Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
empat tahun yg lalu


__ADS_3

"***aku telah memberimu hatiku,hanya tak ku sangka kau akan mengembalikan ya dalam bentuk kepingan"


_muhammad Arsyad _✍🏻***


4 tahun berlalu.


Waktu berjalan begitu saja dimana mirza pergi ke turki untuk melanjutkan pendidikan S2 nya ,dimana pertemanan Arsyad ,malik,dan Carol semakin dekat walau dengan Arsyad yg masih dingin. Dimana Atiqah masih mengajar sebagai ustazah di pondok pesantren .dimana zahra sudah wisuda dan menjadi seorang dokter ahli bedah.


Tinggal satu tahun lagi Arsyad berkuliah di amerika .di jenjang s2 Arsyad sekarang ini lebih sibuk tapi semua itu tidak sia-sia banyak prestasi yg telah ia dapatkan.otaknya bener-bener jenius luar biasa.


Kini Arsyad tengah tersenyum senyum memandangi kalender yg telah ia coret dengan memakai spidol warna merah. Ternyata ia sudah sangat lama menetap di amerika dimana Arsyad harus pergi jauh meninggalkan tanah kelahiran ya.


" empat tahun yg berlalu ,satu tahun lagi ".ucap arsyad tersenyum .


Arsyad meletakan kalender kecil itu di atas meja belajar,rasanya sudah semakin tidak sabar untuk segera pulang ke indonesia menemui pujaan hatinya.


" dan selamat 4 tahun ini aku sangat merindukanmu dek "


waktu dan jarak membuat cinta Arsyad malah semakin bertambah menggila setiap harinya ,rasa rindu sudah menggebu-gebu sudah siap untuk meledak kapan saja.


Arsyad merebahkan tubuhnya di atas kasur tangan kanan ia gunakan sebagai penyanggah kepala ,matanya terpejam .tapi pikiranya terus bergrilya kemana-mana memikirkan saat dimana dirinya pulang ke indonesia pertemuan dengan Atiqah akan bagaimana .


tiba-tiba ponsel Arsyad berbunyi menandakan ada panggilan masuk.Arsyad langsung bangkit dan mengambil ponsel yg terletak di tengah kasur.


" arsyaaaad!!" teriak baim di sebrang sana.


Arsyad yg mendengar itu langsung menjauhkan ponselnya dari telinga karena kaget dengan suara baim yg kencang itu.


" Arsyad kamu denger ga?"


"Kamu kenapa sih pake teriak segala,bukanya mengucapkan salam" gerutu Arsyad kesal.


" maaf.assalamualaikum"


"waalaikumussalam"


"Arsyad sumpah gawat banget"


" gawat apanya?"


" aku jamin ,kamu bakal jantungan dengernya"


" jangan bertele- tele"


" aku udah balik nih ke indonesia"


"hanya itu"

__ADS_1


" iyalah kamu harusnya seneng karena aku bisa ngejalanin tugas selama 4 tahunYg lalu.kan kamu nyuruh aku buat nyelidikin Atiqah dan kakak kamu"


" udah basi"


"yakin nih udah basi padahal aku dapet informasi tentang Atiqah loh?"


"informasi apaan?"


" aku kan udah bilang kalau kamu denger bakalan jantungan"


" bisa tidak sih langsung ke intinya saja,aku ga suka bertele-tele".


" tapi kamu jangan terbawa emosi atau mengambil tindakan bodoh ,ya semisalnya setelah kamu dapat kabar inu kamu ga usah langsung pulang"


" memang informasi apaan?"


" itu syad" ucap baim ragu-ragu


" itu apa"


" itu Atiqah"


"iyah apa "


"Atiqah anu itu loh"


"Atiqah udah bertunangan dan aku denger acara pernikahan ya bulan depan"


Deg


Arsyad langsung diam ,jantungnya seolah -olah berhenti untuk sesaat .bagaimana bisa ini terjadi di luar dugaan ya.


"Arsyad kamu denger kan?" ucap baim khawatir


" dengan siapa Atiqah bertunangan?"


" dengan seorang ustadz"


" maksudku namanya siapa" ucap Arsyad kesal


" ustadz mirza "


"siapa dia?"


" dia itu anaknya pakai kiayi hasan pemilik pondok pesantren ,ustadz mirza lulusan dari turki dan bulan kemarin baru saja menyelesaikan pendidikan S2 nya.ustadz Mirza dan Atiqah itu mengajar di pondok pesantren punya kiayi hasan"


" kapan mereka bertunangan"ucap Arsyad yg sudah terdengar emosi

__ADS_1


" duh gawat di Arsyad udah mulai emosi" batin baim


"4 bulan ,saat kamu pergi ke amerika"


Arsyad mengepalkan tanganya ,marah sangat marah,kecewa yg teramat sangat bagaimana bisa ini semua terjadi begitu saja tanpa sepengetahuanya ?


" kak rizky kau membohongiku kau telah membuatku kecewa .dan kau Atiqah aku juga kecewa padamu bagaimana bisa kau mengingkari janji kita. Kalian telah membohongiku " batin Arsyad


" kapan mereka menikah ?"


" bulan depan"


" sial" umpat Arsyad kesal .


sial,sangat sial bulan depan ia ada ujian khusus antar mahasiswa yg mendapatkan beasiswa .tidak mungkin Arsyad melewati ujian itu.


" syad kamu baik-baik saja?"


" udah dulu makasih banyak informasi nya"


" baiklah" ucap baim yg langsung mematikan teleponya.


Arsyad menghembuskan nafas beratnya yg terasa sesak ,tidak ada gunanya kalau dia marah-marah sekarang ,ia harus tenang dulu.


Di indonesia pasti sudah larut malam ,pasti rizky sudah tidur


" besok aku akan tanyakan padanya"


"Atiqah kau tega sekali melakukan ini semua ,padahal aku disini sangat menjaga kepercayaanmu terhadap diriku"


sakit?


Ya hatiku sakit Arsyad juga manusia biasa yg bisa merasakan bagaimana sakitnya di khianati oleh orang yg ia sayangi . rasanya Arsyad ingin sekali menemui Atiqah.


Tapi jarak yg sangat jauh sudah memisahkan mereka berdua sangat sulit,sangat jauh ,membutuhkan waktu yg lama. Arsyad hanya bisa berdoa bahwa semua ini hanya sekedar rencana pernikahan Atiqah dan mirza yg tidak akan pernah terjadi.


Marah


kecewa


Sedih


itu semua Arsyad rasakan ,masih tidak percaya dengan ini semua.tapi,tidak mungkin baim membohongi dirinya,selama ini juga Arsyad merasa aneh dengan kakak nya rizky,seperti ada yg di sembunyikan darinya.apakah ini tentang Atiqah yg mencoba sembunyikan darinya?


Saat liburan pun Arsyad di larang pulang oleh kakaknya.apakah karena ini agar Arsyad tidak mengetahuinya.


" sungguh luar biasa kau kak ,aku sangat terkejut dengan semua ini"

__ADS_1


ucap Arsyad dengan senyum menyeringai ternyata dengan waktu yg berlalu begitu saja,ada banyak hal yg Arsyad tidak tahu.


__ADS_2