
Hari telah berlalu setelah kedatangan kedua orang tua Arhan ke rumah sakit hubungan mereka pun menjadi lebih baik begitu juga dengan Keenan yang kini sudah mencoba untuk memaafkan kesalahan kakeknya. Atas permintaan dari Mamahnya yang menyuruh nya untuk memaafkan perbuatan kakek nya dulu .
_
_
_
"Eh Ra,,,,, lihat deh bukannya itu kak Keenan ya? "ucap Jenny saat melihat laki-laki yang dikagumi oleh sahabatnya itu kini menampakan batang hidungnya setelah 3 hari tidak masuk ke sekolah . Nayara yang tadinya sedang sibuk berjalan sambil memainkan handphonenya pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah Keenan an yang kini sedang berjalan beberapa meter di depan dirinya.
Nayara dibuat sedikit bimbang kali ini rasanya ia ingin menyapa Keenan dan menanyakan keadaan laki-laki itu karena sudah 3 hari laki-laki itu tidak masuk ke sekolah ,namun ia mengurungkan niatnya saat dirinya diingatkan lagi dengan kenyataan, jika dirinya saat ini sedang mencoba move on dari Keenan.
"Tumben lo diem aja Ra? nggak gerpe-gerpe saat liat ka Keenan yang ada di hadapan lo Ra, nggak kayak biasanya deh!! "ucap Jenny yang merasa heran dengan perubahan sahabatnya itu
"Ya terus gue harus gimana Jen ?diem salah nyapa nantinya juga salah ,lo tahu sendiri kan Jen kalau hati gue ini mudah goyah kalau harus berhadapan sama Kak Keenan dan tentu aja itu semua bakalan bikin gue gagal move on dari dia sia-sia dong perjuangan melelahkan gue selama ini kalau kayak gitu "ucap Nayara yang kini berbicara panjang lebar terhadap sahabatnya yang menurutnya begitu plin-plan, kadang-kadang menyuruh Nayara untuk move on dan kadang-kadang juga malah menyuruh dirinya untuk melakukan interaksi dengan laki-laki yang sedang Nayara jauhi itu.
"Oke bagus, lagian gue itu cuma mau menguji lo doang kok Ra, Jadi semangat buat lo yang lagi berjuang buat move on dari Kak Keenan!" ucap Jenny sambil mengangkat kedua tangannya yang sudah di kepalkan untuk memberikan suntikan semangat kepada sahabatnya.
"Nayara tunggu!" ucap seorang laki-laki yang kini sedang mengejar Nayara, namun Nayara sama sekali tak mau merespon ucapan laki-laki tersebut kini ia malah mempercepat langkahnya mencoba untuk menghindari Arjuna yang sedang menghampirinya
"Ra mau ke mana sih loe ?kok buru-buru banget, itu barusan kak Juna manggil elo, lo nggak denger apa?" ucap Jenny yang melihat sahabat nya itu seperti menghindar dari Arjuna
"Ya udah lu aja sono yang nyamperin dia karena gue males!" ucapnya dengan nada kesal karna ia tak mau berurusan dengan laki-laki itu .
__ADS_1
Dan sialnya, langkah Nayara kini malah berhenti tepat di hadapan Keenan,karena pergelangan tangannya secara tiba-tiba dicekal oleh Arjuna yang ada di belakang tubuhnya.
"Lo mau ke mana sih Ra, Lo nggak denger apa kalau Barusan gue manggil lo?" ucap Arjuna tanpa melepaskan pegangan tangannya di pergelangan tangan Nayara yang kini terlihat begitu risih.
"Lepasin tangan lo dari tangan gue, Kak ! "ucap Nayara dengan nada rendah namun terkesan mengintimidasi ke arah laki-laki yang tak disukainya itu, namun bukannya melepaskan cekalan tangannya seperti apa yang diminta oleh Nayara, Arjuna sama sekali tak memenuhi permintaan wanita incarannya itu .
Keenan yang melihat keributan yang terjadi di hadapannya pun langsung angkat bicara. apa lagi saatnya melihat wanita yang dicintainya itu diperlakukan tak baik oleh oleh Arjuna.
"Lepasin dia Jun!" ucap Keenan menetap datar kepada Arjuna , degan suara serak nya mencoba untuk menahan amarah.
" Lo nggak usah ikut campur sama urusan gue dan Nayara, karena lo di sini bukan siapa-siapa Ken! "ucap Arjuna yang tak terima atas peringatan yang dilakukan oleh Keenan
"Lo nggak lihat apa Kalau lo jadi tontonan ?lo itu seorang wakil ketua OSIS Jun , jadi gue harap lo bisa bersikap baik dihadapan anak-anak lain untuk memberikan contoh bukannya seperti ini ,Loe malah memaksa wanita yang bahkan gak mau ada di dekat lo! "ucap Keenan sambil menetap tajam ke arah Arjuna
"Nggak usah sok ngatur gue, jadi ketua OSIS aja lo belagu ,dasar miskin." ucap Arjuna pelan namun masih bisa didengar oleh ke-3 orang yang ada di sana .
Jenny sungguh tak menyangka jika sifat Asli laki-laki yang disukainya itu begitu menyebalkan dan bermulut pedas seperti itu, bahkan sikapnya kini jauh dari sikap baik yang selalu ia perhatikan di hadapan orang lain , pantas saja waktu itu Nayara pernah menyuruh dirinya untuk menjauhi laki-laki ini yang ternyata mempunyai sifat bermuka dua seperti ini
"Tolong lepasin tangan gue karena gue mau masuk ke kelas!" ucap Nayara yang kini masih berusaha mencoba untuk melepaskan pergelangan tangannya dari genggaman tangan Arjuna yang masih tak mau melepaskan nya
Jenny yang terlihat kesal dengan tingkah menyebalkan laki-laki yang pernah disukainya itu pun langsung bertindak ,ia mendekati tangan Arjuna yang masih mencekal tangan sahabatnya dan tanpa disangka dengan tengil nya Jenny kini sedikit meludahi tangan Arjuna dengan sengaja.
Arjuna yang merasa jijik pun langsung melepaskan cakaran tangannya di tangan Nayara dan menggosokkan tangannya ke arah seragamnya.
__ADS_1
"Apa-apaan sih loe Jen !"ucap Arjuna sambil menatap kesal ke arah Jenny
" Sorry kak gue nggak sengaja! "ucapnya bersikap sok polos di hadapan Arjuna .
"loe ,,,,"ucap Arjuna menunjuk Jenny yang sepertinya tengah meledeknya, tadinya ia akan memaki wanita itu karena sudah bersikap lancang kepadanya, namun Arjuna mengurungkan niatnya saat melihat banyak siswa yang telah berkumpul dan memperhatikannya.
Ia tak mau jika image-nya harus hancur Jika saja ia menunjukkan sifat aslinya di hadapan dihadapan seluruh siswa yang selama ini telah ia bohongi dengan sikap baik dan sopannya, kini Arjuna pun langsung pergi begitu saja tanpa sepatah kata pun langsung meninggalkan Nayara Keenan dan Jenny yang masih ada di sana
"Lo nggak papa kan Nay?" ucap Keenan yang membuka suara mencoba untuk memecah keheningan diantara mereka bertiga
"Hah,,,,, gue nggak papa kok ! "ucap Nayara yang cukup terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Kenan, apalagi Nayara melihat ada gurat kekhawatiran dari wajah Keenan saat menanyakan keadaannya barusan.
" Tangan lo merah Naya, sebaiknya lo ke UKS dulu buat obati tangan lo! ayo biar gue yang antar" ucap Keenan bukannya menjawab Nayara malah dibuat melongo atas penawaran yang diucapkan oleh laki-laki kulkas yang ada di hadapannya ini
"Ra ,,,,!!"ucap Jenny sambil menyikut pelan tubuh Nayara dengan tangannya, mencoba untuk menyadarkan sahabatnya yang kini tengah bengong.
Nayara yang merasa sikutan lengan Jenny di tubuhnya pun langsung kembali tersadar
"Nggak ak perlu, gue mau ke kelas aja ayo Jen" ucap Nayara yang langsung menuntun tangan Jenny untuk pergi meninggalkan Keenan karena ia tak mau berlama-lama berada di dekat laki-laki itu ,karena perasaannya sekarang malah menjadi tak karuan , apalagi setelah tadi ia melihat kekhawatiran dari diri Keenan .
"lo kenapa sih Ra main tarik-tarik gue gitu aja, pasti lo lagi baper ya??" ucap Jenny sambil menunjuk wajah sahabatnya yang kini terlihat begitu merah
" Dih siapa juga yang baper orang gue biasa aja kok! "ucap Nayara dengan wajah serius mencoba untuk meyakinkan sahabatnya
__ADS_1
"Tapi tadi itu beneran kak Keenan Kan Jen ? gue nggak salah lihat kan Jen? ucap Nayara memastikan
"Ya iyalah Ra, tadi itu kak Keenan, KAK KEENAN NARENDRA PUTRA ,terus lo pikir tadi itu siapa kalo bukan Kak Keenan Nayara? jin nya Kak Kenan atau kembarannya kak Keenan ? "ucap Jenny yang terhabis pikir dengan pertanyaan konyol dari sahabatnya itu.