Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
ujian hidup


__ADS_3

kemudian zahra kehilangan kesadaranya...


sudah cukup lama adnan di jalanan ,ia bergegas pulang untuk segera bertemu dengan istrinya.


saar menyimpan mobilnya adnan merasakan hal aneh .


biasanya zahra selalu keluar dan menyambutnya saat suara mobilnya terdengar ,namun meski adnan menyalakan klaksonya zahra tak kunjung keluar dari rumah.


" kemana dia? " batin adnan dengan sedikit was was


adnan masuk ke rumah ia tidak melihat tanda-tanda keberadaan istrinya.adnan mengecek dapur dan hasilnya kosong,ia mengecek kamarnya dan hasilnya kosong juga.


adnan mendaratkan tubuhnya di atas kasur ,ia membuka kemejanya dengan cepat karena gerah ,adnan menarik pintu kamar mandi dan saat itu adnan menyadari mungkin zahra ada di dalam sana.


di dekatkan telinganya di pintu kamar mandi ,dan benar saja suara sower terdengar menyala deras.


adnan mondar mandir di depan pintu itu ,zahra tak kunjung memberikan tanda bahwa ia akan keluar.


sudah sekitar lima belas menit adnan menunggu akhirnya ia memutuskan untuk memanggil istrinya.


" sayang? udah belum hemmm? kenapa lama? ada apa?!pertanyyaan itu dengan gencar menyerang zahra.


namun semuanya hanya menjadi suara tanpa telinga .hanya sebuah sapaan tanpa sautan .adnan merasa ada yg aneh ,ia beberapa kali memanggil zahra dan tak kunjung ada jawaban.


" ya allah kenapa dengan istriku?" batin adnan khawatir


akhirnya adnan membobol pintu kamar mandi nya dengan alat yg ada .dia membuka paksa pintu itu karna sudah lama zahra tak kunjung memberikanya jawaban.


pintu itu terbuka dan betapa kagetnya adnan saat melihat zahra tergeletak mengenaskan.


tidak ada darah di sana namun mukanya sangat pucat dengan kuku-kunya yg sudah memutih mungkin karna dingin.


" ya allah sayang!" teriak adnan


adnan mengangkat tubuh istrinya itu,ia mencoba menepuk pipi zahra agar tersadar.


" hei..bangun! aku mohon bangun sayang !"seru adnan dengan terus berusaha membuat zahra tersadar.


"sa_yang" lirih zahra dengan matanya yg terbuka tak bertenaga.


"ya allah alhamdulillah"

__ADS_1


zahra sangat lemah ,ia tak mampu menggerakkan tubuhnya karna sakit


adnan mengganti pakaian istrinya meski zahra sempat menolak ,adnan tak mau zahra masuk angin.


kini zahra sudah terbaring dengan aman ,pakaian ya sudah nyaman dan kering .adnan membuat zahra tidur sedikit ke atas ,ia menyimpan bantal di tembok dan menempatkan punggung zahra di sana agar memudahkan istrinya untuk bernafas.


adnan tau maag nya zahra pasti akan kambuh dan asam lambungnya akan semakin naik dan itu akan membuat zahra sesak apalagi kedinginan seperti itu.


tangan adnan sibuk menggesek-gesekan tangan zahra,ia memberi kehangatan dengan cara seperti itu.adnan juga memberikan secangkir coklat panas kesukaan istrinya.


"minum dulu pasti kamu kedinginan kan?" titah adnan tak mau menerima penolakan


zahra mengedipkan matanya pelan seolah memberikan kode kepada suaminya.adnan mengelus wajah cantik istrinya yg kini terlihat pucat itu.


"minum dulu sayang kamu ga boleh kaya gini!"


adnan sedikit menghaluskan suaranya ,ia memberikan pengertian kepada istrinya.


zahra membuka mulutnya saat itu juga adnan memberikan minum dengan sedotan panjang.


"kenapa?" adnan dengan lembut mulai bertanya kepada zahra.


zahra hanya menatapnya sendu,ia tak mau menyembunyikan apapun dari suaminya ini.


"tadi ada tetangga baru kita ke rumah" zahra mulai mengatakan semuanya dengan perlahan-lahan.


"iya bagus dong,terus kenapa?" adnan merespon istrinya dengan sangat lembut.


zahra terlihat menahan napasnya kemudian ia melepaskan ya dengan sangat berat.


"ucapan ya menyakitkan,ia ta tau bagaimana rasanya kehilangan bayi yg belum lahir ke dunia" lirih zahra dengan lesu,ia menunduk untuk menyembunyikan air matanya yg sempet menetes.


adnan memeluk zahra,ia yakin dengan kehangatan tubuhnya zahra akan tenang dan tidak terlalu menahan diri untuk diam.


" terus gimana lagi hmmm?" tanya adnan ia


bener-bener membuat zahra merasa di hargai menjadi seorang istri.adnan selalu menjadi pendengar yg baik.


"apa yg bu ratih katakan?" adnan bertanya lagi,ia sudah tau pasti tetangga yg di maksud zahra adalah orang itu karna sudah jelas dari penampilan dan gaya hidupnya.


" diaa pilang kita ga usah ngeyel punya anak ,allah aja ga ngizinin kita punya bayi" ujar zahra dengan di iringi tangis yg begitu membuat hati adnan sesak.

__ADS_1


" terus bilang apa lagi?"


" ma_sa bu ra_tih bilang ki_ta ha_mil di luar nikah pa_da_hal kan di_a ga tau kisah kita dari awal!" ujar zahra dengan sedih dan kesal yg menjadi satu ,suaranya terpotong-potong akibat tangisan ya .


" ga usah di dengerin orang yg kaya gitu ya sayang,orang itu hanya menjadi sampah masyarakat.fokus aja pada diri kita sendiri karna orang lain itu hanya berasumsi tanpa mengalami ,hanya memberi cercaan tanpa bernilai sebuah perjuangan.tidak ada orang yg pantas menghina istriku ,hanya orang yg bodoh mengatakan hal seperti itu" tutur adnan dengan mengelus kepala zahra.


zahra menangis sangat hebat tu uhnya bergetar karna tangisnya itu.


" Ta_pi, bu ratih bukan dia bersyukur aku ke guguran jadi tiap malam nya dia tenang tanpa tangisan bayi kita"


adnan menyuruh zahra melihat matanya ,ada kehangatan yg di tunjukan adnan.


" lihat aku!" titah adnan dengan sedikit memaksa


zahra mengikuti titah adnan dengan susah payah ,ia melawan rasa sakit di hatinya demi melihat wajah suaminya.


"apa kamu tau dulu seberapa berat nabi di uji oleh allah?"


zahra mengangguk dulu ia memang pernah belajar itu sejak dini .almarhum ayahnya selalu menceritakan kisah para nabi.


" sayang hidup itu tidak akan mulus sesuai harapan kita .terkadang ada kisah yg jauh sesuai harapan kita.Tapi allah membuat skenario itu bukan semena-mena karna ingin kita jauh dari-NYA .justru ujian itu mengingatkan kita untuk selalu berserah kepada tuhan".hajar adnan panjang lebar.


"kamu tau betapa besarnya ujian para rosul dan paa nabi? bahkan martabatnya sangat mulia loh ,utusan allah aja tetap di kasih ujian apalagi kita yg imannya rendah" ujar adnan lagi dengan sangat bijak


zahra mengangguk,ia menghapus air matanya meski air matanya masih terus keluar.


adnan memegang ke dua pipi zahra dengan tangan ya,ia ingin membuat zahra fokus kepadanya.


"sayang nabi ibrahim saja sampe rela menyembelih anaknya nabi ismail.Dan pada saat itu nabi ibrahim rela ,begitupun dengan nabi ismail.Tapi apakah allah. membiarkan nabi ismail di sembelih?"adnan mengajak zahra untuk berpikir terbuka.


saat itu zahra menggelengkan kepalanya,ia mengetahui cerita itu dan allah tidak membiarkan nabi ismail di sembelih.


" nah allah tidak membiarkan nabi ismail di sembelih kan?allah dengan sigap mengganti nabi ismail dengan domba nah dari semua itu kita bisa paham sayang ,bahwa kita harus belajar ikhlas saat anak kita di panggil allah.itukan titipan,"tutur adnan dengan jelas.


sungguh air mata zahra mengering,ia mengangguk-nganggukan kepalanya dengan yakin.


"paham sekarang?"


zahra tersenyum,ia memberikan senyuman termanis untuk suaminya.


"anak itu masih bisa di usahakan sayang,berhenti menangis dan meratapi takdir secara berlebihan itu tidak baik .oke?" imbuh adnan ia memeluk istrinya sangat erat seolah-olah ia tak mau kehilangan istrinya.

__ADS_1


"nanti kita buat lagi sayang" tutup adnan dengan jahilnya


__ADS_2