
Seorang dokter memasuki ruangan Atiqah .
"selamat siang ..." sapa dokter itu.
"Sudah sadar ya?" lanjutnya
"istri saya kenapa dok?"
"tidak apa-apa hanya sedikit syok,saat hamil seorang ibu hamil akan mengalami perubahan hormon dalam tubuhnya.sejak awal kehamilan,hormon progesteron akan meningkat dan membuat pembuluh darah bumil melebar.hal ini kemudian menyebabkan tekanan darah bumil menjadi lebih rendah dari biasanya.perasaan kaget pada ibu hamil akan menimbulkan detak jantung semakin lebih cepat dan mengeluarkan adrenalin.jantung yang semakin cepat tentu saja akan mempengaruhi terhadap pasukan darah yang masuk ke pada janin hal ini dapat menyebabkan ibu hamil gampang pingsan" jelas dokter itu.
"Lalu apa tidak berbahaya untuk janinnya?"
"Tidak masalah,banyak istirahat dulu ya,jika tidak ada keluhan lain,besok ibu sudah boleh pulang"
"alhamdulillah "Arsyad dan Atiqah merasa lega mendengar penjelasan dokter.
"Terimakasih dok" ucap Arsyad .kemudian dokter itu pun pamit keluar.
"Apa yang menyebabkan mu kaget seperti itu? kenapa pipimu? tanya Arsyad Terkejut melihat pipi Atiqah yang masih memerah.
"Siapa yang melakukan ini?" Arsyad menggeram,suaranya sangat terdengar dan menahan emosinya.
"Apa bodyguard yang kamu suruh menjaga Atiqah belum melaporkan apa yang terjadi di mall tadi?" tanya ifah kepada Arsyad.Arsyad menggeleng kemudian berlalu keluar hendak menemui baim
"kau sudah mendapatkan laporan apa yg terjadi?" Arsyad bertanya pada baim .baim pun mengangguk.
"Mereka sudah melapor padaku saat aku sedang memarkirkan mobil tadi.Bianca yang melakukan ini semua,ini rekaman cctv yang ada di lantai basement dimana kejadian itu terjadi."
Arsyad menerima ponsel baim dan mulai memutar rekaman cctv dimana terlihat Bianca menampar Atiqah .bahkan hati Arsyad ikut merasa sakit saat melihat istrinya di tampar sedemikian keras .
Arsyad mengepalkan tangannya ,matanya memerah menahan amarah.dia sangat tidak rela istrinya mendapat perlakuan buruk dari Bianca,jangankan mendapat tamparan seperti itu,bahkan dia tidak rela nyamuk menggigit tangan istrinya.
"Dimana dia sekarang? tanya Arsyad
"Dia sudah di amankan di salah satu markas kita".
"Kau urus perempuan itu,setelah istriku di perbolehkan pulang ,aku akan menemuinya,kurung dia ,jangan kau beri makan atau setetes pun minuman sampai aku datang" ucap Arsyad .
__ADS_1
kemudian dia berlalu masuk lagi ke dalam ruangan rawat Atiqah.sedangkan baim pergi untuk menjalankan perintah Arsyad.
"apa yang adek rasakan sekarang? Apa masih sakit? Tanya Arsyad membelai pipi Atiqah yang memerah.
"Aku tidak apa-apa mas ,aku hanya sedikit kaget,kau sudah mendengar apa yang dokter katakan,kau jangan khawatir mas,aku dan calon baby kita sehat dan kuat" Atiqah tersenyum.tidak berapa lama rizky datang ,dia di hubungi ifah istrinya.
"Assalamualaikum ,Atiqah kau tidak apa-apa? Bagaimana keadaanmu dan janin mu?" tanya rizky tidak kalah cemas.
"Waalaikumsalam kak,insyaallah aku dan janin ku tidak apa-apa" jawab Atiqah
"syukurlah kalau begitu "
"kau jangan mengajak Atiqah jalan-jalan terlalu lama sayang,kau harus ingat kamu dan Atiqah sedang hamil ,aku takut nanti kamu dan Atiqah kenapa-napa kaya tadi,jadikan ini sebuah pelajaran!" ucap rizky menasehati
"Yes ,I'm sorry my husband ".
"Kak ifah tidak salah ko kak,aku senang jalan-jalan dengan kak ifah tadi hanya saja musibah mengenai ku ".
Atiqah tidak mau kak ifah di silahkan,bagaimana pun kak ifah tidak salah,dia sudah menjaga Atiqah hanya saja kejadian tadi memang sangat cepat sehingga tidak bisa di hindari.
''Baiklah ,kakak akan keluar sebentar membelikan kalian makanan di kantin" ucap rizky
kemudian rizky dan ifah berlalu keluar ruangan.
"Mas kau menyuruh bodyguard untuk menjagaku? Kenapa kau tidak pernah bilang?" tanya Atiqah
"ya maafkan mas,mas hanya tidak tenang jika tidak ada penjagaan di sekitar mu saat aku tidak sedang di sisimu sayang.mas janji mereka tidak akan membuatmu merasa tidak nyaman ,mereka akan berusaha tak terlihat "
"baiklah mas aku akan selalu menuruti apapun perintah suamiku selama itu baik" Atiqah tersenyum.Arsyad pun lega mendengar nya.
"Lalu bagaimana dengan Bianca?" Arsyad tentu saja bingung di tanya seperti itu,tidak mungkin dia bilang bahwa dia mengurung Bianca.
"kita akan menyerahkannya kepada pihak berwajib" jawab Arsyad.
'namun sebelum itu terjadi dia harus
Mendapatkan hukuman dariku karena telah menyakiti bidadari ku' batin Arsyad.
__ADS_1
"Mas apa kau sudah bicara dengan dokter mengenai perjalanan ke pesantren?"
"Kita akan membicarakan lagi nanti setelah kau pulang,aku akan berkonsultasi dulu dengan dokter.sekarang ini fokuslah dengan kondisimu,aku tidak ingin ada sesuatu terjadi padamu "
Arsyad membawa tangan Atiqah ke pipinya dan menciumnya dengan lembut,kejadian ini semakin membuat Arsyad sadar bahwa Atiqah adalah seseorang yang terpenting di hatinya.dia sangat takut kehilangan Atiqah.
Ifah dan rizky memasuki ruangan Atiqah dengan membawa bungkusan makanan.
"Kau pasti sudah lapar ya dek ,tadi saat kita jalan-jalan belum sempat makan siang bukan?" ucap ifah
"biar aku yang menyuapinya kak"
Arsyad mengambil salah satu box makanan di sana dan mulai menyuapi Atiqah.
rizky dan ifah tersenyum melihat pemandangan di hadapan mereka.kasih sayang Arsyad sungguh sngat besar kepada Atiqah.
'Semoga Allah selalu melindungi kalian' rizky berdoa dalam hatinya.
*****
Baim menghentikan mobilnya di depan Gerbang putih yang menjulang tinggi.sebuah villa yang terletak jauh dari jalan raya.tak berselang lama gerbang itu terbuka memberikan baim jalan untuk masuk ke dalamnya.
Terdapat beberapa penjaga pintu gerbang itu yang menunduk hormat,mereka sangat mengenali mobil dari orang kepercayaan bos besar mereka.
"Selamat siang bos" ucap salah satu penjaga itu setelah baim turun dari mobil. Baim hanya menganggukan kepala dan melangkah masu ke dalam villa.
"Dimana perempuan itu?" tanya baim.
"Kami sudah memasukannya ke ruang bawah tanah seperti yang bos perintahkan."
baim memasuki ruangan yang di penuhi dengan layar cctv ,baim fokus melihat ke salah satu layar.terlihat di layar Bianca sedang berteriak-teriak.dan memukul pintu besi ruangan itu.baim menekan sebuah tombol dan mulai berbicara.
"Kau jangan membuang tenagamu,percayalah kau akan sangat membutuhkannya sampai esok hari"
Bianca yang mendengar suara baim pun melihat ke arah kamera cctv yang ada di ruangan itu
"hey bajingan,keluarkan aku,aku tidak takut dengan ancamanmu.aku tidak seharusnya berada di sini ,perempuan itu memang layak mendapatkan hukuman dari ku!!! Jadi sebaiknya cepat keluarkan aku!! " teriak Bianca ke arah cctv.
__ADS_1
Dia tau ini semua perbuatan Arsyad ,walaupun dia tidak menyangka Arsyad bisa mempunyai tempat mengerikan seperti ini.hal ini sedikit membuat Bianca bergidik ngeri,ruangan dimana Bianca sekarang sangat mengerikan,ruangan itu kedap suara,bau amis sangat menyengat membuat siapapun akan merasa mual lama-kelamaan berada di situ dan udara di sana juga sangat pengap.ruangan itu lebih buruk dari penjara.kemudian teringat kembali kata-kata ifah tadi ,'kau akan Menyesal ' apakah memang dia telah salah menilai Arsyad selama ini? Bianca akan segera mengetahuinya.