
Lengkap sudah semuanya, Athaya berhasil membuat arahan semakin menganggap nya yang bukan bukan mengenai hubungannya dengan Kenan apalagi setelah tadi, Athaya yakin jika Arahan melihat Keenan yang sedang membuka kan pintu untuk nya.
"Mama diantar bosnya ya, tumben Ma dia baik ?,,, biasa nya juga si bos nya selalu bikin mamah kesel mulu tuh! "ucap kennan
"Mamah juga gak tau ,,,,," ucap Athaya
"Dia suka sama Mama mungkin, mah? "ucap Keenan
"Ya nggak mungkin lah sayang lagian dia itu udah punya tunangan dan akan segera menikah" "ya siapa tahu aja dia terpesona sama Mama Athaya yang cantik ini ,bisa aja bukan?" ucap Keenan yang selalu memuji ibu nya "
"Ye,,,, ngaco kamu ini Ken emang nya kamu mau apa kalau mama kamu ini jadi pelakor?
Dan Keenan terkekeh saat mendengar jawaban dari Mamahnya.
***
"Mama cantik banget !! "puji Keenan ketika melihat mamanya yang sudah rapi dengan seragam kerjanya hari ini
"Ah,,, makasih loh , anak Mama juga ganteng banget loh "balas Athaya
" Ya iya lah ganteng siapa dulu dong mamah nya !! "ucap Keenan, keduanya kini tergelak di meja makan setelah mendengar ucapan Keenan barusan
__ADS_1
"Mama hari ini berangkat naik apa?apa mau sekalian Ken yang ater ke kantor nya mah?"
"Nggak usah lah sayang mama berangkat sendiri aja naik taksi atau ojol ,kamu langsung berangkat aja ke sekolah gak harus antar Mamah dulu" ucap Athaya yang memang sedang tak mau semakin memperkeruh suasana cukup semalam saja ia dibuat was-was kali ini jangan, karena ia takut jika nantinya Arahan akan berpikiran yang macam-macam kepadanya
"Ya sudah ...., kalau gitu Ken berangkat duluan ya mah soal nya hari ini ada jadwal piket !"
"Ya sudah hati-hati di jalan nya sayang ingat jangan ngebut-ngebut bawa motor nya "
" Iya Mah ucapkan sambil mengecup pipi mamah nya sekilas.
"Keb pamit dulu , assalamualaikum"
"Iya waalaikumsalam!"
***
.
Athaya menarik nafas dalam lalu perlahan menghembus kan nya Athaya yakin jika ia bisa melewati semua ini Athaya berjalan terus menuju ruang kerjanya siapa sangka jika kini Arhan sudah duduk manis di kursinya
"Selamat pagi pak!" sapa Athaya ramah, Arhan yang sebelumnya terlihat melamun langsung berdiri dan melihat Athaya dengan sorot mata yang tajam
__ADS_1
"Oh ,,,,kamu berangkat ke kantor rupanya? "ucap Arhan terdengar sinis di telinga Athaya, Athaya hanya bisa tersenyum miris
"Tak ada hal yang harus membuat saya izin libur hari ini pak !!"ucap Athaya yang terdengar gugup di telinga Arhan kini Athaya masih berdiri di tempat nya sekarang karena masih menunggu bosnya untuk menjauh dari mejanya
"Sejak kapan kamu berhubungan dengan b3r0nd0ng itu Athaya ??apakah tidak ada laki-laki lain selain anak di bawah umur yang malah kamu kencani? sungguh miris apalagi kalian tinggal satu atap di rumah yang sama, sudah melakukan apa saja kamu dengan dia ? saya benar-benar tak menyangka baru saja kemarin saya akan percaya kepada kamu sepenuhnya. tapi setelah melihat kenyataan itu saya benar-benar di buat kecewa apa sebegitu hausnya kamu akan belayan seorang laki-laki sehingga kamu mengencani anak di bawah umur seperti itu hah ?"ucap Arhan sambil mengepalkan tangannya, yang tak bisa menahan cemburu ,tadi malam saja ia tak bisa tidur karna terus kepikiran pada Athaya yang tinggal serumah dengan laki-laki muda itu .
Athaya sungguh bingung apa yang harus ia jawab , apakah ia harus berkata jujur saja pada Arhan.agar Arhan tak menjelek-jelekkan nya lagi !! tapi itu tidak mungkin jika sampai ia memberi tahu kan kepada Arhan jika Ken adalah anak , Athaya yakin orang tua Arhan Juga akan tau tak akan tinggal diam .dia pasti akan mencelakai Keenan, athaya sama sekali tak mau hal itu terjadi nantinya karna ia sungguh takut kehilangan Keenan.baik lah sebaiknya ia mengalah tak apa jika Arhan menganggap dirinya wanita seperti apa yang terpenting sekarang adalah keselamatan nyawa anaknya yang lebih penting dari apapun itu meskipun ia harus mengorbankan harga dirinya Athaya sungguh rela .
"Itu urusan saya Pak, saya mohon Bapak jangan ikut campur dengan apa yang saya lakukan !! ,mau saya pacaran dengan b3r0nd0ng ataupun apa, Bapak harusnya tak seperti ini, ini ini privasi saya jadi saya mohon bapak tak usah mengungkitnya lagi selama saya tak mengganggu pekerjaan, Bapak tak perlu ikut campur Pak! "ucap Athaya
Arhan yang sudah tersulut kabut emosi tanpa kata langsung menyeret Athaya menuju ke ruangannya dan memaksa Athaya untuk masuk ke ruangan rahasia yang dulu pernah Athaya masuki
"Kamu mau apa Ar,,,,, jangan gila kamu! "ucap Athaya ketika melihat Arhan yang kini sudah mengunci pintu kamar tersebut dari dalam .
"Gila kata kamu Ay ,,,,ya aku memang gila Athayaaaa ,,,,,,,tapi kamu tunjuk Arhan ,kamu itu lebih gila dari aku Athaya "ucap Arhan yang sepertinya sudah terbawa emosi karna cemburu buta .
"Nggak ,,,jangan mendekat kamu Ar ,,,, sedikit saka kamu mendekat aku bakal teriak !!"ucap Athaya lirih ,dengan suara yang bergetar .
"Ar ,,,stop apa yang mau kamu lakuin Ar ?"tanya Athaya melotot kaget sekaligus takut saat melihat Arhan yang kini sudah membuka jas dan kemeja putih nya hingga menampakkan tubuh atletisnya .
"Ini kan yang kamu mau Athaya ? Ayo lah kamu tak usah berkencan dengan b3r0nd0ng itu lagi Athaya,kali ini biar aku yang m3mu4sk4n mu"
__ADS_1
"Gak ,,aku gak mau "ucap Athaya , saat melihat Arhan sedang lengah Athaya mencoba kabur berlari menuju ke arah pintu dan mencoba membuka nya namun nihil pintunya benar-benar susah di buka karna Arhan telah menguncinya ,Arhan yang melihat Athaya memaksa membuka pintu pun langsung mendekat ke arah Athaya kemudian menggendong tubuh Athaya secara paksa dan menjatuhkan nya di atas kasur king size nya .