ATHAYA

ATHAYA
bukan 5 tahun melainkan 18 tahun kemudian


__ADS_3

18 tahun kemudian


Tampak seorang wanita cantik sedang menitihkan air matanya kala melihat berita pertunangan seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Arhan dan Aletta, ya dia adalah Athaya ibu tunggal yang masih terlihat cantik di usianya yang sudah tak remaja lagi ya meskipun sudah memiliki anak berusia 17 tahun, kini di usianya 34 Athaya masih terlihat seperti bunga yang baru saja mekar, berbanding terbalik dengan keadaannya dulu saat remaja yang malah terlihat lebih tua dari usianya.


Athaya kembali diingatkan pada masa lalu setelah ia melihat berita di televisi yang menyaksikan pertunangan megah keluarga Anggara, iya siapa yang tidak tahu keluarga Anggara di penjuru negeri ini Aya tahu apalagi pria yang sedang menyematkan cincin Di jari manis wanita itu adalah laki-laki yang dulu Athaya cintai


"Apakah kamu sama sekali tak mengingat aku Ar hiks ,,,,,,apakah malam itu kamu sama sekali tak ingat apa-apaan hiks ,,,,,,jahat "ucap Athaya lirih , Athaya pun langsung mematikan siaran televisi yang sedang ia tonton.


"Mamah kenapa ? Mamah nangis?" ucap remaja laki-laki yang kini sudah ada di hadapan Athaya terlihat panik ketika melihat Athaya sedang menangis.


"Hah ,,,,nangis masa sih ,mama sama sekali nggak nangis ko mungkin mamah kelilipan sayang "


"Mah Ken ini bukan lagi anak kecil loh yang bisa Mama bohongin sesuka hati kayak gitu, ayo jujur sama Ken Mamah kenapa bisa nangis kayak gini apa ada yang nyakitin Mamah lagi?"ucap nya sambil menatap Athaya


"Nggak kok tadi itu Mama cuma lagi nonton drama Korea yang sedih jadi Mamah ikut sedih dan nangis deh ,,,,,hehe"ucap Athaya meyakinkan anak semata wayangnya itu.


"Hmm ,,,,,"Keenan hanya bisa pasrah,tak mau menelisik lebih jauh lagi ,Karna ia yakin pasti ini menyangkut masa lalu Mama nya .jadi Keenan tak mau semakin membuat Mama nya sedih .jika terus mendesak Mamah nya untuk berbicara jujur.


"Udah ah , Mama mau ke atas dulu mau siap-siap ucap Athaya yang langsung menaiki tangga


Di dalam kamar


Dengan sebuah kaos oblong kedodoran dan sebuah hotpants yang menggantung indah di pinggang rampingnya, sekarang Athaya terlihat sebagai wanita yang benar-benar merawat tubuhnya,siapa pun tak akan menyangka jika Athaya kini telah memiliki anak remaja .


setelah melahirkan Athaya memang banyak berubah,ia menjaga pola makannya sehingga membuahkan hasil maksimal mempunyai tubuhku ideal dan kecantikan alaminya sehingga membuat Athaya yang kini sudah berumur 34 terlihat lebih muda dari usia nya .


Athaya yang dulu nya selalu menjadi bahan cemoohan kini jauh dari kata itu, Athaya yang gend*t dan dek*l pun kini telah berubah menjadi Athaya yang cantik dan banyak di kagumi laki-laki dari usia muda hingga seusia nya .tak lupa juga Athaya mengikuti sekolah paket dan mencoba melamar pekerja ke salah satu perusahaan besar di daerah bandung yaitu perusahaan skyline corpotation,karena kepintarannya Athaya pun bisa di terima jadi sekretaris di perusahaan skyline corpotation


"Aya ,,,tumben baru sampe ? "ucap Ani teman baik aya di kantor, walaupun banyak orang yang ingin berteman dengan Aya di kantor,namun Aya tidak terlalu merespon apalagi jika orang tersebut hanya ingin mendekati nya karena Aya ada sesuatu bukan karena ketulusan ,tapi jika dengan Ani Aya benar benar merasa nyaman pertemanan Mereka pun sudah berjalan cukup lama dari awal masuk kerja sampai sekarang .

__ADS_1


"Iya nih An,,, biasa soalnya kejebak macet jadi agak terlambat "ucap Athaya sambil nyengir


"Ya udah yu bareng masuk ."


"Iya ayo ."


"Ekh Ay tau gak hari ini kita kedatangan CEO baru loh ."ucap Ani antusias


"Masa sih ko aku gak tau,,,,oh mungkin karena aku kemarin izin cuti sakit dua hari jadi belum tau berita terbaru deh kayaknya "ucap Athaya


"Kamu tau gak kalo CEO nya itu ganteng banget Ay ,,,,tapi sayang dia udah punya tunangan tau gak "ucap Ani yang tadinya antusias langsung cemberut setelah kembali berbicara


"Haha ,,,, patah hati nih ceritanya "ucap Athaya menggoda Ani


"Ya nggak juga sih Ay ,mana mungkin juga tuh CEO suka sama aku yang jelek kaya gini,tapi kalo sama kamu sih Vine Vine aja kayanya deh Ay ,kamu gak ada niatan apa buat cari Papah baru buat si ganteng ? "


"Iya percaya deh ,tau udah banyak cowok juga loh di kantor ini yang kamu tolak Ay ,gak takut apa nantinya kamu kena karma karena nolak cowok Mulu mana cowoknya ganteng-ganteng lagi ."


"Dih ko kesannya,malah kaya nyumpah hin sih An ,bukannya doain "ucap Athaya sambil memanyunkan bibirnya


"Becanda kali Sayang ,,,,tapi aku salut deh sama kamu Ay meskipun kamu itu Single Parent tapi kamu bisa biayai si ganteng sendirian Samapi dia sekarang udah masuk SMA ,kalo aku jadi kamu pasti aku gak bakalan bisa deh kayaknya Ay ,"ucap Ani menatap kagum kepada Athaya


"Gak juga sih ,kamu gak tau aja kisah hidup ku dulu nya seperti apa An ,,,,,tapi aku bersyukur karena sekarang sejak kehadiran Keenan hidup lebih berarti"ucap Athaya


Percakapan Ani dan Athaya pun berhenti sampai di situ saat mereka sudah masuk ke ruangan masing-masing dan tak lama setelah itu Pak Ridwan yang menjabat sebagai manajer


di perusahaan SKYLINE CORPOTATION .menginstruksikan pada seluruh karyawan untuk bersiap di lobi kantor, tentu saja untuk menyambut kedatangan pimpinan baru mereka.


****

__ADS_1


Di lobi kantor semua pegawai wanita sibuk menata penampilannya, berbeda dengan wanita lain yang ingin menarik perhatian sang CEO dengan cara berdandan secantik mungkin ,kini Athaya malah sibuk membalas chat dari Nara yang memang sekarang tidak tinggal di Bandung karena ia sedang bekerja di Jakarta.


5 menit telah berlalu ,dan yang di tunggu-tunggu pun datang,saat semu orang melihat CEO gagah namun terkesan dingin itu melangkah pasti memasuki kantor mereka, hanya Athaya yang kini sedang menatap CEO baru itu tanpa berkedip


"Arhan ,,,,, gumam Athaya !! gak ,itu ngak mungkin,, itu gak mungkin dia "ucap Athaya , di saat semua orang mengangkat kepalanya dan memberikan senyuman sebaik mungkin kepada CEO baru mereka , Athaya hanya menunduk kepalanya ketika melihat Arhan yang kini sudah berjalan dihadapan nya .


Sesak ,,,, kenyataan ini benar-benar membuat Athaya seperti kehilangan oksigen


"Kenapa ,,,,kenapa dia harus hadir ,di saat semuanya telah baik-baik saja ,mengapa dia harus kembali ya tuhan, cobaan apa lagi yang akan kau berikan kepada hamba mu ini "ucap Athaya sambil gemetar menahan tangis


Ani yang melihat Athaya hanya menunduk tanpa bersuara pun langsung menyenggol bahu Athaya


"Aya kamu kenapa ?apa masih sakit? ucap Ani khawatir


"Hah ngak ko ,,,aku sama sekali gak sakit An aku baik-baik aja "jawab Athaya


Terus kenapa,tadi saat pak CEO ada di depan kita aku perhatiin kamu malah nunduk Mulu sih Ay ,kenapa coba kamu gak ikutan nyapa CEO baru kita yang tampan itu Aya kamu berdosa loh Athaya .karena udah menyia-nyiakan ketampanan Pak CEO kiat ,emang kamu lagi mikirin apa sih Ay ?"tanya Ani


"Mm itu An ,,,,eum itu loh aku lagi kepikiran kompor ,ya kompor aku , soalnya tadi lupa udah matiin kompor apa belum di rumah ,jadi nya gak fokus "bohong Athaya


"Yang bener Athaya???,,,,kamu belum matiin kompor di rumah kamu ??gimana kalo rumah kamu kebakaran Athaya , astaghfirullah!!"teriak Ani


"Sssttt,,,,udah ko setelah aku ingat-ingat kompor nya udah aku matiin An "


"Euh ,,, bilang dong dari tadi Athaya,kalo kompor nya udah di matiin jadi aku teh gak bakalan panik dan teriak kaya barusan "ucap Ani sambil cemberut


"Ya udah maap lagian aku baru ingat barusan juga An,,,jadi jangan marah ya ,"ucap Athaya mencoba menggoda Ani dengan mencolek dagu Ani lembut


"Udah ah ,aku mau ke toilet dulu An sebentar kamu duluan aja masuk ,nanti aku nyusul udah kebelet "ucap Athaya

__ADS_1


__ADS_2