
Pagi harinya Arsyad harus berangkat lebih pagi karna ada meeting penting yg harus di lakukan dengan perusahaan almahesa group .perusahaan itu telah bertahun-tahun bekerja sama dengan perusahaan arsyad.dan merupakan rekanan terbesar dari perusahaan yg Arsyad pimpin.
hari ini adalah pertama kalinya Arsyad bertemu dengan pemegang jabatan tertinggi yg baru di perusahaan itu .
"jadi seperti apa CEO yg sekarang ?" tanya Arsyad kepada baim saat dalam perjalanan menuju perusahaan itu.
"Aku belum sempat bertemu kemarin hanya asistennya yg menemui ku,mereka membatalkan meeting secara sepihak karna ingin kau yg langsung bertemu dengan mereka.yg aku denger dia adalah anak tertua dari mr.jhon .selama ini dia memimpin perusahaan mereka yg ada di singapura,dan saat mr jhon mulai sakit-sakitan dia pun mengambil alih perusahaan ini menggantikan ayahnya"
" sebenernya benefit yg dia tawarkan sungguh sangat bagus untuk perusahaan kita,itulah kenapa kita harus tetap menjalin kerja sama dengan perusahaan mereka". Ucap baim .
Arsyad pun mengangguk menyetujui pendapat baim.
Tepat pukul 10 pagi Arsyad dan baim memasuki gedung perusahaan yg bertuliskan almahesa group di atas ya. Mereka menuju resepsionis ,memberitahukan nama mereka.
"Baik silahkan ikut saya pak"
resepsionis itu menuju lift khusus yg di sediakan untuk para petinggi dan menekan tombol 12.setelah mereka sampai kelantai yg di tuju sudah ada asisten CEO yg menunggunya. Kemudian mereka pun di arahkan ke ruang meeting di lantai itu.
"silahkan duduk pak Arsyad bos kami akan segera datang"
setelah beberapa menit berlalu muncullah seorang perempuan cantik memasuki ruangan.perempuan itu mengenakan blazer berwarna putih dengan gaun formal berwarna hitam,dia perempuan cantik dengan wajah oriental yg kental ,mata sipit nya terhias dengan eyeliner hitam yg sangat kontras dengan kulit putihnya.perempuan itu menatap Arsyad dan mendekatinya .dia mengulurkan sebelah tangan ya ke arah Arsyad berniat menyalami Arsyad. Arsyad pun hanya menangkupkan ke dua telapak tanganya dan mengangguk.
Wajah perempuan itu nampak pias tetapi kemudian dia pun mengangguk Dan melangkah duduk di sebrang kursi yg Arsyad duduki
"selamat pagi,perkenalkan saya Cbianca ,pengganti mr jhon ayah saya.sebelumnya saya minta maaf dengan beberapa peraturan yg saya rubah ,hal ini saya lakukan untuk memperbaiki sistem di perusahaan kami ,termasuk permintaan peningkatan kualitas yg telah di sampaikan oleh asisten saya.jadi apabila pak Arsyad menyanggupi semua itu kita akan melanjutkan kerja sama kita.namun tidak menutup kemungkinan apabila perusahaan bapak ingin mundur dari kerja sama kita yg telah terjalin lama,kami akan menerimanya,walaupun hal itu akan sangat di sayangkan ." perkataan bianca sangat tenang namun terdengar tegas.
__ADS_1
"Kami akan berusaha menyanggupi dengan perubahan yg ibu Bianca ajukan" jawab Arsyad.
"Oke good ,kita mulai saja meeting nya,silahkan pak baim "
Carol mempersilahkan baim untuk memulai presentasinya di hadapan Carol dan Arsyad.mereka meeting sampai memasuki jam makan siang yg berarti juga telah memasuki waktu dzhuhur .Arsyad mengintrupsi jalanya meeting .
"saya akan Keluar sebentar,sudah masuk waktu shalat dzuhur"
perempuan itu pun melihat ke arah jam tangan mahalnya.
"Baiklah,kita break dulu dan kita akan lanjutkan meeting setelah jam makan siang"
Arsyad beranjak dari duduknya dan melangkah keluar.dia pun bertanya pada seorang karyawan dimana dia bisa melaksanakan shalat,karyawan tersebut mengarahkan Arsyad ke ruang ibadah di lantai itu.
Arsyad pun mengagumi perusahaan itu,sebuah perusahaan internasional yg tetap memikirkan fasilitas ibadah untuk karyawannya .sebuah nilai positif di mata Arsyad.
tiba-tiba sebuah suara memanggil namanya,dia pun berhenti melangkah dan kembalikan badannya.terlihat bianca telah ada di belakangnya.
"ya? Anda memanggil saya?"
Arsyad mengerutkan keningnya bertanya kepada bianca,dia baru saja memanggil Arsyad hanya namanya tanpa embel-embel bapak seperti sebelumnya. bianca mendekat kepada Arsyad.
"Kau benar-benar tidak ingat padaku? Aku pikir kau pura-pura tidak mengingat ku karna kau ingin kita tetap profesional dalam bekerja,sepertinya kau memang tidak ingat kepada ku?"
"Maaf sepertinya anda salah orang"
__ADS_1
Arsyad berlalu kemudian dia melakukan shalat dzuhur di ruang ibadah kantor itu.bianca masih menunggu Arsyad di depan ruangan.dia harus berbicara dengan Arsyad,sudah cukup bertahun-tahun dia menyimpan perasaannya.kembalinya Arsyad adalah sebuah tanda bagi Bianca ,kali ini dia tidak akan mau mengalah untuk mendapatkan Arsyad.
beberapa menit berlalu,Arsyad keluar dari ruang ibadah dan terus berjalan tanpa melihat ke arah Bianca yg berdiri di samping pintu.
"Aku tidak mungkin salah orang" Bianca meraih lengan Arsyad.Arsyad terkejut dengan sikap Bianca.
"Maaf jaga sikap anda nona" ucap Arsyad melihat ke arah tangan Bianca di lengannya.
"kau muhammad Arsyad putra wiliam kan ? Aku tidak akan mungkin salah mengenalimu.kau pernah menyelamatkan nyawa ku ,kita pernah mempunyai kenangan manis,aku tau saat itu kau memang menyimpan prasaan padaku kan Arsyad? Setelah aku lulus sekolah aku bertekad akan kembali ke Indonesia,namun aku mendengar kamu akan melamar seorang gadis yg bernama Atiqah ,hatiku hancur arsyad "
*Flashback on*
siang itu Arsyad tengah merenung di atap sekolahnya karna merindukan atiqah yg masih di pondok pesantren ,ia merindukan gadis pujaan hatinya ,dan ia pun berniat akan melamarnya setelah lulus sekolah .
tiba-tiba muncul dari arah pintu seorang gadis tengah menangis .dia berlari ke tepi gedung dan memejamkan matanya.Arsyad yg melihat hal itu pun mengerutkan keningnya ,lalu dia tersentak sadar bahwa gadis di depannya berniat bunuh diri dengan melompat dari gedung sekolah mereka.
"Jangan gegabah ,pikirkan jika akan mengambil keputusan,kau yakin setelah kau mati semua akan selesai?orang-orang di sekelilingmu akan menangisi mu beberapa jam atau beberapa hari saja,setelah itu mereka akan kembali menjalani kehidupan mereka dan perlahan kau akan terlupakan" ucap Arsyad yg mengagetkan gadis di depannya,dia baru menyadari ada orang lain selainnya di situ.
perkataan Arsyad berhasil membuat Bianca bimbang dan memundurkan langkahnya dari tepi gedung.dia berjongkok menangis .Arsyad mendekatinya ,memberikan jaketnya untuk menutup kepala gadis itu dari sengatan terik matahari..
"Apapun masalah mu ,ingatlah di luaran sana banyak orang yg mempunyai masalah mungkin jauh lebih berat darimu,tapi mereka tetap semangat menjalani hidup"
Bianca itu menengadah melihat wajah Arsyad .Arsyad menatapnya.
"Siapa kau? Sepertinya aku baru pernah melihatmu"
__ADS_1
Arsyad melihat dengan tatapan bertanya kepada Bianca Bianca adalah murid pindahan di sekolah itu,dia hanya singgah sebentar di kehidupan Arsyad,selama 6 bulan mereka sering saling bertemu di atap ,sekedar sling menceritakan tentang hari-hari mereka .
tak bisa di pungkiri Arsyad cukup nyaman dengan keberadaan Bianca saat itu,kesedihan ya karena Atiqah sedikit terobati karna munculnya Bianca.seringnya pertemuan mereka juga membuat Bianca mempunyai perasaan lebih kepada Arsyad.hingga akhirnya perasaannya harus dia kubur dalam-dalam karna dia harus kembali pindah dari sekolah mereka flasback of