Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
koma


__ADS_3

lalu atiqah berjalan mengikuti suara yg ada di jalan raya itu tiba-tiba sebuah motor berkecepatan tinggi melaju ke arahnya dan.


Brakkk!


Ifah yg sedang minum tiba-tiba gelas yg ia pegang pun terjatuh .


praaang!


"astagfirullah,sayang kenapa?" tanya rizky


"ini mas gelasnya pecah ,mungkin karna tangan aku licin kali ya" ujar ifah


rizky langsung menghampiri ifah dan membantunya untuk membersihkan pecahan gelas tersebut.


"perasaan aku ko ga enak ya mas ,ke inget atiqah terus"


"coba kamu telpon "ucap rizky yg ikut gelisah


ifah pun pergi mengambil ponselnya dan berusaha menghubungi atiqah


sementara tubuh atiqah terpental jauh dari tempat dimana ia menyebrang .orang-orang yg ada di sekitar keliling tempat itu pun langsung berhamburan keluar dan atiqah sudah tergeletak dengan darah dimana-mana.


"kecelakaan,kecelakaan panggil ambulance cepat!"teriak seseorang


beberapa orang mengecek keadaan Atiqaah salah satu dari mereka, mencari ponsel untuk menghubungi pihak keluarga.


Tring


Tring


Tring


ponsel Atiqah pun langsung di ambil oleh salah satu orang yg ada di sana.


ifah pun terus menghubungi atiqah dan akhirnya pun telpon tersambung.


"hallo..."


mendengar suara yg berbeda ifah sempat bingung.


"Ha_halo ...jawab ifah


mohon maaf mbk yg mempunyai ponsel ini mengalami kecelakaan,karna tabrak lari .sekarang korban mau di bawa ke rumah sakit xxx


ponsel yg ifah pegang pun terjatuh,ifah terduduk dan menatap ke arah suaminya yg terus saja menangis.


"kenapa sayang?"


"atiqah mas" lirih ifah


"ada apa sama atiqah sayang? "ucap rizky khawatir


"Atiqah kecelakaan"


"ke_kecelakaan?"gumam rizky

__ADS_1


"kita ke rumah sakit sekarang" sambung rizky .


mereka pun langsung bergegas ke rumah sakit menggunakan mobil.ifah masih saja terus menangis tak henti-henti nya.


"sayang tenang ya,ini kita mau ke rumah sakit,lebih baik kamu kabari arsyad dulu"


setelah mengirim pesan pada Arsyad,di perjalanan ifah terus memanjatkan doa agar ifah baik-baik saja.


sementara itu atiqah sudah di lari kan ke rumah sakit oleh beberapa orang.dia langsung di masukan ke ruang UGD untuk mendapatkan pertolongan.


tak lama Arsyad,ifah dan rizky pun datang .salah satu yg menolong atiqah pun menghampiri.


"mohon maaf mas,mbk apa kalian keluarganya?" tanya orang tersebut.


"dia suaminya" jawab rizky


"ah kalau begitu ini mas,ini ponsel milik korban ,kami pamit undur diri"


"ya mas terimakasih" ucap Arsyad terisak


***


sudah satu jam Arsyad,ifah dan rizky menunggu namun dokter tidak kunjung keluar juga dari ruangan UGD tersebut.Arsyad semakin khawatir dan takut terjadi apa-apa pada istrinya.


ceklek!


dokter pun keluar dari ruangan UGD tersebut,Arsyad langsung beranjak dan menghampiri dokter.


"dok bagaimana keadaan istri saya?" tanya arsyad dengan isak tangis nya.


istri anda mengalami pendarahan di otaknya,kami harus menghentikan oprasi untuk memberhentikan darah itu.supaya tidak berakibat fatal".jelas dokter,Arsyad ambruk seketika setelah mendengar penjelasan dokter tersebut.


"kami tidak bisa memastikan kondisinya saat ini mbk,kemungkinan pasien akan mengalami koma sementara tapi itu baru kemungkinan.semoga saja kondisinya akan lebih baik setelah melakukan oprasi nanti".


"sebelum di lakukan operasi nanti kami ingin sang suami menandatangani persetujuan ini.jika suami tidak menandatanganinya maka oprasi tidak akan dilakukan".


sambungnya lagi.


Arsyad terdiam,dia bingung harus bagaimana jika ia menandatangani surat persetujuan itu maka resikonya atiqah akan mengalami koma yg entah sampai kapan dia sadar.tapi jika tidak nyawa istrinya taruhanya,.


"syad" gumam rizky


"jika atiqah koma bagaimana kak? jika operasinya gagal dan dia tetep pergi ninggalin aku bagaimana hiks..hiks.." ucap Arsyad terisak


Arsyad merangkul rizky dan membantu Arsyad untuk berdiri.


"kita coba dulu syad ,serahkan semuanya sama yg di atas.kakak yakin atiqah akan bertahan demi kamu" ujar rizky


"benar syad kamu harus yakin sama kekuasaan tuhan,.lagi pula atiqah orang yg kuat ia tak semudah itu pergi." timpal ifah


Arsyad pun langsung menandatangani surat itu


" baik kalau begitu kami akan langsung melakukan oprasi saat ini juga".tukas sang dokter diangguki oleh Arsyad ,ia pun langsung masuk kembali ke ruangan UGD untuk mempersiapkan operasi atiqah.


beberapa jam kemudian dokter itu pun keluar dengan masih menggunakan seragam operasinya.

__ADS_1


"dok bagaimana keadaan istri saya?"


"oprasi nya berjalan dengan lancar" jawab sang dokter


"alhamdulillah" Arsyad merasa lega mendengarnya.


"tapi seperti apa yg saya duga saudari Atiqah mengalami koma akibat benturan itu".


"ko_koma?" gumam Arsyad dengan air mata yg mulai keluar


"ya benar koma kemungkinan untuk sadar lumayan lama karna itu tergantung dengan kondisi tubuh nya" ujar dokter.


"untuk saat ini pasien akan di pindahkan terlebih dahulu ke ruang perawatan "lanjutnya ,lalu dokter tersebut pami undur diri.


rizky dan ifah menghampiri Arsyad,ia tau kalau adik nya saat ini sedang terpukul dengan apa yg barusan di dengar.


tidak ada sepatah kata pun yg rizky katakan,ia hanya memeluk Arsyad memberikan kekuatan.


ifah pun ikut sedih mendengar perkataan dokter barusan .


S


K


I


P


Atiqah sudah di pindahkan ke ruang perawatan ,kini Arsyad dengan setia menunggu di samping istrinya.


"syad kita beli makan dulu ya,pasti kamu belum makan kan?" ujar ifah ,Arsyad hanya mengangguk lemah.


ifah dab rizky pun keluar dan meninggalkan arsyad berdua dengan atiqah yg terbaring.


Arsyad terus menatap wajah atiqah yg pucat,walaupun terdapat balutan di kepalanya ,wah cantik istrinya tidak berubah.


"sayang kamu pasti kuat bangun yukk,,kamu ga akan tinggalin mas kan ? dunia mas akan hancur kalau kamu ga ada! kamu sayang sama mas kan? makanya dari itu bangun yuk dek ,mas rindu" lirih Arsyad terisak


"sayang bangun,mas mohon buka mata kamu "


Arsyad terus mengoceh di hadapan atiqah .


tangan atiqah terus di genggamnya,tangan satunya ia gunakan untuk mengusap wajah istrinya.


" heii,ayo bangun.adek ga boleh lemah,kamu pasti kuat sayang.mas masih butuh kamu di samping mas"


Arsyad semakin terisak ketika atiqah tidak merespon apa-apa.


Arsyad sudah tak bisa menahan kesedihan ya,dunia nya sangat hancur ,dia menumpahkan rasa sedihnya di samping istrinya.


sementara itu ifah menyengirtkan dahi saat melihat pasangan suami istri yg tengah duduk di depan ruang ICU.mereka adalah kiayi hasan,dan bu nyai bilqis.


ifah menoleh menatap suaminya rizky.


" mas itu kan kiayi hasan ,kenapa ada di sini dan siapa yg sakit?" tanya ifah sambil menunjuk ke arah yg dia maksud.

__ADS_1


rizky pun menoleh terkejut.


"apa ustadz mirza?"batin rizky


__ADS_2