
Setelah kepulangan Bianca,Atiqah mendekati Arsyad.
"Sekarang katakan padaku siapa sebenarnya perempuan itu?"
Arsyad pun menceritakan yg sebenarnya pada Atiqah.dia bercerita semua tentang Bianca tanpa ada yang dia tutupi .Atiqah terus mendengarkan dan akhirnya mengangguk mengerti.
"Baiklah kalau begitu aku mengerti sekarang.mas,jadi seberapa penting kerja sama mas dengannya?" tanya Atiqah.
"Yang pasti tidak akan mempengaruhi kekuatan perusahaan jika kita melepas kerja sama dengannya.Dan setelah kejadian malam ini aku telah memutuskan besok aku akan mengambil langkah untuk melepas kerja sama dengannya" ucap Arsyad.
"Melepas kerja sama dengannya tidak berarti dia akan berhenti mengejar mu mas.mungkin akan banyak bianca-bianca yang lain yang akan menggodamu"
"apa kau sedang cemburu sayang?" tanya Arsyad menggoda istrinya.
"Ya aku cemburu mas,bukankah dalam islam tidak ada sanksi untuk istri yang cemburu"
Atiqah masih mencebikan bibirnya ,sungguh dia lelah dengan perkara perempuan dari masa lalu nya mas arsyad
"Aku senang kau cemburu dek,itu artinya kau benar-benar mencintaiku"
Arsyad memeluk Atiqah yang membelakangi dirinya.tangannya mengelus lembut perut Atiqah.
"Ini adalah suatu bukti bahwa hanya kau yang pantas menjadi ibu dari anakku,aku mohon jangan pernah kau ragukan itu.apa pun akan aku lakukan untuk memperjuangkan kalian dalam hidupku"
Arsyad masih mengelus lembut perut Atiqah. Atiqah menghela nafasnya dan menganggukkan kepalanya.sebenarnya dalam hatinya tidak ada keraguan sedikit pun kepada Arsyad.Dia yakin Arsyad akan tetap dengan janji setianya.
Namun tidak bisa di pungkiri Atiqah tetap manusia biasa yang bisa merasa kesal dan cemburu.
***
pagi harinya Arsyad memanggil baim ke ruangannya.
"aku telah memutuskan untuk melepaskan perjanjian kerja sama dengan perusahaan almahesa group" ucap Arsyad membuka percakapan mereka.
baim terkejut dengan apa yang di dengarnya.
"Kau yakin?mereka bisa menuntut kita dan kita akan mengalami kerugian yang besar." tanya baim
"aku sudah memikirkannya .sebenarnya ini bukan kesalan kita Mereka yang sudah merubah perjanjian yang selama ini telah terjalin.aku yakin mereka tidak akan mempunyai kekuatan untuk menuntut kita.kalaupun itu terjadi kita akan menghadapinya di meja hijau.kau bersiaplah dengan apa pun yang akan terjadi"
"explain ,why?" tanya baim
__ADS_1
"segera lakukan perintahku!!" jawab Arsyad.
jika sudah seperti itu baim pun hanya mengangguk dan segera melaksanakan apa yang di perintahkan bosnya.tidak berapa lama ponsel arsyad berdering.tertera nama kak rizky di layar ponselnya .
"syad,aku dengar kau ingin memutuskan kerja sama dengan almahesa group ,itu artinya semua kerja sama perusahaan kita yang lainnya juga otomatis akan terputus dengannya,kau sudah memikirkannya baik-baik?ada apa sampai kau memutuskan hal sebesar ini?" terdengar suara kak rizky di sebrang sana.
"Bianca ,CEO baru perusahaan itu telah mengganggu Atiqah ku"
pernyataan singkat Arsyad sudah cukup membuat rizky mengerti.Arsyad sangat mencintai istrinya,dan hal itu sudah sangat cukup menjadi alasan apa pun langkah yang arsyad ambil.
"Baiklah ,aku akan mengumpulkan kuasa hukum kita untuk segera bersiap apabila mereka melayangkan sebuah somasi" jawab rizky ,dia akan mendukung semua langkah yang Arsyad ambil selama hal itu tidak salah
"thanks kak" ucap Arsyad
"its ok syad" rizky memutuskan hubungan telepon dan segera menghubungi tim kuasa hukum mereka.
Sementara itu di perusahaan Bianca.Dia baru saja mendengar kabar tentang perusahaan Arsyad dan anak-anak perusahaannya akan memutuskan kerja sama dengannya.
"apa katamu? Kau yakin? Mereka sungguh akan melepaskan tender dari perusahaan kita??owhh ****!!!!"
Bianca menutup gagang telepon di mejanya.dia merasa putus asa ,dia pikir Arsyad akan tetap mempertahankan hubungan kerja sama mereka.hal ini akan sangat berguna untuk Bianca kembali mendekati Arsyad .Dia tidak menyangka Arsyad lebih memilih menurut pada istrinya di banding mempertahankan besarnya keuntungan yang akan di dapat oleh perusahaannya.
"Kenapa kau menjadi begitu bodoh muhammad Arsyad!!!! Perempuan itu telah mencuci otakmu sehingga kau menjadi begitu bodoh!!"Bianca berteriak di dalam ruangannya.
Siang itu Arsyad seperti biasa berkutat dengan setumpuk berkas di hadapannya.tiba-tiba telepon di meja kantornya berdering.Arsyad mengangkat dan terdengar suara sekretarisnya lidia.
"Selamat diang pak Arsyad ,disini ada pak rey ingin bertemu dengan bapak,kata pak rey ada hal penting yg harus di sampaikan" ucap lidia.
pak rey adalah salah satu tim kuasa hukumnya.
"siang,ya lidia suruh dia masuk.dan panggil baim ke ruanganku"jawab Arsyad.
"baik pak " lidia meletakkan gagang telponnya dan menekan tombol extension ruangan baim.
"Selamat siang pak baim,pak Arsyad meminta bapak ke ruangannya sekarang juga"
"oke saya akan ke sana" jawab baim.
Kemudian lidia berbicara dengan tamu bosnya.
"Silahkan pak rey " lidia mengantarkan orang tersebut menuju ruangan Arsyad .lidia mengetuk pintu itu sebentar kemudian membukanya dan mempersilahkan pak rey masuk ke ruangan Arsyad.
__ADS_1
"Selamat siang pak Arsyad "
rey memasuki ruangan Arsyad dan berjabat tangan dengannya.
" ya siang pak rey silahkan duduk ,"
baim mengetuk pintu ruangan Arsyad,Arsyad menyuruh baim untuk duduk dengan mereka
"begini pak Arsyad kami baru saja mendapatkan surat somasi yg di layangkan oleh pihak almahesa group dengan atas nama ibu Bianca sebagai penggugat.
"Hmmm aku sudah menduga nya,dia tidak akan tinggal diam setelah apa yg terjadi.lalu apa isi somasinya?" tanya Arsyad kepada kuasa hukumnya.
"mereka menuntut kita karna di nilai telah lalai dalam memenuhi kewajiban kita sesuai isi perjanjian yg telah di sepakati ,dalam hal ini di sebutkan pihak kita dengan sengaja telah memutuskan kerja sama secara sepihak .oleh karena hal tersebut mereka menuntut kerugian materiil sebanyak 500 milliar dan juga kerugian immaterial sebanyak 2 triliun rupiah"
"apa mereka sudah gila? Bahkan kita belum menandatangani kesepakatan terbaru yg akan mereka rubah" ucap baim dengan emosi.
"segera beri tanggapan mengenai somasi yg dia layangkan,sebutkan poin-poin dimana mereka telah melakukan wanprestasi secara sepihak merubah semua peraturan-peraturan kesepakatan yg telah terjalin sebelumnya.katakan bahwa tindakan kita memutuskan kerja sama secara sepihak karena tidak dapat menerima persyaratan yg mereka tawarkan sebelumnya." perintah Arsyad
"tawarkan negosiasi untuk mencari win-win solutionnya .jika mereka menolak, kita ajukan somasi balik kepada mereka karna mereka yg terlebih dahulu menyalahi perjanjian"
"apakah kita mempunya bukti dokumen pendukung yg menyatakan mereka merubah pasal-pasal perjanjian yg terdahulu ?" tanya rey
"ya ada.semua dokumen perubahan itu ada di email saya ,sebelum kami mengadakan meeting ,mereka mengemailkan semua perubahan yg mereka ajukan ,nanti saya akan memberikannya kepada pak rey"
"baguslah jika kondisinya memang seperti yg di jelaskan pak baim, maka posisi kita lebih kuat di bandingkan dengan mereka.dan peluang kita juga lebih besar untuk memenangkan kasus ini" ucap rey sembari menghempas nafas lega.
"kau urus semua yg di butuhkan tim pak rey untuk menghadapi almahesa group" perintah Arsyad kepada baim
"baik bos " jawab baim
"silahkan ikut saya pak,saya akan memberikan semua dokumen yg bapak butuhkan,semua ada di ruangan saya " pinta baim
''baik saya permisi pak Arsyad" rey pamit undur diri dari ruangan Arsyad.
"ya silahkan " jawab Arsyad.
rey dan baim pun meninggalkan ruangan Arsyad.
Arsyad tersenyum,semua terjadi seperti yg dia duga sebelumnya .namun Arsyad sudah menang 2 langkah di depan Bianca.
"jangan kau bermain-main dengan ku Bianca ,atau akan aku hancurkan perusahaan mu" batin Arsyad.
__ADS_1
sebenarnya dia bisa saja dengan gampang membuat perusahaan Bianca hancur sampai gulung tikar ,namun ia tidak mau bermain kotor .dia akan mengikuti permainan Bianca melawannya sesuai dengan hukum yg berlaku.