Assalamualaikum Bidadariku

Assalamualaikum Bidadariku
bersyukur


__ADS_3

***terima kasih ,buat semua cinta yang tulus kau berikan,hidup bersama mu ternyata sangat indah seperti pelangi,walaupun datang setelah hujan...


aku sangat bersyukur memilikimu di dalam hidupku


_Atiqah khoirunnissa..✍🏻***


pagi itu Atiqah seperti biasanya menyiapkan sarapan untuk Arsyad .Arsyad sudah berpakaian rapih dan menuju meja makan.Arsyad menatap istrinya yang masih berkutat dengan wajan dan peralatan dapur lainnya.karna sekarang mereka sudah tinggal di apatermen ,hanya di tinggalli oleh mereka berdua .


jadi Atiqah sering sekali tidak mengenakan gamis dan hijabnya,walaupun begitu bukan berarti Atiqah tidak merawat diri ,Atiqah tetap ingin menjalankan sunnah rasulullah dimana menjadi seorang istri yang selalu dapat menyenangkan hati suami ketika suami melihatnya baik karna pakaian,wangi ataupun sebab-sebab lain.


seperti pagi ini Atiqah hanya mengenakan terusan dres setinggi lutut berwarna biru muda,rambutnya terikat tinggi di atas kepalanya,supaya tidak mengganggu kegiatannya memasak,memamerkan leher jenjang Atiqah yang putih mulus .senyum di bibir Arsyad mengembang hanya dengan melihat istrinya,anugrah tak ternilai dari maha kuasa.


Atiqah telah selesai dengan kegiatan memasaknya .dia mematikan kompor dan segera menempatkan masakannya di sebuah mangkuk kaca.dia pun berbalik menuju meja makan.


"eh ternyata mas sudah menunggu,sudah lapar ya?tunggu sebentar lagi ya sayang"


Atiqah sebelumnya tidak menyadari bahwa Arsyad sudah diam duduk di meja memperhatikannya memasak.Atiqah menghampiri Arsyad dengan membawa hasil masakannya dan melegakannya di hadapan Arsyad.


"hmmm..wangi sekali"


"iya dong mas aku memasak cumi-cumi sama capcay kuah untuk sarapan pagi ini"


"Bukan itu yang aku maksud sayang tapi ini" Arsyad menarik tubuh Atiqah sehingga Atiqah terduduk di pangkuannya dan mencium leher Atiqah sehingga Atiqah otomatis memiringkan kepalanya.


"Mas ,kau akan terlambat ke kantor nanti"


Atiqah mengingatkan Arsyad untuk menyudahi aksinya .


"apa kau lupa aku lah bosnya di perusahaan itu sayang" jawab Arsyad .


"sepertinya hari ini benar-benar terlambat" Arsyad menatap mata Atiqah yg sudah terlihat sayu dan membawanya masuk kembali ke dalam kamar.

__ADS_1


3 jam berlalu..


Pukul 11 siang Arsyad baru melepaskan Atiqah dari kungkungannya.


"Terima kasih sayang karena telah menjadi istri yang luar biasa" ucap Arsyad di ikuti ciuman yang mendarat di keningnya Atiqah.Atiqah tersenyum dan mengusap lembut pipi Arsyad.


"Terima kasih juga telah melimpahiku dengan kasih dan cintamu aku bahagia"


rasa diantara mereka semakin merekah berakar kuat di dalam hati.berpacaran setelah menikah adalah hal yang sangat menyenangkan. Tidak ada batasan dalam saling mengungkapkan perasaan masing-masing .Sentuhan ,pelukan ,menyalurkan hasrat yang ada dalam diri kita menjadi sebuah ibadah dalam sebuah pernikahan,sungguh terasa indah.


"Mas aku lapar"


suara manja Atiqah membuat arsyad tertawa sedari pagi mereka belum sempat sarapan dan harus mengeluarkan tenaga ekstra,wajar saja istrinya kelaparan saat ini.


Arsyad menggendong Atiqah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.beberapa menit kemudian mereka sudah segar kembali,Arsyad membantu Atiqah mengeringkan rambut panjangnya Atiqah duduk di depan meja kaca rias dan Arsyad di belakangnya sibuk dengan hair dryer di tangannya.


" aku bisa melakukannya sendiri mas"


"mas tidak akan pergi ke kantor? Tanya Atiqah mengerutkan keningnya.


"Nope,aku sudah menghubungi baim untuk mereschedule semua jadwalku hari ini"


Arsyad menggelengkan kepalanya sembari fokus dengan rambut Atiqah. Atiqah hanya bisa tertawa dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah Arsyad.


"Nah sudah selesai"


****


Siang harinya usai berjamaah dzuhur.Arsyad dan Atiqah tengah duduk di sofa. Atiqah berbaring dengan berbantalkan paha Arsyad.


"Oh ya mas,semalam umi bilqis menghubungi ku ada sebuah kabar,insyaallah ini sebuah kabar gembira jika semua berjalan sesuai yang kita inginkan"

__ADS_1


Arsyad yg tadinya sedang membaca sebuah buku pun menutup bukunya dan fokus dengan pembicaraan dengan istrinya.


"Jadi kemarin laila mendapat permintaan ta'aruf ,dan kau tau siapa yang mengajukan permintaan itu?"


Arsyad menggelengkan kepalanya.


"Insyaallah dia seorang hafizh,ya Allah ,aku ikut senang mendengarnya .bukankah laila sangat beruntung berjodoh dengan seorang hafidzh? Sungguh sangat luar biasa" seru Atiqah terlihat antusias.namun tidak dengan Arsyad,dia terlihat murung memikirkan sesuatu


"kau tidak ikut senang mendengarnya mas?" tanya Atiqah sempat terbesit di pikirannya yang tidak-tidak,dan hal itu cukup mengesakan untuk Atiqah.


''Jadi menurutmu dia lebih beruntung karena di lamar seorang hafizh ,sedangkan kau tidak seberuntung dia Karena hanya bersuamikanku yang bukan seorang hafizh,begitu?" tanya Arsyad kemudian.


Atiqah tertawa mendengar pertanyaan Arsyad,jadi itu yang ada di pikiran suaminya .


" bukan begitu mas sayangku .tentu aku adalah wanita yang paling beruntung di muka bumi ini karena bersuamikan seorang Arsyad,kau sangat menyayangi dan mencintaiku,kau memperlakukan ku dengan sangat baik,kau pun selalu membuat aku bahagia dengan semua caramu,walaupun kau bukan seorang hafizh,tapi insyaallah aku yakin kau mampu menuntunku untuk sama-sama meraih syurgannya Allah ,bukankah itu yang utama? Walaupun sepuluh hafizh melamarku,namun Allah berkehendak kau lah yang yang terbaik untukku ,kau akan menjadi lebih mulia di mata ku di banding mereka" ucap Atiqah jujur di dalam hatinya,dia memang sangat bersyukur mempunyai suami seperti Arsyad.dia beristigfar dalam hati karna sempat meragukan Perasaan Arsyad.allah sudah sangat menyayangi nya dengan memberikan jodoh yang terbaik unyuknya.mempercayakan titipan seorang calon anak yang saat ini masihAda di rahimnya.


'Ya Allah ya rob ,nikmat-MU mana lagi yang bisa aku pungkiri.semua terpampang indah di hadapanku,semoga semua tidak akan pernah terganggu,semoga kau selalu melindungi semua orang yang kau kasihi dan senantiasa melindungi pernikahanku dari semua cobaan berat.Aamin ya robbal Alamin 'Atiqah berdoa sungguh-sungguh dalam hatinya


ليست السعادة هي يجعلنا الشكر ولكن مع الشكر سيجعلنا نعيش با لسعادة


"bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur ,tetapi dengan rasa syukur itu yang akan membuat hidup kita bahagia"


nikmati kebahagiaan yang kamu miliki dan jangan kamu sia-siakan.


aku mencintaimu selamanya ,baik hari ini esok dan nanti.jika raga tak bernyawa aku meminta kepada sang pencipta agar menyatukan kita di kehidupan abadi nantinya..✍🏻


hai...terima kasih telah mampir ke lapak author ya ..


maaf kalau banyak typo yang berserakan .jangan lupa tinggalkan jejak dan ulasan kalian ya.


see you di next bab selanjutnya..

__ADS_1


__ADS_2