Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
Berduka


__ADS_3

Apa yang harus aku lakukan ,di saat cinta pertama ku justru meninggalkanku..✍🏻


~siti lailatulqodariyyah~


Malam itu juga jenazah ayah laila di bawa menggunakan ambulan jenazah,pesantren berduka,kabar wafatnya abi hasan meninggalkan duka bagi keluarga besar pondok pesantren milik abi hasan.


Rumah abi hasan terus ramai di datangi warga dan para pelayat.umi bilqis masih tergeletak di tempat tidurnya dengan di liputi kesedihan.Dia terus menggumamkan dzikir untuk mengurangi kesedihannya.


Atiqah masih menemani umi bilqis,walaupun hatinya juga merasa sangat sedih,namun dia berusaha tegar demi uminya.tidak ada satu pun makhluk di dunia ini yg akan abadi,kematian akan datang kepada semua makhluk yang bernyawa ,tanpa terkecuali.hanyalah soal waktu kapan kematian itu akan datang ,di ibaratkan saat ini kita sedang mengantri untuk menuju pintu kematian,tidak ada seorang pun yang tau kapan gilirannya.karena itu adalah rahasia Allah.hanya Allah yg tau kapan makhluknya harus kembali padanya.sebagai seorang muslim yg taat,Atiqah juga meyakini hal itu.Dia hanya bisa mendoakan ayah angkatnya agar di terima semua amal kebaikannya dan di tempatkan di tempat yang indah ,jauh lebih indah dari tempat yang telah dia tinggalkan.


Laila yang mendengar kabar bahwa abi hasan telah berpulang pun langsung nangis histeris. Ia langsung datang untuk melihat ayahnya untuk terakhir kali dalam hidupnya .sepanjang perjalanan dia hanya bisa menangis.


"ya Allah...ya Allah" lirih laila tak henti menyebut nama Tuhan dari mulutnya dengan tangan yg sudah mengepal erat.


Di pikirannya saat ini hanya terlintas bayangaan ayahnya yang tersenyum lepas kepadanya terngiang tanpa henti. Apalagi terlintas dalam benaknya kenangan saat dulu ayahnya membelikannya sepeda kecil dengan susah payah,sepeda bekas itu bahkan menjadi saksi kasih sayang seorang ayah untuk putrinya sangatlah besar.


Laila menutup matanya ,lagi-lagi bayangan ayahnya yang memeluknya dan bercanda dengannya terus terngiang.ayah laila adalah seorang ulama yang terkenal ,beberapa tokoh masyarakat saat ini sudah berkumpul di rumah laila .


"ya allah abi.." teriak laila dengan tangis yang histeris

__ADS_1


tangisan bilqis pun semakin menjadi-jadi,tangisnya terus mengalir dengan suara yang bergetar di balik harapan tinggi bahwa semua ini hanya mimpi.


"AYO BANGUN..BANGUNNN !!! ANAK MU INI MASIH MEMBUTUHKAN MU ABI..AKU MASIH MEMBUTUHKAN NASIHAT MU!!" teriak laila sambil menggoyang-goyangkan jasad abi nya.


laila masih bersikukuh ,dirinya memeluk ayah tercintanya dengan erat .bayangan ayahnya yang tertutup kain kapan membuat tangisan laila semakin kencang.


Tubuh ayah nya yang selama ini selalu memberikannya nasihat itu sudah terbujur kaku.


firman meneteskan air matanya ,tangisan sang istri sangat menyentuh hatinya.


"yang sabar sayang ini semua sudah menjadi taqdir Allah swt " ujar firman sambil memeluk istrinya yg ada di hadapannya sedang rapuh.


firman mengusap wajah kiayi hasan ,pelukan tak rela atas kepergian ayahnya masih di eratkan laila.


laila jatuh pingsan ,firman yang sigap menahan laila dan menggendongnya menuju kamarnya.


***


Keluarga Arsyad juga langsung menuju pesantren saat mendengar kabar bahwa ki ayi hasan meninggal dunia.siapa pun yang mendengar hal ini pasti sangat terkejut,karena baru beberapa hari lalu mereka sama-sama bertemu dalam acara pernikahan laila,namun dengan tiba-tiba abi hasan pergi meninggalkan dunia ini.menjelang dini hari keluarga Arsyad tiba ke rumah duka .mereka memberikan suport dan ucapan duka untuk umi bilqis ,laila dan Atiqah

__ADS_1


"bersabarlah sayang,terus berdoa untuk ayah kalian,ayah kalian pasti sangat sedih apabila melihat kalian larut dalam kesedihan seperti ini " ucap ifah saat memeluk mereka.


Atiqah dan laila hanya mengangguk dalam pelukan ifah.adik kakak itu hanya manusia biasa yang bisa merasakan kesedihan yang luar biasa,dia bisa merasakan terpuruk karena keadaan saat ini tetapi dia juga terus berusaha untuk jangan terus menerus larut.mengingat ayahnya meninggal dalam keadaan sangat baik,sedikit banyak menenangkan hatinya,bahkan saat adik kakak itu melihat wajah abi hasan untuk terakhir kalinya,Jenazah abi hasan sangat tenang ,terlihat senyuman di bibirnya,wajahnya bersinar dan terlihat lebih muda.ayahnya seakan tidak merasakan kesakitan saat maut menjemputnya,beuliau seperti layaknya orang tengah tidur.


Pagi harinya ,pelayat masih terus saja datang silih berganti.sepanjang perjalanan menuju rumah duka berjejer mobil dan motor milik para pelayat .ribuan warga berpeci dan bersarung terlihat memenuhi setiap jalan.kebanyakan warga merasa kehilangan dan sedih atas berpulangnya abi hasan.


Usai shalat jenazah para warga berebut untuk mengangkat keranda abi hasan.begitu juga saat di pemakaman.abi hasan sangat di sayangi para santrinya,karena seumur hidupnya dia abdi kan untuk memberikan pendidikan agama di pesantren dan sifat suka menolongnya juga banyak sekali menolong warga sekitarnya.


Beuliau juga selalu memenuhi undangan pengajian dari warga.itulah yang membuat para santrinya dan warga merasa sangat kehilangan.almarhum abi hasan mendirikan pondok itu sejak beuliau masih muda,berawal hanya pondok pesantren kecil yang menampung beberapa santri,namun tekad beuliau untuk terus mengajarkan agama membuatnya gigih berjuang demi pondok pesantren itu,hingga saat ini sudah memiliki ratusan santri dari berbagai penjuru daerah.


"Umi masih kuat untuk ikut ke pemakaman ?" tanya Atiqah dan laila umi bilqis mengangguk.


"Insyaallah ,umi ingin mengantarkan ayah kalian ke peristirahatan terakhirnya" suara umi masih terdengar bergetar.


"Baiklah " jawab kakak beradik itu yang kemudian menuntun uminya.


Umi bilqis,laila dan Atiqah ikut mengantarkan suami dan ayah tercintanya menuju tempat peristirahatan terakhirnya.


Mereka sudah mulai terlihat tenang,walaupun aura kesedihan masih terlihat jelas pada wajah mereka.mereka menuntut umi maryam yang masih terlihat lemas,kesedihan telah menguras tenaga dan air matanya .kantung hitam melingkar jelas di bawah mata mereka.malam itu tidak seorang pun yang bisa terlelap,semua terus mengumandangkan doa-doa untuk almarhum abi hasan .

__ADS_1


Suasana prosesi pemakaman abi hasan sangat mengharukan.bukan hanya pihak keluarga yang merasakan kehilangan,namun semua santri dan warga turut bersedih.setelah prosesi pemakaman abi hasan,mereka kembali ke rumah duka,hingga malam hari masih saja terus berdatangan orang-orang melayat .Arsyad,firman ifah dan rizky yang masih terus bertindak sebagai tuan rumah mewakili umi bilqis. Umi bilqis ,laila dan Atiqah tetap tinggal di kamar mereka,bukan tidak mau menyapa para pelayat,namun mereka harus segera memulihkan kondisi tubuh dan mental mereka untuk kembali menjalani hidup.sudah cukup mereka larut dalam kesedihan.masih banyak kewajiban yang harus mereka teruskan .


Umi bilqis harus tetap melanjutkan perjuangan almarhum suaminya,berkaitan dengan pondok pesantren nya. Yang sekarang sudah beralih tanggung jawab ke tangan umi bilqis.


__ADS_2