ATHAYA

ATHAYA
Fakta 2


__ADS_3

"Ya dia lah dalang dari kehancuran hidup Mamah ku dulu, dia juga yang sudah mengusir Mama 18 tahun yang lalu bahkan dia dengan tega dan tak berperasaan telah mengancam Mamah Jika dia akan menghancurkan Panti Asuhan tempat tinggal Mama Jika saja dulu Mama tak pergi meninggalkan Panti Asuhan yang dulu sempat Mamah tinggali hanya agar dirinya bisa membuat Mamah pergi dan meninggalkan anda."ucap Keenan


"Maap kan Papah nak, jika Papah sama sekali tak tahu sedikit pun tentang kejadian itu , Papah merasa sungguh bodoh di sini karna Papah selama ini baru tahu tentang kejadian itu,jika saja kamu tak berkata jujur hari ini mungkin kini Papah masih menjadi orang paling bodoh yang hanya terus percaya kepada kebohongan."ucap Arhan yang bahkan kini terlihat rapuh setelah mengetahui sebuah pakta jika semua kesalahan ada pada Papah nya sendiri.


Arhan sungguh tak menyangka jika Papah nya akan melakukan hal sehina itu mengancam Athaya untuk meninggalkan panti hanya agar Athaya tak mendekati nya,bahkan Papah nya rela mengorbankan hati dan perasaan orang lain hanya agar Athaya bisa menjauhi nya , sungguh kali ini Arhan di buat kecewa kepada papanya yang menurutnya itu sangat egois.


Setelah begitu banyak kata maaf yang di katakan oleh Arhan kepada Keenan tadi .kini kedua manusia berbeda usia itu masih saling duduk termenung bahkan makan yang mereka pesan pun kini masih utuh sama sekali tak tersentuh.


Arhan yang mendengar kenyataan yang begitu menyakitkan dari anaknya pun tak mau menunggu lama lagi untuk menemui Papah nya karna ia akan langsung menuntut penjelasan atas apa yang telah Papah nya lakukan dulu kepada Athaya .


Arhan yang kini melihat Keenan yang telah selesai makan pun , langsung segera mengajak Keenan untuk pulang tak seperti di awal tadi Arhan yang kini ada di dalam mobil hanya diam tanpa berkata apa-apa kepada Kenan berbeda dengan tadi ketika ia belum mengetahui Semua fakta yang telah Kenan berikan kepadanya.


Ya meskipun kini di hati Keenan ada sedikit benci kepada pria yang kini sedang duduk di jok kemudi karna yang keenan tahu jika laki-laki yang ada di hadapannya ini telah banyak menyakiti hati Mamah nya .tapi ia juga tak berhak menghakimi nya hanya karena hanya sebuah pemikirannya saja karena mau bagaimanapun atau sampai kapanpun Arhan Narendra Putra itu adalah Ayah kandungnya sendiri yang seharusnya ia hormati.


Kini Kenan dibuat tak enak apalagi saat melihat Arhan yang hanya diam tak banyak bicara seperti tadi saat di awal pertemuan.

__ADS_1


"Apa aku keterlaluan ya tadi saat berbicara seperti itu kepada nya "monolog Keenan yang kini masih menatap Arhan yang sedang terdiam tanpa ada sedikitpun kata yang terucap dari mulutnya .


Bukan tanpa sebab Arhan berperilaku seperti itu ia hanya merasa malu atas kelakuan Papah nya dulu apalagi saat dirinya kini sedang berdua dengan keenan hanya kata maaflah yang bisa ia ucapkan atas semua kelakuan yang dulu pernah Papah nya lakukan.


Sesampainya di halaman rumah milik nya , kini Keenan pun langsung keluar dari mobil papanya.


Entah mengapa setelah kejadian tadi, kini malah membuat Keenan menjadi canggung apalagi saat Keenan melihat perubahan sikap Arhan yang membuatnya tambah sungkan .


Kini Kenan masih berdiri di samping mobil milik Arhan, memperhatikan Arhan yang kini sedang menatap ke depan dengan wajah yang seperti sedang banyak pikiran.


"Iya sama-sama Nak masuk lah dan segera istirahat lah nak !" ujar Arhan kini Keenan pun hanya mengangguk patuh tanpa banyak protes apalagi ketika ia melihat wajah sendu Papah nya yang sangat membuat Keenan merasa tak enak atas kejadian tadi.


****


"Ken kamu baru pulang, tadi kamu diantar sama mobil siapa Ken ? "ucap Athaya yang kini sedang berada di hadapan anaknya, karena Athaya sengaja membukakan pintu untuk Keenan yang baru saja pulang ,Tadi Athaya sempat melihat Keenan yang keluar dari mobil hitam,namun Athaya sama sekali tak tahu mobil siapa yang tadi berhenti di depan rumahnya saat mengantar anaknya.

__ADS_1


"Mm Tadi itu,,,!!"ucap Keenan tertahan, karena tak mungkin ia mengatakan jika yang mengantar pulang itu adalah Arhan Papahnya. Keenan tak mau jika nantinya Mama nya mengetahui jika dirinya baru saja pulang dari kantor polisi ,Jika ia mengatakan kalau Papah nya lah yang mengantarnya pulang.karna sudah Keenan pastikan Jika ia memberitahu kalau Papahnya lah yang telah mengantar ia pulang pasti Mamanya akan terus mengajukan banyak pertanyaan yang ujung-ujungnya akan membuat Keenan jujur Jika dirinya tadi berada di kantor polisi,keenan sama sekali tak mau sampai itu terjadi.


"Hay ganteng nya aunty baru pulang ya sayang ?"ucap Nara yang kini sudah ada di belakang tubuh Athaya .


Keenan pun merasa cukup senang dengan kedatangan aunty nya itu yang sangat membantu keenan dalam kondisi yang sedang terdesak seperti barusan, Jika saja barusan aunty nya itu tidak datang disaat yang pas, pasti sekarang Keenan masih dibuat bingung harus menjawab apa terhadap pertanyaan dari Mamah nya.


"Aunty kapan datang ? kok nggak bilang-bilang sama Keenan sih aunty kalau aunty mau ke Bandung, kalau Keenan tahu aunty datang pasti Keenan bakalan jemput Aunty Nara ke terminal"ucap keenan yang sengaja mengalihkan perhatian Athaya agar Athaya tak mengungkit lagi percakapan barusan


"Aunty datang ke Bandung tadi pagi sekitar pukul 09.00 Ken, ya sengaja lah aunty gak kasih tau Keenan kalo aunty mau datang ke Bandung karena Aunty mau bikin surprise buat Kenan, jadi aunty gak bilang-bilang deh sama Kenan kalau Aunty mau ke sini "ucap Nara


Athaya pun kini langsung memotong pembicaraan anak dan sahabat nya ,yang jika sudah bertemu itu suka lupa waktu.


"Ya udah Ken mendingan kamu bersih-bersih dulu gih sana setelah itu kita makan malam bersama! "ucap Athaya yang kini sedang ada di hadapan anaknya itu.


Keenan cukup bersyukur karena Mama nya kini bahkan tidak curiga dengan luka memar yang ada di sudut bibir kanan nya karena Untung saja tadi Keena sempat menutupi luka itu sebelum pulang ke rumah, karena ia berpikir kemungkinan jika Mamanya sampai melihat luka itu pasti mamanya akan khawatir kepada dirinya yang ujung-ujungnya nya pun akan begitu banyak melempar pertanyaan kepadanya.

__ADS_1


"Ya sudah kalo gitu Ken pamit ke kamar dulu mah Aunty , soalnya Keenan mau bersihin bersih dulu "ucap Keenan sambil menatap ke arah Athaya dan Nara secara bergantian.


__ADS_2