Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
kehilangan


__ADS_3

Atiqah akan menghabiskan beberapa hari berada di pesantren,sedangkan kak ifah dan kak rizky langsung kembali ke kota mereka di malam hari setelah acara akad nikah laila.


"maafkan kakak syad,tidak bisa menemani kalian berlama-lama di sini,karena kakak harus kembali ke kantor untuk mengurus beberapa pekerjaan di sana " ucap rizky sebelum pergi


"tidak apa-apa kak mungkin aku dan Atiqah akan berada di sini sekitar 3 hari kedepan ,aku tau dia masih merindukan keluarga abi hasan " jawab Arsyad.


Atiqah keluar dan bergabung bersama Arsyad mengantar kepergian kakak ifarnya.


"jaga dirimu baik-baik ,jangan terlalu lelah ingat kandunganmu" kak ifah memeluk Atiqah adik ifar kesayangannya.


"baik kak,kakak juga ya jangan terlalu kelelahan harus di jaga kandungannya,aku udah ga sabar pengen lihat keponakan ku ini " Atiqah memeluk kak ifah sambil mengelus perut kak ifah.


"hei keponakan aunty jaga momy mu dengan baik ya,jangan nakal oke " sambung Atiqah


"siap aunty aku akan menjaga momy dengan sangat baik " ucap kak ifah dengan menirukan suara anak kecil sambik terkekeh.


"kakak pamit ya assalamualaikum "


"waalaikumsalam "


****


Ini adalah malam ke tiga Atiqah tinggal di pesantren.besok Atiqah akan kembali ke kota tempat tinggalnya.umi bilqis dan Atiqah tengah bercengkrama di ruang tengah setelah kembali dari mesjid yg ada di pesantrenya.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari pintu depan rumah.


"Sepertinya ada tamu ,biar aku membukanya umi" ucap Atiqah beranjak dari kursinya menuju pintu utama.umi bilqis hanya mengangguk ,dia melihat jam yg tergantung di dinding rumah nya.


Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam namun abi hasan belum juga kembali dari pengajian di desa sebelah.


Ba'da ashar tadi abi hasan memang pergi ke desa sebelah untuk memberikan pengajian rutin ,biasanya di lanjutkan sampai lepas isya.

__ADS_1


"Assalamualaikum ustadzah " ucap mang ujang,salah satu pengurus pesantren . dia mengucap salam sembari menundukkan kepalanya.


"Waalaikumsalam ada apa ya mang ujang?"


Jawab Atiqah sambil menyerngitkan kedua alisnya melihat mang ujang datang bersama dengan dua orang laki-laki berseragam polisi.


" siapa yg datang nak?" umi bilqis menyusul Atiqah ke depan pintu rumah karena ingin tau siapa tamu yg berkunjung malam-malam.


"Mang ujang? Ada apa ya mang?" tanya umi bilqis yg juga merasa heran melihat mang ujang datang dengan 2 orang berseragam polisi. Mang ujang tidak menjawab,dia masih saja menundukkan kepalanya,sesekali dia seperti mengusap air mata di pipinya.


"Selamat malam,kami dari pihak kepolisian setempat.ada hal penting yg ingin saya sampaikan ,sebaiknya kita berbicara di dalam "


"malam,oh baik silahkan masuk pak " jawab Atiqah kemudian mempersilahkan mereka masuk.


Mereka pun masuk ke dalam rumah dan duduk bersama di ruang tamu.Arsyad baru saja keluar dari kamar ingin mencari istrinya pun terkejut melihat tamu berseragam polisi yg datang.


Dia mendekati Atiqah dan ikut duduk di sampingnya mendengarkan apa yg akan di sampaikan oleh petugas ke polisian itu.


Umi bilqis dan Atiqah makin tidak tenang dengan maksud dan tujuan mereka datang,perasaannya sangat khawatir.


"Langsung saja pak,silahkan katakan maksud dan tujuan anda" Arsyad ikut penasaran dengan apa yang membawa mereka datang ke rumah mertua angkatnya.


" bapak hasan atau yg telah di kenal selama ini dengan nama abi hasan telah meninggal dunia sekita pukul 8 malam tadi "


Deg!!!!


Jantung Atiqah seakan berhenti berdetak,berita yg baru saja dia dengar membuatnya terdiam bahkan untuk mengedipkan matanya yang sudah mulai basah pun dia tidak sanggup.


"Bagaimana itu bisa terjadi pak?" Arsyad mengambil alih pembicaraan setelah melihat istri dan mertuanya terdiam karena keterkejutan mereka.


"Saat bapak hasan selesai melaksanakan shalat isya di masjid desa sebelah,beliau tiba-tiba duduk bersandar pada dinding yang ada di sampingnya,semua jamaah masjid itu mengira bapak hasan kelelahan dan tertidur karena sebelumnya beuliau terlihat sehat ,beuliau sempat memberikan pengajian dan mengimami shalat .Namun saat marbot akan membersihkan masjid,dia melihat bapak hasan masih terdiam di tempat nya tadi ,dia pun memegang bahu bapak hasan untuk membangunkannya,pada saat itulah di ketahui bahwa bapak hasan sudah tidak sadarkan diri.warga segera memanggil pihak kepolisian untuk memeriksanya namun saat kami memeriksa keadaanya,beuliau sudah tidak bernafas,kami dari pihak kepolisian turut berduka cita atas meninggalnya bapak hasan .saat ini jenazah bapak hasan berada di rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut"

__ADS_1


"innalillahi wa inna ilaihi rojiun " umi bilqis mengucap istirja dengan lirih.Atiqah kembali dari keterkejutannya setelah mendengar suara umi bilqis.


Dia melihat ke arah ibunya yg sudah terlihat pucat.atiqah memeluk ibunya dengan erat.umi bilqis mulai kehilangan kesadarannya.Atiqah pun menangis pilu dengan terus menyebut nama ayah angkatnya dalam hatinya.


Mang ujang ikut menangis melihat kesedihan umi bilqis dan Atiqah.abi hasan adalah sosok suami dan ayah yg luar biasa dan tokoh masyarakat yg sangat di segani.


"Diharapkan dari pihak keluarga dapat menjemput jenazah bapak hasan " ucap salah satu polisi itu


"saya akan mengurusnya " jawab Arsyad.


Arsyad melihat ke arah atiqah menatap matanya berusaha memberikan ketegaran kepada istri tercintanya.


"Tolong jemput abi sekarang " ucap Atiqah bergetar.Arsyad mengangguk dan memegang salah satu bahu istrinya sebelum melangkah mengikuti petugas kepolisian.


"Tolong umumkan berita duka ini melalui masjid" pinta Atiqah kepada mang ujang.


"Baik ustadzah akan saya umumkan "


Dia berlalu dengan terus menghapus air mata yg mengalir. Atiqah terus mengusap umi bilqis dia harus tegar demi ibunya,walaupun batinnya ingin menjerit karena kehilangan seseorang yg sangat dia sayangi seperti ayah kandungnya sendiri.


'YaAllah...ampunilah ,rahmatillah,muliakanlah,dan luaskan jalan masuknya,bersihkanlah ayah angkat hamba dari segala kesalahan.masukanlah dia ke dalam syurga-MU .lindungi dari siksa kubur serta fitnahnya .jauhkanlah dia dari api siksa neraka-MU Aamiin


batin Atiqah mendoakan abi hasan.


Hidup dan mati ada di dalam genggaman ilahi .Takdir adalah kepastian ,tapi hidup harus tetap berjalan .proses kehidupan adalah hakikat ,sementara hasil akhir adalah syariat .gusti Allah akan menilai ketulusan perjuangan manusia bukan hasil akhirnya.


Tidak ada seorangpun yang tahu apa yang akan diusahakannya besok. Dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.(Q.S Luqman: 34)


Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah, dan kepada-Nya lah kita semua pasti akan kembali.(Q.S Al-Baqarah: 156).


Happy reading :)

__ADS_1


__ADS_2