nada yang sangat panik.


Arsyad pun mematikan hubungan telepon dari ponsel bianca.Bianca membelalakann matanya .dia seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Ini hal yg sangat mustahil ,hanya dalam hitungan menit Arsyad telah menghancurkan perusahaannya ,menghancurkan hidupnya bagaimana bisa? Siapakah Arsyad sebenarnya? Pertanyaan itu terus berulang dalam pikirannya.


"ini baru sebuah peringatan kecil untukmu,tapi bila kau berani mengganggu istri ku lagi bukan hanya perusahaan mu yang lenyap,aku akan melakukan sesuatu yang tidak akan pernah kau bayangkan,yang akan membuatmu berharap tidak di lahirkan ke dunia ini.apa kau mengerti?!" ucap Arsyad dengan tatapan yang sangat mengerikan.


Bianca merasa dunianya runtuh seketika .kepalanya terasa berputar dan dia pun pingsan di tempatnya duduk. Arsyad melihat Bianca yang pingsan dan tersenyum puas.


"Kembalikan dia ke apatermennya" Arsyad memberikan perintah kepada anak buahnya.dan berdiri meninggalkan tempat ini.


Arsyad kembali mengendarai mobilnya pulang kembali menemui istri tercintanya yang tengah menunggunya di rumah.


Esok harinya Atiqah di antarkan Arsyad ke rumah kak rizky .hari ini merek akan mengadakan syukuran dengan anak yatim.

__ADS_1


"Assalamualaikum " Atiqah dan Arsyad memasuki rumah megah itu.


"waalaikumsalam " jawab kak ifah dan kak rizky .mereka tengah sarapan bersama.


"sini Atiqah kalian belum sarapan kan?" tanya ifah menyambut adik iparnya .Atiqah dan Arsyad menyalami kakaknya.


"Kami sudah sarapan kak,aku harus segera ke kantor,Tapi nanti siang aku usahakan sudah kembali setelah shalat jumat".


"Ooh baiklah " ifah mengangguk.


"Bagaimana kabarmu syad? Tanya rizky saat Arsyad akan pergi,kemudian dia pun kembali duduk di meja itu.sepertinya ada yang akan di bicarakan oleh kakaknya.


"Baik kak"


"bagaimana kondisi perusahaan kita?"


"semua dalam kondisi stabil"


Atiqah dan ifah yang mendengarkannya ikut terkejut,mereka semua melihat ke arah Arsyad.


"aku tidak tau kak,mungkin ada masalah intern dalam perusahaan mereka" jawaban Arsyad tanpa berani menatap mata mereka yang tengah menatapnya.


"Baiklah aku harus segera pergi,baim sudah mengkondisikan untuk acara nanti sore.aku usahakan sudah berada di sini sebelum acara"


Arsyad beranjak dari duduknya,menyalami ke dua kakaknya.Atiqah mengantar Arsyad ke pintu depan.


"Mas ,benarkah kau tidak tahu menahu tentang collapse nya perusahaan Bianca?" tanya Atiqah hati-hati


"kau jangan terlalu pikirkan itu ,fokuslah pada kehamilan mu ,masalah pekerjaan kau bisa percayakan padaku " jawab Arsyad yang hanya bisa di jawab Atiqah dengan anggukan kepala.


"Aku berangkat dulu,jangan terlalu lelah,serahkan semua persiapan acara kepada para pekerja,mereka akan membantu mengaturnya"

__ADS_1


"iya mas hati-hati dijalan" Atiqah mencium tangan Arsyad.di ikuti Arsyad mencium kening Atiqah.kemudian dia pun berlalu masuk ke dalam mobil dan melesat menghilang di balik pagar tinggi rumah itu.


ifah mendekati Atiqah yang masih termenung di depan pintu rumah.


"Atiqah menurutmu apakah collapse nya perusahaan Bianca ada hubungannya dengan kejadian kemarin?" tanya ifah pada Atiqah


"aku pun berpikir demikian kak,namun mas Arsyad tidak mengatakan apapun ,dia hanya memintaku untuk tidak memikirkannya." jawab Atiqah.


"Kalau memang begitu,aku sangat bersyukur dia mendapat hukumannya Di luar itu perbuatan Arsyad atau bukan,dia memang pantas mendapatkannya" ifah masih mengingat bagaimana dia memperlakukan Atiqah kemaren ,bahkan dia mengancam akan membunuh Atiqah dan itu membuatnya kembali emosi.


Atiqah hanya diam ,dia merasa ini memang perbuatan suaminya,tetapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa.


Persiapan acara syukuran sudah selesai,acaranya akan di adakan di taman dekat kolam renang yang ada di belakang rumah mereka. Bingkisan untuk anak yatim sudah berjejer rapi di meja. Makanan dan minuman juga sudah terhidang.


Mereka juga menyiapkan sembako untuk di berikan kepada pengurus panti.amplop berisi cek juga sudah di siapkan untuk perwakilan pengurus panti yang akan datang mereka mengundang 4 panti asuhan dengan anak asuh sekitar 30 orang perpanti.itu artinya akan datang sekitar 120 anak panti di luar para pengurus.mereka akan datang di jemput kendaraan yang telah di persiapkan oleh baim.


baim datang cepat sesuai janjinya sebelum acara di mulai.anak-anak itu akan datang ba'da ashar,jadi sebelum masuk waktu ashar,Arsyad sudah sampai di rumah itu.mereka melakukan shalat ashar berjamaah,lalu duduk di ruang keluarga menunggu kedatangan anak-anak panti.


tak berselang lama terdengar beberapa mini bus memasuki halaman rumah rizky.


"Nyonya anak-anak panti sudah datang " lapor salah satu pekerja


"baiklah arahkan mereka ke taman belakang ya" seru ifah


"baik siap nyonya" mereka pun bersama-sama menuju halaman belakang.


Atiqah tersenyum senang melihat rona bahagia anak-anak itu.acara syukuran pun di mulai,seorang pengurus panti menjadi pembawa acaranya .dimulai dari pembukaan acara dengan membaca surah alfatihah Bersama-sama ,kemudian di ikuti dengan pembacaan ayat suci Al-Quran serta tilawah yang juga di bacakan oleh salah satu anak panti yg berumur sekitar 7 tahun,namun cara dia membaca Al-Quran sangat merdu ,makhrajnya pun sngat jelas dan tidak ada yang salah.


Atiqah memejamkan matanya menghayati ayat demi ayat yang di lantunkan.


'Masya Allah' Atiqah benar-benar di buat terpana oleh anak itu.setelah pembacaan ayat suci Al-Quran acara berikutnya adalah acara sambutan tuan rumah.Atiqah yang memberikan sambutan itu,berinteraksi lebih dekat dengan anak-anak yatim itu.Arsyad tersenyum melihat istrinya sangat terpancar aura keibuan Atiqah,caranya menatap anak-anak itu sangat hangat dan meneduhkan.acara demi acara telah di lewati hingga selesai.

__ADS_1


__ADS_2