
"Tapi papah mohon kepada kamu Ar ,setelah ini tolonglah kamu mempertemukan Papah dengan Athaya dan juga Keenan, Karena Papah ingin meminta maaf kepada mereka terutama kepada Athaya karena dulu Papah telah membuat kesalahan yang begitu fatal kepadanya. semoga Athaya bisa memaafkan semua kesalahan yang telah Papah perbuat Dan juga Papah berharap jika Keenan bisa menerima Papah sebagai kakeknya. "
"Iya Pah itu pasti, Arhan pasti akan membawa Athaya dan Keenan kepada Papah , namun setelah urusan pembatalan pertunangan aku dan Aletta selesai Pah. Arhan juga akan mencoba meyakinkan Athaya dan juga Keenan supaya mereka mau menerima Arhan ,, walaupun pastinya tak akan mudah bagi Arhan untuk meyakinkan mereka berdua tapi Arhan akan tetap berusaha dan berjuang untuk mendapatkan hati Athaya dan juga Keenan. "ucap Arhan
"Bagus Ar, Mamah akan selalu mendukung kamu Nak dan Mamah doakan semoga keinginan kamu tercapai karena Mamah yakin seiring berjalannya waktu Athaya maupun Keenan pasti akan menerima kamu di tengah-tengah mereka. "ujar Nadia yang kini meyakinkan anaknya agar anaknya itu tidak patah semangat.
"Papah juga akan mendukung kamu mulai sekarang, kejarlah cintamu nak ,maap kan papah yang dulu begitu egois ,papah benar-benar menyesal atas semua yang pernah papah lakukan kepada kamu dan juga Athaya Ar ,tapi kamu juga tak boleh patah semangat karna Papah yakin jika Athaya juga sepertinya masih memiliki perasaan yang sama terhadap kamu dari dulu sampai sekarang. "ucap Anggara
"Untuk urusan pertunangan kamu, Papah harap besok kamu datang ke Jakarta lagi Ar, untuk mendatangi ke dua orang tua Aletta, agar besok kita langsung bisa membatalkan pertunangan kamu dengan Alleta, maap jika papah tak bisa membatalkan pertunangan kamu dengan Aletta begitu saja ,karena mau bagaimanapun dulu Mamah dan Papah meminta Aletta untuk bertunangan dengan kamu kepada orang tuanya pun .Meminta nya secara baik-baik maka kita juga harus mengakhiri pertunangan ini secara baik-baik juga Ar, Apalagi kamu ini tahu kan jika papah maupun kamu juga sudah mengenal orang tua Aletta sejak kecil Ar , kamu juga tidak mau kan membuat mereka sedih jika saja keluarga kita memutuskan pertunangan ini secara tidak sepihak tanpa ada penjelasan."
"Iya Pah , Arhan mengerti besok Arhan akan langsung berangkat ke Jakarta seperti apa yang Papah bilang barusan! "seru Arhan.
****
Shaka yang kini baru saja pulang dari tempat ia bekerja pun langsung segera masuk ke dalam rumah dengan raut wajah yang tak begitu semangat .
Apalagi setelah ia mengingat kejadian di pagi hari tadi di sekolah ,di mana dirinya dan Nayara sempat berdebat hingga mengakibatkan Nayara pun kini sepertinya akan menjauhinya, seperti apa yang dikatakan oleh Nayara tadi kepadanya.
Alih-alih senang dengan keputusan yang telah berhasil,karna ia telah membuat Nayara kini menjauh darinya seperti apa yang ia inginkan,namun kini kenan malah merasa tidak nyaman setelah mendengar jawaban dari Nayara yang menyanggupi keinginan diri nya.
Nara yang sedang duduk di sofa pun merasa aneh dengan sikap anak dari sahabatnya itu yang kini sedang melamun menatap kosong ke depan,bahkan Nara yang sedang duduk pun sama sekali tak disapa oleh Keenan .
"Hey Boy, Kamu kenapa sih ? apa ada masalah ? "ucap Nara tiba-tiba sehingga membuat Keenan yang barusan melamun pun langsung terkesiap karena merasa kaget dengan pertanyaan yang dilayangkan oleh aunty nya.
__ADS_1
"Aunty,,,!"seru Keenan
"Kenapa Aunty ngagetin Keenan sih Aunty ,gimana coba kalau misalkan Keenan ini jantung! "ujar Keenan di iringi dengan candaan,sembari mengusap dadanya menetralkan rasa kaget yang masih menderanya.
Namun Nara bisa melihat walaupun Keenan sedang melontarkan candaan terhadapnya ,ia sama sekali tak melihat diri Keenan yang biasanya selalu Nara lihat , Keenan bersikap tegar walaupun sedang diterpa banyak masalah.Tapi kali ini sebaliknya Nara malah melihat diri Keenan yang menurut nya begitu terlihat rapuh.
"Kamu ada masalah Ken? kalau kamu ada masalah coba kamu cerita sama Aunty, siapa tahu Aunty bisa bantu Keenan untuk sedikit meringankan beban yang sedang Ken pikirkan, sehingga keponakan Aunty ini tidak terus melamun seperti tadi. "ucap Nara diiringi dengan candaan
"Tidak kok Aunty ,Kenn sama sekali tidak apa-apa . "ujar Keenan yang kini masih berbohong kepada Aunty nya
"Mamah ke mana Aunty? kok nggak ada di rumah ? "tanya Kenan kepada Nara , Keenan pun kini mencoba mengalihkan pertanyaan kepada Nara ,karna Keenan berharap jika Aunty nya itu tak akan mengungkit lagi pertanyaan Barusan .
"Tadi Mamah kamu keluar sebentar Ken katanya mau ke minimarket beli sesuatu."jawab Nara apa adanya.
"Oh,,,,, ya sudah kalau gitu Ken masuk dulu ke dalam ya aunty. "
Keenan pun kini langsung menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapan dari sahabat mamahnya yang memang sudah Keenan anggap juga seperti ibunya sendiri.
Kini Keenan pun langsung duduk di sebelah Nara "Ken Jika kamu ada masalah cerita lah pada aunty jangan kamu pendam seperti ini, apa kamu ada masalah di sekolah atau di tempat kerja kamu? sehingga kamu terlihat begitu banyak pikiran seperti ini? "ucap Nara yang kini melihat keadaan keenan yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja.
"Tidak kok Aunty di sekolah dan di tempat kerja Keenan, Keenan n sama sekali tidak ada masalah. "ucapnya lirih
"Apa ini masalah percintaan?" ucap Nara sambil tersenyum menatap gemas keponakannya yang kini sudah terlihat salah tingkah saat barusan dirinya bertanya seperti itu kepada keponakannya itu.
__ADS_1
"Aunty,,, ini ada-ada saja, keenan sama sekali tak mempunyai pacar. jadi mana mungkin Keenan ada masalah dalam percintaan seperti yang barusan Aunty ucapkan "ucap keenan yang masih menyangkal ucapan Aunty nya.
"Ayolah Ken jujur saja kepada Aunty ,Aunty sudah bisa menebak kok,kalau keponakan Aunty ini kelihatannya memang seperti sedang patah hati setidaknya cerita lah pada Aunty Jika kamu tidak mau bercerita kepada mamamu Ken, supaya beban di hati kamu bisa sedikit berkurang Jika saja kamu mau berbicara dengan aunty.
Keenan sedikit berpikir dan diam sejenak setelah mendengar penuturan dari aunty-nya barusan .
Dan akhirnya kini Kenan pun mau buka suara dan bercerita kepada Nara tentang kejadian tadi pagi di mana dirinya dan Nayara berdebat.
"Apakah kamu mencintainya Ken?" ucap Nara yang langsung bertanya kepada keponakannya setelah mendengar cerita yang barusan sempat diceritakan oleh Keenan kepadanya .
"Hah ,,, cinta? enggak lah Aunty Keenan sama sekali tidak suka sama Nayara! "sangkal Kenan, namun Nara dapat melihat jika ucapan yang barusan keluar dari mulut keponakannya itu terlihat bertentangan dengan apa yang ada di dalam hatinya.
"Kamu itu mencintainya Ken, itu sebabnya kamu sekarang dibuat bimbang seperti ini setelah mengalami perdebatan dengan gadis itu, sehingga diri kamu ini merasa bersalah atas gadis yang hatinya tadi pagi telah kamu lukai. "
Kini Keenan hanya mampu diam saat mendengar ucapan dari aunty nya yang menurut nya ada benarnya juga ,ia juga tak menyangka jika kini hatinya ternyata sudah berlabuh kepada hati seorang wanita yang selalu hadir di setiap hari-harinya walaupun terkesan menyebalkan.
"Jika kamu mencintainya kejarlah dia Ken sebelum terlambat ,kamu akan menyesal Jika saja kamu mengabaikan perasaan kamu terhadapnya. Kamu tidak akan mampu melihat perempuan yang kamu suka nantinya malah berpaling dan mengejar laki-laki lain yang akan lebih memperhatikan nya.. "ujar Nara
" Tapi Aunty Keenan kan ini ingin fokus kerja dan sekolah jadi Keenan tak mungkin melakukan itu semua Apalagi sekarang mamah sudah keluar dari pekerjaan nya ."ucap Keenan lirih
"Sekolah dan kerja itu memang penting Ken tapi urusan percintaan juga tak kalah penting kok menurut Aunty ,apalagi sebisa-bisanya nanti kamu bisa mengatur waktu Lagian wajar-wajar saja kok menurut aunty Jika kamu pacaran di usia seperti ini, itu bisa juga loh jadi penyemangat kamu di kalau kamu sedang merasa sedih ataupun terpuruk"
"Aunty yakin kamu mengerti dengan ucapan yang barusan Aunty katakan Ken kejarlah dia jika di hati kamu kini memang benar-benar menaruh perasaan terhadap wanita itu. "ucap Nara, kini Keenan pun langsung mengangguk mengiyakan ucapan dari aunty-nya karena ia pun yakin jika hatinya sekarang memang sudah berlabuh di hati Nayara. gadis barbar yang selalu mengganggu hari-harinya
__ADS_1
****
Di sisi lain kini Athaya yang sedang berbelanja di sebuah minimarket tiba-tiba dikagetkan dengan seruan dari seorang gadis manis yang kini ada di belakang tubuhnya " halo Tante! "ucap seorang gadis manis seusia anaknya yang kini sedang menyapa nya .